Fokus

Pasar Saham China Terus Meluncur Turun Setelah Merugi $3.5 Triliun

Morgan Stanley melaporkan saham-saham China terus merosot tajam, seiring laporan Bloomberg yang menyebutkan pasar saham China kehilangan nilai sebesar $3.5 triliun dari level puncaknya di bulan Mei.

Sebuah laporan hari Minggu menyebutkan saham-saham China yang terdaftar di luar Daratan mungkin akan turun lagi sebesar 10 hingga 15%.

Saham-saham dalam negeri China juga sedang menurun. Para analis memperkirakan penurunannya sekitar 10 hingga 11 kali laba yang diharapkan akan diraih tahun depan.

Yang memperburuk keadaan adalah tindakan keras China pada kaum elit kayanya. Baru-baru ini China memberlakukan pajak penghasilan sebesar 20% atas perwalian luar negeri dan pajak terpisah atas uang apa pun yang dihasilkan perwalian tersebut, bahkan jika tidak pernah diberikan ke pemiliknya.

Ini membuat para elit China panik dan melarikan diri bersama kekayaan mereka. Selain itu, berbagai perusahaan China menunjukkan kinerja yang kurang memuaskan di berbagai sektor industri, termasuk perbankan, kendaraan listrik dan kecerdasan buatan akibat daya beli rendah dan persaingan ketat.

Peristiwa global, termasuk konflik Timur Tengah yang memengaruhi harga bahan bakar juga membebani saham China. Regulator kini berusaha menstabilkan pasar saham dengan mendorong perusahaan dan dana negara untuk membeli saham dan mencegah penjualan panik.

slot gacor

situs slot gacor