Kiat untuk mengajari anak Anda nilai kerja keras
Generasi muda umumnya dikritik karena malas, kurang disiplin, dan umumnya tidak mau bekerja keras. Entah itu penilaian yang adil maupun tidak adil, etos kerja yang kuat merupakan karakter positif yang sebaiknya ditanamkan oleh orang tua kepada anak-anaknya.
Etos kerja adalah suatu hal yang dapat diajarkan dan didorong dengan cara yang berbeda pada usia yang berbeda. Berikut beberapa ide untuk menumbuhkan etos kerja anak Anda.
Merayakan “Pekerjaan”-nya
Bahkan anak-anak yang masih sangat kecil pun bisa dianggap telah mulai bekerja sejak dini. Saat mereka fokus membangun kastil dari balok atau mewarnai gambar dengan indah. Atau saat mereka menyimpan mainannya atau membantu membereskan meja makan. Juga saat membantu merawat hewan peliharaan keluarga atau merapikan tempat tidur mereka.
Berilah perhatian ketika anak Anda bekerja keras dalam hal apa pun atau berkontribusi pada pekerjaan rumah tangga dengan cara apa pun, dan rayakan kerja keras mereka.
Bagikan Tanggung Jawab
Seiring bertambahnya usia anak Anda, mereka dapat diberi tanggung jawab rumah tangga sederhana untuk dikelola sendiri. Misalnya, mungkin mereka bertugas mengelola sampah. Sebelumnya mungkin mereka pernah membuang sampah dapur ke tong sampah depan rumah, tapi sekarang merekalah yang bertanggung jawab atas seluruh sampah yang dihasilkan dalam rumah tangga. Terserah mereka mau mengumpulkan sampah dari tempat sampah mana pun di dalam rumah dan, jika memungkinkan, memastikan bahwa tong sampah berada di tepi jalan pada hari yang tepat. Mereka pasti akan melakukan kesalahan dalam prosesnya, namun orang tua dapat membimbing mereka dengan hati seorang guru dan merayakan keberhasilan pekerjaannya jika sudah selesai dengan baik.
Bekerja Sama
Seringkali, keluarga perlu bekerja sama untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Mungkin Anda baru saja menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan waktu yang ketat, dan rumah perlu dibersihkan secara menyeluruh. Berkumpullah, mungkin sambil menikmati musik favorit yang memberi energi, dan mulai bersih-bersih. Bekerja sama, bersabar satu sama lain, dan bersenang-senang sambil menyelesaikan pekerjaan dengan baik akan memperkuat sifat positif dalam bekerja.
Nikmati Pekerjaan Anda
Terlalu banyak orang dewasa yang meremehkan pekerjaan mereka. Apa isyarat yang ditunjukkan oleh sikap tersebut kepada anak-anak mereka, yang mengamati dengan penuh perhatian?
Jika Anda tidak dapat mengubah pekerjaan yang Anda lakukan, ubahlah sikap Anda terhadap hal tersebut. Temukan sesuatu yang Anda sukai tentangnya. Hargai manfaat yang diberikannya kepada Anda. Bagikan itu dengan keluarga Anda.
Lebih baik lagi, cintai pekerjaan Anda. Salurkan energi produktif Anda menuju pekerjaan yang bermakna dan menyenangkan. Nikmati kenyataan bahwa pekerjaan Anda lebih seperti permainan.
Hadiahi Pekerjaan
Anak-anak dapat diberi penghargaan atas pekerjaannya jika mereka melakukannya dengan baik. Tawarkan kompensasi untuk pekerjaan rumah tangga atau, jika Anda memiliki bisnis, tawarkan kesempatan untuk menyumbangkan etos kerja mereka pada bisnis dengan cara tertentu. Ketika hubungan antara pekerjaan dan keuntungan terjalin, mereka akan melihat pentingnya menumbuhkan etos kerja yang kuat dalam kehidupan mereka.
Mendorong untuk Bekerja
Ketika mereka sudah cukup umur, dorong anak Anda untuk mencari pekerjaan di tempat lain. Pengalaman bekerja di luar rumah dan di luar pengaruh keluarga dekat akan memberikan banyak pelajaran. Bahkan jika mereka bekerja hanya sekali seminggu untuk bisnis lokal, mereka mungkin berinteraksi dengan pelanggan, mengelola uang, mengembangkan keterampilan organisasi, belajar mengikuti instruksi, tepat waktu, dan terus terang unggul dan tumbuh dalam kemampuan mereka untuk bekerja. (barbara danza/the epoch times/feb)
Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.
Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations
VIDEO REKOMENDASI
