Fokus

Presiden Trump Bersiap untuk Kunjungan ke Asia

Presiden Trump akan menuju Asia. Ia telah mengonfirmasi beberapa pemberhentian dalam tur mendatangnya, yang diperkirakan akan membahas perdagangan, investasi, dan keamanan regional. Perjalanan tersebut juga akan mencakup pertemuan dengan pemimpin Partai Komunis China, Xi Jinping.

Perhentian pertama perjalanan Presiden Trump ke Asia adalah Malaysia, yang menjadi tuan rumah KTT ASEAN dari 26 hingga 28 Oktober. Trump diperkirakan akan hadir di hari pertama.

Para pejabat Malaysia mengatakan Trump menantikan untuk bergabung dalam penandatanganan kesepakatan gencatan senjata antara Thailand dan Kamboja, salah satu dari beberapa kesepakatan damai yang dimediasi Trump. Konflik antara Thailand dan Kamboja meletup pada bulan Juli. 43 orang tewas dan 300.000 orang mengungsi selama 5 hari pertempuran.

Selanjutnya adalah Jepang. Trump dijadwalkan berkunjung pada 27 Oktober selama 3 hari, setelah Sanae Takaichi terpilih menjadi perdana menteri Jepang yang baru. Takaichi berkata aliansi Jepang-AS adalah landasan kebijakan luar negerinya, dan ia berencana memperkuat hubungan kedua negara.  

Jepang mengalami peningkatan aktivitas militer China di sekitar wilayahnya dalam beberapa tahun terakhir, hingga mereka meningkatkan latihan gabungan dengan para sekutunya, termasuk AS. Negara itu juga menandatangani perjanjian dagang bulan lalu yang menurunkan tarif barang-barang Jepang menjadi 15% dengan imbalan investasi senilai 550 miliar dolar di AS.

Berlanjut ke Korea Selatan, yang menjadi tuan rumah KTT APEC dari 31 Oktober hingga 1 November. Trump diharapkan bertemu pemimpin Komunis China Xi Jinping disana, setelah sebelumnya mengatakan pertemuan itu mungkin tidak akan terjadi.

Rencana pertemuan ini terjadi hanya beberapa hari sebelum potensi tarif baru untuk barang-barang China mulai berlaku. Trump berkata, mulai 1 November China akan dikenai tarif sekitar 155% walaupun mengakui bahwa tarif itu tidak berkelanjutan.

slot gacor