Budi Pekerti

PODCAST Menghasilkan Karya Terbaik

Di jaman yang sangat lampau, ada seorang pemuda yang bermimpi untuk bisa membuat suatu karya besar yang akan disukai banyak orang. Namun ia merasa ragu karena keadaannya yang sangat miskin. Memikirkan hal itu, wajahnya pun terlihat murung setiap hari.

PODCAST

Suatu hari, pemuda ini sedang menyusun kayu bakar di depan rumahnya dengan wajahnya yang murung seperti biasa. Seorang pertapa yang berjalan melewati rumahnya, terkejut melihat wajah pemuda itu yang begitu murung.

“Hai anak muda, mengapa wajahmu begitu murung?”

Pemuda itu terkejut mendengar sapaan si pertapa. Ia pun lalu menjawab:

“Oh… tidak apa-apa. Saya memang selalu murung.”

“Mengapa kamu murung? Apakah ada yang bisa saya bantu?”

“Sebenarnya saya memiliki impian besar untuk membuat suatu karya besar yang bisa berguna untuk semua orang. Huhhh,,,Tapi saya tidak tahu bagaimana mewujudkannya karena sangat miskin. Saya tidak memiliki apa-apa.”

Pertapa ini pun lalu melihat ke sekeliling rumah si pemuda. Ia kemudian berkata:

“Sebenarnya kamu sudah memiliki apa yang kamu butuhkan, Nak.” 

Ia lalu memungut sepotong kulit lembu yang tergeletak di lantai rumah, lalu memotong sedikit akar rambat dari tanaman yang ada di halaman rumah si pemuda.

Si pemuda merasa bingung dan tidak paham akan maksud si pertapa. Ia bertanya: 

“Hahh,,,Apa ini? Barang apa yang bisa dibuat dari kedua bahan ini, yang nantinya akan berguna bagi banyak orang?” 

Pertapa itu hanya tersenyum lalu berkata:

“Kamu akan menemukan jawabannya nanti.”  

Pertapa itu pun kemudian pergi. Si pemuda menganggap pertapa ini hanya iseng, jadi dia pun melupakan pertemuan ini. 

Bertahun-tahun berlalu. Suatu hari si pemuda sedang berjalan memanggul barang di pundaknya. Untuk mengurangi rasa sakit di pundaknya akibat gesekan, ia pun menaruh selembar kulit lembu disana.

Tiba-tiba ia berjalan menginjak beberapa kerikil yang amat tajam yang membuatnya mengaduh, karena di zaman itu, orang berjalan hanya dengan bertelanjang kaki. 

Pemuda itu pun duduk sejenak memeriksa kakinya. Ia pun memutar otak. Ia berpikir, jika kulit lembu bisa melindungi pundaknya dari gesekan, seharusnya kulit lembu itu pun bisa digunakan untuk melindungi kakinya. 

Ia pun memotong sebagian kulit lembu di pundaknya. Ia berpikir bagaimana untuk mengikatkan kulit lembu itu di kakinya, dan matanya tertuju pada akar rambat pepohonan yang ada disana. 

Ia menaruh potongan kulit lembu di kakinya, lalu mengikatnya dengan akar rambat. Saat itulah, si pemuda ini berhasil menciptakan sebuah penemuan baru yang sangat berguna untuk seluruh penduduk di desanya, yaitu alas kaki. 

Kisah ini mengajarkan, bahwa sesungguhnya kita sudah memiliki semua yang kita butuhkan untuk menggapai impian. Namun seringkali kita meremehkan segala potongan-potongan kecil dalam hidup kita dan menilainya tidak penting. Jika kita mampu merangkaikan semua potongan-potongan itu bersama, maka sebuah jalan yang menuju ke impian kita akan terlihat.

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

Dengarkan Podcast kami:

Anchor ☛ https://anchor.fm/ntd-kehidupan
Spotify ☛ https://open.spotify.com/show/4phapkNi7D1INq8emRB1Tu

slot gacor

situs slot gacor