Budaya

Etiket Makan Tionghoa

Jamuan makan
Jamuan makan. (Screenshot Youtube via Vision Times)

Makan Dengan Tata Krama Ala Tionghoa

Saat Anda makan dengan teman Tionghoa Anda, baik Anda sebagai pengundang atau pihak yang diundang, Anda perlu memperhatikan etiket yang tepat. Bagaimanapun, tata krama meja adalah bagian besar dari tradisi Tiongkok. Terdapat cara yang tepat untuk duduk, memesan hidangan, memegang sumpit, dan makan dalam pertemuan Tionghoa. Bila Anda mengunjungi Tiongkok, makan di restoran Tiongkok, atau membuat kesepakatan, Anda perlu tahu bagaimana harus berperilaku dalam pengaturan semacam ini. Karena itu, berikut ini beberapa tata krama meja dalam tradisi Tiongkok yang perlu Anda pelajari.

Perjamuan formal memiliki lebih dari satu meja. Meja utama letaknya paling jauh dari pintu masuk. Dan seperti halnya kursi, meja di sisi kiri berdasarkan urutan peringkat: kedua, keempat, keenam, dll. Meja di sisi kanan — ketiga, kelima, ketujuh, dan seterusnya.

Kursi utama adalah yang menghadap ke pintu masuk atau ke arah timur dan disediakan bagi tuan rumah atau tamu dengan pangkat lebih tinggi.

Siapa yang Memesan Hidangan

Sebelum Anda mulai, biarkan orang yang lebih tua atau orang yang berpangkat tertinggi mengangkat sumpitnya terlebih dahulu. Tetapi jika Anda adalah tamu kehormatan, orang lain akan menunggu Anda untuk memulai. Semangkuk nasi akan disajikan untuk setiap tamu, dan piring bersama akan disajikan bersama sajian selanjutnya beserta saus. Saat mengambil makanan dari piring saji, jangan gunakan sumpit Anda karena tidak higienis. Gunakan peralatan saji (sendok sayur atau sumpit saji yang disediakan) sebagai gantinya; Jika peralatan saji tidak tersedia, putar sumpit Anda dan gunakan ujung lainnya. Dan jangan mengambil makanan dari jangkauan Anda karena dianggap tidak sopan.

Ingat, begitu Anda mulai makan, angkat mangkuk Anda atau tundukkan kepala dekat dengan mangkuk saat makan; makanlah tanpa bersuara, dan jangan bicara saat mulut Anda penuh.

Etika sumpit

Ada cara yang tepat dalam memegang sumpit. Pertama, jangan gunakan sumpit untuk menunjuk ke makanan atau untuk memberi isyarat di udara saat berbicara. Kedua, sumpit untuk makanan, jadi jangan gunakan untuk mengangkat benda lain di atas meja. Selanjutnya, tidak diperbolehkan untuk menusuk makanan saat memasukkannya ke dalam mangkuk atau mulut Anda. Selain itu, jangan mengisap sumpit untuk menghilangkan saus atau biji-bijian. Jangan berikan makanan atau menerimanya dengan sumpit. Tinggalkan saja makanan di atas piring dan biarkan orang lain mengambilnya. Jangan pernah meletakkan sumpit secara vertikal ke dalam mangkuk Anda karena gerakan ini melambangkan kematian. Dan terakhir, setelah Anda selesai makan, jangan biarkan sumpit Anda mengarah ke siapa pun.

Tentu saja, setelah jamuan makan selesai, tunjukkan sopan santun dan sampaikan apresiasi Anda kepada tuan rumah. Undang mereka, dan jika mereka menerima tawaran Anda, jangan lupakan tata krama ala Tionghoa yang sudah Anda pelajari. (eva/visiontimes

Lebih banyak kisah Budaya, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI