Sebuah publikasi oleh Dewan Sosialis Demokratik AS menyebut lima anggotanya melawat ke China tahun lalu sebagai delegasi mandiri. Dilaporkan bahwa salah seorang anggota menghadiri acara Partai Komunis China di Provinsi Guizhou. Setelahnya, rombongan itu bertolak ke Beijing untuk memperingati Perang Dunia II.
Tidak ada penjelasan mengenai siapakah yang mendanai perjalanan ataupun bukti keterkaitan dengan rezim China. Pihak Sosialis Demokratik AS sendiri memilih bungkam saat dimintai keterangan.
Mantan intelijen Kanada, Scott McGregor, mengatakan kepada Epoch Times bahwa perjalanan seperti ini patut dipertanyakan soal siapa yang membiayai dan apa yang dibahas namun tidak menyebutnya secara spesifik. Ia berkata bahwa Beijing tidak perlu merekrut mata-mata atau mengendalikan politisi. Membina relasi dengan orang-orang berpengaruh yang bisa mengubah kebijakan AS sudah cukup.”
Tujuh kandidat yang akan duduk di kursi DPR AS adalah anggota Sosialis Demokratik AS. Mereka menuntut penggantian kapitalisme dengan sosialisme demokratis.
