Pada hari Senin, Presiden Trump dan Perdana Menteri Australia menandatangani kesepakatan untuk mengamankan rantai pasokan tanah jarang melawan dominasi China.
[Donald Trump, Presiden AS]:
“Kami bekerja sama cukup baik dalam hal tanah jarang, mineral penting, dan banyak hal lainnya. Kami telah mengupayakannya cukup lama. Sekitar setahun dari sekarang, kita akan punya banyak mineral penting dan tanah jarang yang kita bahkan tidak tahu harus diapakan.”
[Anthony Albanese, Perdana Menteri Australia]:
“Kesepakatan hari ini mengenai mineral penting dan tanah jarang sudah mengarah lebih jauh. Kita mengambil peluang yang ada kedepannya dengan harapan mempererat hubungan kami.”
Presiden Trump menyambut Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Gedung Putih untuk penandatanganan kesepakatan. Trump mengisyaratkan bahwa dia juga bekerjasama dengan negara-negara lain dalam hal tanah jarang untuk menepis kontrol China atas ekspor tanah jarangnya.
Selain tanah jarang, keduanya juga berbicara soal perdagangan dan pertahanan, termasuk perjanjian kapal selam Orcus antara AS, Australia, dan Inggris.
