Keluarga

6 Faktor yang Dapat Mengakhiri Pernikahan

perceraian (©freepik)
perceraian (©freepik)

Jatuh cinta dan menikah adalah hal mudah. Yang sulit adalah mempertahankan pernikahan. Kesalahpahaman sederhana dan perilaku tertentu yang tak diinginkan dapat dengan mudah mengakhiri pernikahan dalam sekejap, tak peduli seberapa cinta pasangan suami istri itu sebelumnya.

1. Kebohongan

Hubungan dibangun atas kepercayaan. Jadi begitu Anda berbohong kepada pasangan Anda dan mereka mengetahui ketidakjujuran Anda, maka tak butuh waktu lama hubungan itu akan retak. Lagi pula, jika Anda pernah berbohong, bagaimana mereka bisa mempercayai Anda setelahnya? Apa jaminan bahwa Anda tidak berbohong mengenai hal-hal lain seperti uang, hubungan, dan sebagainya? Diperlukan tingkat kejelasan dan kejujuran yang luar biasa untuk mengatasi hal ini dan mendapatkan kembali kepercayaan orang lain sekali lagi. Jadi jangan pernah membohongi pasangan Anda.

2. Penghinaan

Menurut Study Breaks: Komplain yang diucapkan sambil melontarkan hinaan, adalah tidak sopan dan merendahkan pasangan. Penghinaan termasuk menyebut nama, sarkasme, ejekan, agresi, dan bahasa tubuh negatif, seperti meniru dan memutar mata. Penghinaan menunjukkan superioritas satu orang di atas yang lain, membuat pasangan merasa dilecehkan dan ia pun akan kehilangan respek terhadap Anda. Solusi yang mudah adalah dengan sepenuhnya menghindari perilaku apa pun yang berbau superioritas. Sebaliknya, tumbuhkan kebiasaan bersyukur kepada pasangan Anda. Jika Anda memiliki masalah dengan pihak lain, jangan bicara dengan nada merendahkan. Sebaliknya, tangani masalah tersebut dengan kepala dingin dan maha sabar.

3. Kritik Berlebihan

Kritik itu sendiri bukanlah hal buruk. Pada dasarnya kritik adalah menunjukkan kesalahan orang lain dan menyarankan solusi yang dapat mereka coba. Misalnya, pasangan Anda mungkin memiliki kecenderungan untuk bangun terlalu siang. Anda dapat menawarkan petunjuk untuk membantu mereka menangani masalah tersebut. Namun, jika Anda terus menyindir dia karena kebiasaan buruknya itu, mengomeli mereka setiap hari, maka itu akan menjadi masalah. Jika kecenderungan untuk terus mengkritik juga meluas ke aktivitas lain, pasangan Anda pasti akan muak dengan Anda.

4. Memanfaatkan

Anda mungkin ingin memanfaatkan pasangan Anda untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan. Hal ini dapat berhasil untuk beberapa kali pertama. Pasangan Anda mungkin mengabaikan kebiasaan itu dan mengikuti perilaku Anda selama beberapa waktu. Tetapi pada akhirnya, mereka akan memutuskan bahwa cukup sudah dan mengucapkan selamat tinggal pada pernikahan. Perlu diingat bahwa setiap orang memiliki kepribadiannya masing-masing dan tidak ada yang suka dijadikan boneka oleh orang lain.

5. Egois

Orang-orang akan menjauh dari mereka yang egois. Ini adalah salah satu sifat yang paling dihindari manusia. Pernikahan seharusnya menjadi hubungan di mana kedua belah pihak saling berbagi apa pun yang mereka miliki. Sebaliknya, jika satu orang mencoba menimbun barang untuk dirinya sendiri, pihak lain akan menjadi tidak puas dengan pasangannya. Misalnya, Anda selalu mengambil potongan daging terbaik saat makan malam, waktu terbaik untuk menonton TV, tempat terbaik di ranjang untuk tidur, sofa terfavorit, dan lain sebagainya. Ditambah lagi, Anda meminta pasangan Anda untuk melakukan semua pekerjaan rumah sementara Anda tidak pernah membantu. Ini jelas merupakan arah menuju bencana.

6. Keseimbangan Kehidupan Kerja

Ketika pasangan terus-menerus sibuk dalam pekerjaan, dan sulit menemukan waktu luang untuk menghabiskan waktu bersama, hubungan akan segera menjadi basi. Meskipun pasangan saling menghormati dan tidak ada konflik di antara mereka, kurangnya keintiman fisik dan mental akan merusak hubungan. Jadi pastikan Anda dan pasangan selalu meluangkan waktu untuk bicara. (eva/visiontimes)

Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI