Tingkat okupansi kantor di Shanghai kini menjadi yang terendah di dunia merosot hingga 25%, akibat hengkangnya investasi asing dari China. Menurut data konsultan properti CBRE, Shanghai mengungguli Chicago dan San Francisco, sementara Beijing berada di urutan kedelapan dengan 17,9%.
Tingkat kekosongan kantor di Shanghai melonjak lebih dari 5 % sejak akhir 2019 sebelum pandemi COVID-19. Peningkatan ini lebih besar dibandingkan di New York, London, atau Tokyo.
Salah satu faktor kuncinya adalah turunnya investasi dari perusahaan asing. Investasi asing di China mencatatkan total lebih dari 26 miliar dolar pada kuartal kedua, turun 23% dari kuartal pertama.
Beberapa perusahaan AS, Eropa dan Jepang bergiliran memangkas investasi mereka di China di tengah memburuknya hubungan bilateral.
