Beberapa tahun yang lalu, saya menemukan foto lama nenek buyut saya.
Dia berdiri di serambi kayu reyot dari apa yang – di zaman modern ini – digambarkan sebagai gubuk renta, memegang seember susu dan menuangkannya ke dalam alat yang digunakan untuk memisahkan susu dari krim. Bersamanya di beranda adalah dua anak laki-laki, dan Anda perlu tahu bahwa menghabiskan waktu bersama Nenek berarti mendapatkan pelajaran tentang cara memerah susu sapi dan kemudian mengolahnya melalui pemisah krim.
Ayah saya dan saudara laki-lakinya memiliki masa kecil yang kaya, mengumpulkan keterampilan dan menyerap kebijaksanaan kuno dari kakek nenek yang siap dan bersemangat untuk mengajarkannya pada mereka. Di dunia yang penuh dengan telepon cerdas (smartphone) yang terkini dan video game yang membuat ketagihan, kebijaksanaan dan keterampilan itu mungkin akan hilang selamanya jika kakek, nenek, dan orang dewasa lainnya tidak maju dan secara aktif mengajarkannya pada mereka.
Jika Anda telah memiliki cucu atau anak, pikirkan tentang hidup Anda dan buat daftar keterampilan praktis yang telah Anda pelajari selama ini. Bahkan jika Anda terpisah jauh dari cucu maupun keponakan Anda, Anda dapat mengajarkannya pada mereka beberapa keterampilan mendasar secara jarak jauh. Ayah saya secara teratur mengirimkan video pendek yang memamerkan keberhasilan membudidayakan pohon ara!
Bingung harus memulai dari mana? Berikut adalah beberapa saran.
Memasak dan Memanggang
Resep keluarga apa yang bisa Anda bagikan paada cucu Anda? Salah satu resep saya yang paling berharga adalah “Shlumgum” yang ditulis dengan tulisan tangan bersambung nenek saya. Apakah generasi muda di keluarga Anda tahu cara memasak mie dari nol atau membuat roti? Makanan sering dikaitkan dengan sejarah keluarga dan tradisi budaya. Sekarang adalah saat yang tepat untuk melacaknya, membersihkannya (secara kiasan!), dan mengundang beberapa anak muda untuk memasak bersama.
Mendongeng
Anda memiliki harta karun cerita dari masa kecil Anda sendiri dan cerita yang diwariskan kepada Anda dari kakek nenek dan orang dewasa lainnya. Dongeng ini terlalu berharga untuk dilewatkan saat mengisi waktu senggang, dan anak-anak dari segala usia tidak hanya akan menyukai cerita-cerita itu, tetapi Anda dapat yakin mereka akan menceritakannya kepada anak-anak mereka sendiri suatu hari nanti. Lebih baik lagi, tuliskan cerita-cerita itu dan terbitkan sendiri. Bahkan PDF sederhana yang dapat dibagikan di antara anggota keluarga suatu hari nanti akan sangat berharga.
Menggunakan Perkakas Kerja
Mengetahui bagaimana cara menggunakan obeng, palu, atau alat lain dengan cekatan adalah keterampilan yang diperoleh seiring waktu. Awalnya terasa canggung. Anda tidak yakin berapa banyak tekanan dan daya ungkit yang harus digunakan. Alat tergelincir atau meleset dari sasarannya lagi dan lagi. Alat yang digunakan terlihat sederhana, tetapi bagaimana menguasainya, tidak sesederhana itu. Ini adalah keterampilan yang tidak hanya digunakan seumur hidup tetapi dapat mengarah pada karier dalam hobi yang terkait. Dan itu adalah keterampilan yang menyenangkan untuk dipelajari dan diwariskan kepada generasi muda.
Berkebun
Berkebun membutuhkan waktu, kesabaran, dan pengetahuan yang didapat selama bertahun-tahun. Seorang tukang kebun menikmati alam bebas, sinar matahari, udara segar, memelihara tanaman, dan melihat mereka tumbuh, begitu pula anak-anak. Mereka hanya perlu diajak ke kebun dan diajarkan cara menanam bunga dan sayuran.
Kerajinan Warisan
Beruntunglah anak yang memiliki nenek atau kakek terampil dalam merajut, merenda, menyulam, menjahit, maupun kerajinan tangan lainnya. Keterampilan ini tidak hanya menghasilkan hasta karya yang praktis dan indah, tetapi juga membantu meningkatkan koordinasi tangan-mata dan keterampilan motorik halus. Tambahkan keterampilan lain seperti pembuatan sabun, pengobatan herbal, dan pengerjaan hasta karya dari kayu untuk pengalaman pendidikan dan ikatan yang benar-benar sangat kaya.
