Budaya

5 Hal yang dapat Dipetik dari Shen Yun

Courtesy Shen Yun Performing Arts
Courtesy Shen Yun Performing Arts

Didirikan pada tahun 2006 oleh sekelompok elit seniman Tionghoa di New York, Shen Yun telah menjadi perusahaan tari dan musik Tiongkok klasik terkemuka di dunia. Menurut situs web perusahaan, misinya adalah “menghidupkan kembali budaya tradisional Tiongkok yang hilang”. Terbukti Shen Yun telah melakukan tur di beberapa tempat pertunjukkan paling bergengsi dan menjangkau jutaan orang.

Dalam 12 tahun terakhir sejak berdirinya Shen Yun Performing Arts, penulis telah menyaksikan banyak pertunjukan dan mendengarkan ratusan wawancara dengan penonton. Banyak orang berseri bahagia, yang lain sangat tersentuh hingga meneteskan air mata. 

Berikut lima hal pokok yang dapat dipetik dari Shen Yun:

Menetapkan Standar Tinggi

Nama “Shen Yun” sendiri berarti “pesona tarian makhluk dewata”. Setiap detail dalam pertunjukan diatur secara rinci agar sesuai dengan makna dari namanya, dari kostum hingga tata panggung. Shen Yun menampilkan tarian Tiongkok klasik yang telah ada sejak ribuan tahun yang lalu dan telah menjadi salah satu sistem tarian paling komprehensif di dunia. Saat menonton pertunjukan, orang-orang akan terkejut ketika para seniman menunjukkan talenta dan pesona luar biasa dalam melakukan gerakan teknis yang menuntut kekuatan dan keakuratan.

Hal penting lain dari Shen Yun adalah orkestranya yang istimewa, yang memadukan antara musik tradisional Timur dan instrumen Barat. 

Dengan menyaksikan Shen Yun, kita akan tahu bahwa keunggulan teknis, artistik yang hebat dan keindahan sangat mungkin dibawakan di atas panggung, merupakan jenis inspirasi dewa yang diperjuangkan para seniman sepanjang zaman. Bagaimanapun, hal itu bisa menjadi standar tinggi dalam kehidupan kita seperti mengharapkan kita untuk merenungkan bagaimana kita dapat menyuguhkan keindahan, kualitas dan integritas dalam pekerjaan kita.

Shen Yun menampilkan orkestra unik yang secara harmonis memadukan instrumen Tiongkok tradisional dan instrumen Barat. (Courtesy Shen Yun Performing Arts)

Peningkatan Moral

Sepanjang sejarah manusia, peradaban terbesar telah menekankan pada aspek peningkatan moral. Dahulu diyakini bahwa hanya orang dengan integritas tinggi dapat mencapai prestasi unggul, dan para pemain Shen Yun menunjukkan hal ini. Para seniman selain berlatih ketat mengasah tehnik juga harus memperbaiki watak dan karakternya sebagai manusia.

Shen Yun menyuguhkan kisah-kisah kuno tentang mahluk surgawi, pahlawan masa lalu dan orang bijaksana. Untuk bisa memerankan kualitas karakter-karakter ini, para seniman harus menerapkan nilai-nilai moral itu dalam kehidupan mereka. Ini menjelaskan mengapa tarian mereka begitu menyentuh. Menurut situs web Shen Yun, “disiplin diri para seniman luar biasa, dan mereka percaya bahwa mengultivasi hati adalah cara untuk menciptakan seni yang indah”.

Shen Yun bisa menjadi teladan bahwa keindahan sejati hanya dapat dicapai oleh orang-orang dengan moralitas yang tinggi.

