Budi Pekerti

Siapakah yang Pantas Menjadi Murid Sang Guru Suci?

Di suatu negri, ada seorang guru suci yang sangat terkenal.

Banyak orang yang ingin menjadi muridnya, namun guru suci ini, tidak sembarangan mengangkat murid.

Suatu hari, tiba-tiba guru ini mengumumkan, bahwa ia akan menerima siapa saja yang mau menjadi muridnya, asalkan orang tersebut, bersedia ikut dalam upacara pengangkatan murid yang ia adakan.

Jadi, pada satu tanggal yang ditentukan, seluruh penduduk negeri berkumpul di sebuah lapangan besar, menunggu sang guru suci, mengangkat mereka menjadi murid.

Upacara dijadwalkan dimulai pada pukul 9 pagi, namun hingga pukul setengah sepuluh, guru suci belum juga datang.

Seorang pembawa pesan datang, dan mengumumkan bahwa guru suci telah bangun kesiangan, jadi dia meminta agar orang-orang disana menunggu lagi sebentar, beberapa orang kecewa, dan pergi dari lapangan tersebut.

Hingga pukul 12 siang, guru suci belum juga datang.

Kemudian datanglah seorang pembawa pesan, yang mengatakan bahwa dalam perjalanan, guru suci bertemu dengan kawan lamanya, jadi ia memutuskan untuk mengobrol sebentar dengannya, mohon tunggu sedikit lebih lama lagi.

Beberapa orang mulai marah dan kecewa, lalu pergi dari lapangan tersebut.

Hingga pukul 5 sore, guru suci belum juga datang, kali ini pembawa pesan mengatakan bahwa guru suci telah keasyikan mengobrol dengan kawan lamanya, dan sedang bersiap-siap menuju ke lapangan.

Semakin banyak orang yang marah dan akhirnya pergi.

Hingga akhirnya pada malam hari, guru suci benar-benar datang ke lapangan upacara, saat itu hanya ada 5 orang tersisa di sana.

Guru suci berkata: “Inilah ujian pertama untuk kalian, dan hanya kalian berlima yang pantas menjadi murid saya.”

Siapapun yang memutuskan untuk menempuh suatu perjalanan panjang, pertama mereka harus belajar, untuk menerima hal pahit yang akan banyak mereka temui dalam perjalanan. 

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

slot gacor

situs slot gacor