Perbaikan Rumah
Setiap kali Anda dapat memperbaiki sendiri penyumbatan wastafel, mengecat ruangan, mengganti ban, atau memperbaiki rantai sepeda, Anda harus berterima kasih kepada seseorang karena telah mengajari Anda keterampilan itu. Sekolah tidak lagi mengajarkan keterampilan praktis ini; kalau bukan kita yang mendidik generasi muda, siapa lagi? Buat daftar semua hal yang Anda ketahui tentang cara memperbaiki, proyek perbaikan rumah biasa, dan perawatan mobil. Anda mungkin akan mendapatkan daftar yang mengesankan, dan sekarang Anda hanya perlu satu atau dua siswa!
Tata Krama dan Etika yang Baik
“Keluar ruangan saat dirasa ingin (maaf) kentut!” Jangan bicara dengan mulut penuh makanan! Beri tempat duduk untuk ibu hamil atau anak kecil saat di bus!” Tata krama yang baik tidak pernah ketinggalan zaman, dan orang yang mempraktikkannya akan menunjukkan dirinya memiliki rasa hormat dan perhatian kepada orang lain. Etiket termasuk mengetahui kapan mengucapkan “tolong” dan “terima kasih serta cara memperkenalkan diri dengan tepat. Keterampilan ini tidak kentara, tetapi membuat kesan abadi di lingkungan sosial maupun di tempat kerja.
Keterampilan Outdoor
Berkemah, memancing, backpacking, memasak di atas api unggun—kegiatan yang penuh petualangan, namun di dunia modern kita, semakin sedikit anak yang mempelajari keterampilan ini, dan semua itu sangat penting untuk menumbuhkan apresiasi terhadap alam. Tidak heran, banyak anak sekarang takut berada di alam bebas—keluasan, kesunyian, malam yang gelap gulita. Sekali lagi, jika Anda tidak meneruskan keterampilan dan pengetahuan ini, siapa lagi?
Ketrampilan Beternak
Ayam, kambing, lebah madu, bebek—pengalaman apa pun yang mungkin Anda miliki dalam merawat ternak, jangan disimpan sendiri. Anak-anak secara alami tertarik pada binatang, dan belajar bagaimana merawat makhluk hidup lain menanamkan rasa tanggung jawab dan kasih sayang. Mereka belajar pentingnya memenuhi kebutuhan makhluk lain dan kepekaan terhadap kebutuhan dan emosinya.
Keterampilan Bermusik
Jika Anda memiliki keterampilan musik, apakah itu memainkan alat musik atau menyanyi, atau hanya menyukai musik secara umum, ini sangat ideal untuk anak-anak dari segala usia. Suka jazz atau genre musik lainnya? Sampaikan itu ke generasi berikutnya. Biarkan mereka mendengarkan komposer dan artis favorit Anda. Bisakah Anda memainkan alat musik? Pelajaran musik bisa mahal dan di luar jangkauan banyak keluarga, tetapi pelajaran yang diajarkan oleh teman dekat atau anggota keluarga tidak hanya mengajarkan keterampilan tetapi juga memperkuat hubungan.
Eksplorasi Alam
Berjalan-jalan di alam, mengamati burung, mengidentifikasi pohon, dan mempelajari perbedaan antara tupai dan bajing mengajarkan keterampilan observasi serta apresiasi terhadap alam dan penghuninya. Menikmati keindahan alam dan terputus dari teknologi menginspirasi kreativitas dan rasa ingin tahu.
Tradisi Budaya
Setiap anak memiliki warisan budaya yang kaya, tetapi terlalu sedikit yang pernah mempelajarinya. Bagikan tradisi dan cerita itu dan teruskan seperti yang diturunkan kepada Anda. Akar keluarga, bahasa, adat istiadat, dan hari-hari adat patut dilestarikan dengan membagikannya kepada generasi berikutnya.
Terlalu sering, kita mengabaikan nilai dari apa yang kita ketahui dan alami, tetapi kita masing-masing adalah ensiklopedia kenangan, kesan, dan pelajaran unik yang dapat memperkaya orang yang kita cintai, terutama yang paling muda. (lisa bedford/theepochtimes/feb)
Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.
Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations
VIDEO REKOMENDASI
