Bagi kebanyakan orang, bersikap tenang lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Pikiran sering kusut karena khawatir, cemas, dan takut. Berbagai informasi dan pesan melalui perangkat digital makin memperburuk situasi.
Anda mungkin berpikir, saat manusia berkembang maju, akan meningkatkan kemampuan untuk bersikap tenang. Akan tetapi, tanpa berpikirpun, banyak orang yang dapat melihat, ketenangan tidak mudah diperoleh.
Namun demikian, ketenangan adalah suatu hal yang pantas diraih. Ketika pikiran tenang maka Anda dapat berpikir lebih jernih. Anda memiliki kemampuan yang lebih besar untuk bersikap baik dan toleran terhadap orang lain. Tubuh terbebas dari hormon stres yang berlebihan dan bisa berfungsi lebih baik. Pikiran juga lebih santai dan terbuka menerima inspirasi dan kebijaksanaan.
Orang yang tenang cenderung lebih kecil membuat kesalahan dan keputusan buruk atau berbuat sesuatu yang mendatangkan penyesalan. Orang yang tenang dapat lebih mudah menerima keadaan, menghargai hal-hal kecil, dan lebih merasakan bahagia dalam hidup. Seorang yang tenang lebih mudah merasakan kedamaian.
Jika Anda kesulitan bersikap tenang, Anda tidak sendirian. Berikut beberapa ide yang layak dipertimbangkan.
Mencari Kedalam
Ketika berbicara tentang ketenangan, berarti berbicara tentang keadaan pikiran. Oleh karena itu, mencari ketenangan harus dimulai dari dalam diri sendiri.
Lihatlah ke dalam diri Anda dan mulailah perhatikan pikiran-pikiran yang menghalangi Anda merasakan ketenangan. Mungkin akan lebih membantu dengan membuat catatan dan menuliskannya.
Apa yang membuat Anda khawatir? Apa yang Anda takutkan? Kemarahan yang terpendam? Apa yang mengganggu Anda? Apa yang membuat Anda merasa cemas? Apa yang sedang Anda pikirkan?
Faktor Eksternal
Meskipun ketenangan berasal dari dalam diri tapi mungkin ada faktor-faktor eksternal dalam hidup yang menghambat Anda mencapai ketenangan. Cobalah mengevaluasi lingkungan dan gaya hidup Anda.
Apakah tempat tinggal Anda berantakan? Apakah Anda makan dengan benar? Apakah siklus dan ritme tidur Anda teratur? Apakah Anda merokok? Berapa banyak alkohol yang Anda konsumsi? Apakah Anda kecanduan sesuatu? Apakah hubungan Anda dengan relasi terdekat sehat? Apakah Anda terlalu memaksakan diri secara finansial atau terlalu banyak menghabiskan waktu?
Ingatlah bahwa Anda mempunyai kekuatan untuk mengubah semua ini. Ingatlah juga bahwa semua hal di atas adalah gejala yang -mudah-mudahan- telah anda temukan dalam pencarian ke dalam sebelumnya.
Melepaskan
Sambil mencari faktor-faktor yang menghalangi Anda bersikap tenang, cobalah berusaha untuk melepaskannya. Itu bukan bagian dari Anda. Anda dapat melepaskannya.
Sebagai contoh, apabila Anda merasa marah pada seseorang maka cobalah untuk melepaskannya. Redakan kemarahan, maafkan dalam hati, lepaskan keinginan akan permintaan maaf atau tanggapan dari orang itu dan pilih untuk tidak berlarut-larut dalam kemarahan. Lagipula amarah akan membuat Anda sakit hati.
Melepaskan, adalah hal yang luar biasa.
Lantas, apa lagi yang dapat Anda lepaskan? Ketakutan, harapan, minat pribadi, keinginan, pengejaran, kecemburuan, ketidaksukaan, dan kekhawatiran Anda. Apakah semua itu bermanfaat bagi Anda? Bagaimana jika Anda melepaskan semua itu?
Meditasi
Meditasi adalah latihan luar biasa yang telah dikenal selama berabad-abad karena manfaat yang tak terhitung banyaknya. Salah satu diantaranya membuat pikiran menjadi lebih tenang.
Temukan latihan yang cocok dan bersabarlah dengan diri sendiri. Mereka yang terus bertahan melakukan meditasi dan berlatih secara konsisten biasanya bersyukur karena mereka melakukannya. Patut dicoba.
Perhatikan saat mencapai ketenangan
Ketika Anda berhasil mencapai ketenangan, perhatikan manfaat yang dirasakan. Ketenangan sejati adalah perasaan yang luar biasa. Tetaplah berupaya dan raihlah ketenangan yang lebih tinggi lagi. (Barbara Danza/epochtimes/sia/feb)