Menengok kembali pada budaya tradisional

Budaya Barat tradisional masih merupakan bagian yang relatif akrab di masyarakat kita, namun peradaban 5.000 tahun Tiongkok menjadi misteri bagi sebagian besar orang. Di Tiongkok kuno, orang-orang dari berbagai profesi terbiasa duduk bermeditasi dan mengasah karakter mereka. Banyak tokoh terkenal dalam sejarah Tiongkok adalah para kultivator yaitu orang yang percaya pada spiritual dan berupaya meningkatkan moralitas mereka untuk mencapai ranah kebijakan yang lebih tinggi.

Orang Tionghoa kuno percaya bahwa budaya mereka adalah budaya Dewa, yaitu banyak tradisi dan kepercayaan mereka diturunkan oleh para dewa. Tujuannya adalah agar manusia menjalani kehidupan yang terhormat dan suatu hari kembali ke rumah surgawi mereka.

Melalui tarian, musik, kostum dan tata panggung, Shen Yun menghidupkan kepercayaan dan kesurgawian. Demikian juga, karya seninya mengingatkan kita pada warisan luhur nenek moyang bangsa Tionghoa seperti nilai-nilai kebenaran, kebaikan, toleransi, keberanian dan rasa hormat terhadap orang lain. Walaupun Shen Yun menyajikan budaya Tiongkok, pada dasarnya ini adalah budaya manusia.

Kekuatan Kerja Sama

Dalam hal kerja sama, para seniman Shen Yun telah menguasai hal ini sama seperti mereka menguasai Teknik. Menurut wawancara video di situs web-nya, para seniman dapat mencapainya karena mereka benar-benar percaya pada misi perusahaan untuk menghidupkan kembali budaya tradisional. 

Kerjasama ini juga terlihat dalam musik. Shen Yun telah memadukan tradisi Timur dan Barat dengan mengintegrasikan instrumen tradisional Tiongkok seperti pipa dan erhu dalam orkestra simfoni Barat. Dua sistem musikal ini memiliki kualitas yang berbeda tetapi dikombinasikan dengan sempurna oleh Shen Yun, menciptakan suara yang kaya dan harmonis yang menyentuh hati.

Untuk mencapai hal ini, komposer dan musisi harus sepenuhnya memahami karakteristik dari masing-masing sistem dan memahami bagaimana mengintegrasikannya. Dengan demikian, Shen Yun menyajikan pelajaran tentang toleransi, pikiran terbuka dan komunikasi, yang jika kita terapkan dalam kehidupan kita pasti dapat menghasilkan hasil yang luar biasa dari waktu ke waktu.

Percaya pada keberadaan dewa

Budaya tradisional Tiongkok percaya pada dewa. Sepanjang sejarah, orang Tionghoa adalah orang yang sangat spiritual dimana nilai-nilai mereka berakar pada tradisi Budha, Tao dan Konfusius. Warisan yang kaya ini telah dihancurkan oleh Partai Komunis Tiongkok. Sejak berkuasa pada tahun 1949, PKT selain menolak kepercayaan pada berke-Tuhanan dan menyebutnya sebagai tahayul, juga memutar-balikkan nilai-nilai moral. Yang benar dianiaya, para pelaku kejahatan ditinggikan. Anak-anak telah didorong untuk mengkhianati orang tua, suami dan istri untuk mengkhianati satu sama lain, dan siswa menyerang guru dan memberangus semua budaya tradisional.

Di masyarakat barat, nilai-nilai surgawi, yang dahulu menjadi titik tolak masyarakat sepanjang sejarah peradaban manusia juga telah diserang oleh paham materialistis.

Shen Yun telah menghidupkan kembali kejayaan dan keindahan tradisi masa lampau ke atas panggung yang menunjukkan pentingnya nilai-nilai surgawi dalam menawarkan harapan kepada masyarakat. Sebuah pertanyaan yang bagus untuk direnungkan mengenai hubungan kita dengan yang Tuhan, serta tentang peran kita di dunia ini. (epochtimes/madalinahubert/bud/may)

Shen Yun memulai tur pertunjukkan dunia 2019 pada 12 Desember 2018, di Berkeley, California. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi tautan berikut.