Profesor Zhang Meiying adalah seorang profesor Fakultas Teknik Optoelektronik, Universitas Nasional Sun Yat-sen, Taiwan. Sejak kecil ia selalu mempertanyakan tentang alam semesta dan kehidupan. Dari mana asal piramida itu? Apa misteri lubang hitam dan lubang putih? Kenapa ada alien? Dalam perjalanan hidupnya, dia tidak pernah menemukan jawabannya.
“Ketika saya belajar kimia di universitas, saya lebih ingin tahu. Tabel periodik itu, banyak elemen dari tabel periodik, banyak hal ternyata dapat diprediksi. Setelah diprediksi, beberapa tahun kemudian, muncul hal yang persis sama, membuat saya merasa… wow.. Sebenarnya ada banyak hal dia berada dalam alam yang dalam. Ada ruang tak terbatas dalam sistem Nano. Ini membuat saya berpikir apa itu pada akhirnya, di dunia ini pasti ada seperti sang pencipta. Siapakah dia? Apa yang sedang Dia ciptakan?” tutur Zhang Meiying.
Untuk menguraikan semua keraguan dalam hati, dia mencari dan membaca buku-buku yang tak terhitung jumlahnya. Ia lalu pergi ke Tanden College Universitas New York, PhD di bidang Kimia, dan bertanya dengan rendah hati kepada guru pembimbingnya, namun tidak bisa mendapatkan jawaban yang ideal.
Pada suatu hari, Zhang Meiying bertemu dan membaca sebuah buku berjudul “Zhuan Falun”.
“Saat itu, saya sangat……. perasaan itu seperti segala sesuatu di dunia, semua molekul, semua alam semesta, dan tiba-tiba pikiran Anda seperti tertembus. Ketika tembus terbuka, Anda menemukan bahwa banyak hal yang membingungkan ternyata menemukan jawabannya dalam buku ini,” kenang Zhang.
Sampai sekarang, Zhang Meiying masih sangat terharu jika teringat saat itu. “Setelah saya menutup buku itu, kata-kata “Zhuan Falun” terus berputar terus berputar dalam benak saya. Saya merasa mendapatkan gelar PhD dalam hidup ini seharusnya menjadi gelar tertinggi dalam hidup saya, namun saya belajar selama bertahun-tahun, diluar dugaan tidak menjangkau sepersepuluh ribu dari buku ini. Sejak hari itu, sebenarnya, saya sudah tidak pernah melepaskan buku ini lagi.”
Sejak itu, pandangan Zhang Meiying terhadap dunia telah berubah besar. Ia mengikuti prinsip-prinsip dalam buku itu untuk berkultivasi menjadi manusia sejati, memahami kebahagiaan setelah melompat keluar dari nama, keuntungan dan perasaan. Sementara itu bersama timnya, ia berhasil mematenkan 10 penemuan.
“Saya pikir setelah kebijakan terbuka luas, kita akan dapat menemukan sesuatu yang baru dalam penelitian. Dalam beberapa tahun ini, tim kami telah memenangkan beberapa penghargaan untuk keunggulan dalam produksi dan kinerja akademik. Beberapa pemilik industri tidak ragu menyerahkan pekerjaan, yakni sejumlah dana untuk bekerja sama dengan kami, dan kami telah bekerjasama dengan sangat baik dalam waktu yang lama, saling mempercayai. Inilah yang diajarkan Guru Li Hongzhi, benar-benar harus mendahulukan orang lain,” tegasnya.
Zhang Meiying terkejut dengan dunia mikro yang disebutkan dalam “Zhuan Falun”. Karena dia tidak pernah memikirkannya dengan cara ini. Dan berbagai masalah yang disebutkan dalam buku ini, termasuk hubungan antara kultivasi dan penyembuhan penyakit, dia juga mengatakan bahwa ini semua adalah ilmu pengetahuan. Dia percaya bahwa Falun Dafa adalah ilmu pengetahuan yang lebih tinggi.
Ia berkata, “Setelah membaca Zhuan Falun, saya merasakan bahwa banyak, banyak ruang dimensi adalah sangat luas tak terbatas. Kita sering mengatakan dalam sains bahwa apa yang tidak terlihat oleh sains berarti itu tidak ada, sehingga masyarakat tidak ada kemajuan, menganggap itu adalah takhyul. Faktanya, kita harus berpikir lebih lebar dan lebih luas sehingga sains dapat terus maju ke depan.”
Sejak membaca Zhuan Falun, Zhang Meiying setiap hari bangun dengan perasaan bahwa kehidupan ini sangat indah. Ia membacanya setiap hari, hingga kini telah membacanya ratusan kali. Setiap kali membaca, ia menyadari bahwa isi buku menjadi berbeda dalam perspektif pikirannya.
“Saya benar-benar sangat bersyukur. Saya merasa betapa beruntungnya saya bisa bersentuhan dengan Zhuan Falun dan mendapatkan Fa. Ini adalah kesempatan yang sangat langka dalam hidup. Ini sudah melampaui semua yang saya miliki di dunia, oleh karena itu saya benar-benar sangat sangat menyayanginya. Saya sangat ingin berterima kasih kepada Guru Li Hongzhi atas belas kasihnya dan memberikan (ajaran) Dafa ini kepada begitu banyak orang, agar setiap orang memiliki keberuntungan untuk bersentuhan!”
Zhang Meiying berkata bahwa Daratan Tiongkok yang mengalami revolusi besar kebudayaan, dan Partai Komunis Tiongkok yang telah merusak banyak budaya tradisional, telah menyebabkan banyak orang Tiongkok Daratan memiliki kesalahpahaman tentang Zhuan Falun, dan tidak berjodoh untuk membaca buku ini, adalah hal yang sangat disayangkan. Dia berharap semua orang disekitarnya dapat beruntung, berkesempatan membaca “Zhuan Falun”, inilah harapan terbesarnya dalam hidup.
Informasi lebih lanjut mengenai Falun Gong atau Falun Dafa, silahkan kunjungi www.falundafa.org juga, faluninfo.net.
Lebih banyak artikel Keluarga silahkan klik di sini.
VIDEO REKOMENDASI
