Ada seorang pedagang yang memiliki seekor kuda dan seekor keledai.
Kuda miliknya selalu digunakan untuk membawanya bepergian, dia tidak pernah membawa beban apapun selain dirinya, di punggung kuda tersebut.
Sementara keledainya, selalu digunakan untuk membawa barang-barang dan muatan, dia tidak pernah sekalipun menungganginya.
Seuatu ketika, dia berbelanja ke pasar, seperti biasa, dia menunggangi kudanya, dan keledainya mengikuti di belakang.
Saat itu dia membeli barang yang cukup banyak, dan kemudian menaruh semuanya, di punggung si keledai, dan merekapun berjalan pulang.
Sebelum berjalan, si keledai berkata kepada si kuda, “Kawan, beban di punggungku sangat berat, bawalah sedikit.”
Kuda menjawab, “Itu tugasmu, tugas saya adalah membawa tuan kita.”
Setelah berjalan cukup jauh, si keledai sudah tidak kuat lagi, dan akhirnya pingsan.
Akibatnya, semua barang itu kemudian ditaruh di punggung kuda.
Kini, si kuda harus membawa beban yang berat, sendirian.
Dia berpikir, bahwa andai saja tadi, dia mau menerima permintaan si keledai untuk berbagi, sekarang dia tidak perlu membawa beban seberat ini sendirian.
Jika ada orang lain yang meminta pertolongan, selama kita mampu, akan baik jika kita menolong orang tersebut. Seringkali, menolong orang lain adalah menolong diri sendiri. (moralstories26.com/an)
Lebih banyak kisah Budi Pekerti silahkan klik di sini, video, silahkan klik di sini.
VIDEO REKOMENDASI
