Tidak dapat dipungkiri bahwa belakangan ini, rancangan sebuah dapur dalam rumah tinggal modern mulai sejajar dengan perancangan ruang-ruang lainnya. Tidak lagi seperti beberapa dekade lalu, ketika dapur berada di bagian paling belakang sebuah rumah dalam bangunan terpisah.
Meski jika dirunut lebih jauh, proses memasak yang menggunakan api dengan kayu bakar yang penuh jelaga, mungkin menjadi pertimbangan utama, pada saat itu.
Dengan demikian, segala komponen pendukung sebuah dapur, baik yang mempercantik, istilah kerennya saat ini atau dapur yang instagramable, maupun yang mempermudah aktivitas di dapur seperti alat-alat dapur yang berteknologi tinggi dan canggih, atau bahkan hal-hal yang menambah fungsi dapur itu sendiri, seperti kitchen island, menjadi satu hal yang patut diperhatikan.
Kitchen island sendiri, belakangan ini juga semakin populer. Dengan masuknya pengaruh budaya Barat yang menjadikan dapur sebagai bagian dari aktivitas keluarga, kitchen island pun masuk sebagai bagian dari dapur modern di Indonesia dengan rancangan yang lebih compact dan minimalis. Tapi, omong-omong, apakah kitchen island itu sebenarnya?
Secara garis besar, sebuah kitchen island adalah sebuah kabinet atau meja yang berdiri sendiri, yang digunakan sebagai “perpanjangan” fungsi dapur. Dia dapat difungsikan sebagai tempat persiapan makanan, penyimpanan, atau kebutuhan memasak lainnya.
Jika ingin menambah kitchen island pada dapur Anda, ada beberapa macam jenis kitchen island yang umum digunakan:
1. Kitchen island multifungsi
Kitchen island jenis ini mencakup sejumlah peralatan yang berbeda, dalam satu tempat tersebut. Atau setidaknya dia memiliki bak cuci piring dan coutertop yang luas. Namun ada beberapa kitchen island yang memiliki fasilitas yang sangat lengkap, mulai dari kompor tanam, bak cuci piring, oven, colokan listrik, bahkan dishwasher.
2. Kitchen island berjenjang (double tier)
Hampir sama dengan kitchen island multifungsi, namun salah satu sisi memiliki elevasi yang lebih tinggi. Umumnya bagian yang menghadap dapur memiliki level yang lebih rendah. Kitchen island jenis ini bisa dilengkapi dengan fasilitas lengkap. Selain itu, sisi yang memiliki level tinggi dapat menjadi tempat bersantai keluarga atau menjamu kerabat dekat karena dilengkapi dengan kursi bar tinggi.
3. Kitchen island countertop
Sesuai dengan namanya, kitchen island ini umumnya dibiarkan polos agar dapat dimanfaatkan secara fleksibel oleh penghuni rumah. Dia lebih mengutamakan meja yang leluasa dan tidak memiliki bak cuci piring agar meja bisa digunakan secara maksimal untuk persiapan. Kitchen island jenis ini dapat juga dialihfungsikan menjadi tempat bersantai atau menyantap makanan ringan dengan menambahkan kursi pada salah satu sisinya.
4. Kitchen island portabel
Kitchen island jenis ini umumnya paling compact dan mini dibandingkan “rekan-rekan” lainnya. Karena memiliki roda, kelebihannya dapat dipindahkan ke ruang lain jika sudah tidak diperlukan lagi. Namun kelemahannya, karena tidak menjejak lantai, maka tidak dapat dipasang bak cuci atau perkakas lainnya yang membutuhkan colokan listrik. Kitchen island jenis ini cocok untuk area dapur yang terbatas.
Bagaimana? Apakah Anda sudah memiliki gambaran kitchen island yang ingin dipilih? Semoga artikel ini bisa membantu Anda memilih kitchen island yang tepat untuk dapur kesayangan Anda. (ntdindonesia.com/averiani)
Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.
VIDEO REKOMENDASI
