Keluarga

Capture The Moment : 4 Cara Mengingat Momen-Momen Berharga

Saudara kandung
Saudara kandung. (Pixabay)

Meskipun beberapa bulan setelah melahirkan, kemungkinan besar Anda akan sangat sibuk, namun dalam sekejap mata, bayi Anda akan berjalan atau berbicara, dan tanpa disadari tiba-tiba mereka telah beranjak remaja.

Pada saat itu, Anda baru menyadari betapa mudahnya melupakan momen-momen indah yang dilalui anak  Anda. Bahkan di saat momen penting yang Anda pikir pasti akan selalu terukir dalam otak Anda (karena mereka adalah anak Anda), namun ternyata saat ini bahkan Anda tidak dapat mengingatnya.

Ada banyak cara seandainya Anda ingin mengingat kejadian-kejadian penting yang dialami putera-puteri Anda, bahkan saat mereka mulai menginjak usia belasan. Tidak ada kata terlambat. Namun, bagi Anda yang baru mengandung, beberapa tips berikut mungkin akan dapat membantu Anda dalam mempersiapkan dokumentasi atau momen penting bayi kecil Anda dalam perjalanannya tumbuh dewasa.

Buku memori

Membuat buku memori adalah cara yang termudah untuk merekam dan mengingat perjalanan hidup bayi Anda. Anda dapat memasukkan semua hal-hal yang menurut Anda penting (dalam perjalanannya tumbuh dewasa) ke dalam buku memori tersebut. Barangkali stempel kaki saat bayi baru lahir. Atau mungkin beberapa helai potongan rambut saat pertama kali dicukur. Atau foto saat pertama kali mereka dapat berdiri dan melangkahkan kaki.

Momen-momen yang hanya terjadi satu kali dan di saat yang sama, Anda sedang disibukkan dengan pekerjaan yang harus segera diselesaikan, terkadang membuat Anda melupakan memori pada saat itu. Anda dapat menambahan sedikit hiasan atau menyematkan bunga kering dan membuat buku tersebut menjadi semacam “scrapbook” sederhana.

Catat semua momen

Matthew Dicks, dalam artikel berjudul “Dad Shares Easy Hack to Remember Everything About Your Kid’s Childhood” dalam laman parents.com membagikan tips yang dia lakukan setiap hari. Di setiap penghujung hari, dia akan mencatat momen paling berharga pada hari itu. Dicks menyebutkan, bahkan jika momen itu tampak membosankan, biasa-biasa saja, tidak menginspirasi, atau tidak layak untuk diceritakan sama sekali, dia akan memaksa dirinya untuk menuliskan kisah di hari itu.

Dia menyebutnya sebagai “Pekerjaan Rumah untuk Kehidupan”. Bertahun-tahun kemudian, meskipun Anda telah melupakan peristiwa tersebut, saat Anda melihat catatan tersebut, Anda pasti akan dibawa kembali ke masa itu dan dapat mengingat kembali “rekaman” peristiwa pada saat itu.

Simpan benda “berharga”

Jika Anda merasa tidak sanggup untuk mencatat setiap momen pada setiap akhir hari, mungkin Anda “hanya” perlu menyimpan beberapa benda yang menurut Anda berharga. Karena benda-benda bersifat taktil, maka dia cenderung mengingatkan Anda akan peristiwa yang ingin dikenang saat disentuh. Namun tentu saja, menyimpan benda juga memiliki tantangan tersendiri. Selain memerlukan tempat untuk menyimpannya juga perlu mengaturnya agar tidak berserakan. Selain itu juga perlu pemeliharaan agar benda tidak mudah rusak karena lembab atau menua.

Simpan bentuk digital

Jika menyimpan barang, mengatur, dan memelihara  barang masih cukup menyulitkan bagi Anda, mungkin Anda dapat mencoba cara lain yang lebih sederhana. Cobalah dengan mengabadikan dan menyimpannya dalam bentuk digital. Saat ini telah banyak platform dalam bentuk digital yang ditawarkan di dunia maya, Anda hanya perlu mendaftar dan mengunggahnya.

Mungkin Anda hanya perlu mengelompokkan hasil pemotretan dalam berkas yang berbeda. Misalnya dikelompokkan berdasarkan usia, atau berdasarkan tanggal, atau bahkan berdasarkan lokasi. Jangan lupa sematkan tanggal di dalam setiap berkas. Jika memori tidak mencukup, Anda hanya perlu membeli tambahan memori jika “ruang” tidak mencukupi. Kendala satu-satunya adalah, saat Anda tidak mendapatkan koneksi internet.  

Pada intinya, Anda hanya perlu meng-“capture the moment,” meminjam istilah para fotografer, yang kurang lebih artinya menangkap momen-momen indah yang tidak dapat diulang kembali secara tepat. Bedanya, disini tidak hanya dengan dokumentasi foto, tetapi juga berupa benda atau catatan kecil. Selamat mencoba. (ntdindonesia/averiani)

Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI

slot gacor

situs slot gacor