Budaya

5 Cara Sederhana Membedakan Feng Shui yang Baik

Bambu (Raissa Lara Lütolf @Unsplash)
Bambu (Raissa Lara Lütolf @Unsplash)

Orang Tionghoa sangat memperhatikan feng shui. Pada dasarnya, feng shui yang baik menyelaraskan orang dan lingkungan mereka.

Ahli feng shui dapat menentukan feng shui mana yang baik atau buruk dalam situasi spesifik. Memiliki feng shui yang buruk dalam hidup Anda bisa berbahaya dan sangat menguntungkan jika memiliki feng shui yang baik.

Feng shui yang baik dapat dengan mudah dibedakan

  1. ‘Mata’

Jika tempatnya indah dan terasa nyaman, boleh dikatakan di tempat ini feng shui-nya bagus.

  1. ‘Telinga’

Di lokasi tertentu, jika suara yang Anda dengar enak di telinga, berarti feng shui-nya bagus. Sebaliknya, jika berisik, hal itu akan membuat feng shui menjadi buruk. Kebisingan terburuk adalah pertengkaran yang disebabkan oleh ketidakharmonisan dalam keluarga.

Selain itu, pertengkaran memiliki pengaruh buruk pada orang-orang, dan memiliki dampak besar pada perkembangan anak-anak. Harmoni dalam keluarga (feng shui yang baik) adalah dasar keberhasilan dalam setiap usaha.

  1. ‘Hidung’

Apakah baunya enak? Jika Anda sering menyalakan dupa di rumah Anda atau menyimpan bunga harum di rumah agar harum, maka feng shuinya akan bagus.

  1. ‘Tubuh’

Apakah ada terlalu banyak benda tajam dan dingin di rumah Anda? Hal-hal ini dapat dengan mudah membahayakan tubuh manusia, sehingga tidak kondusif bagi feng shui yang baik.

  1. ‘Pikiran’

Rasakan tempat itu dengan mata tertutup. Apakah tempat ini terasa damai dan nyaman? Jika sebuah rumah dihias dengan rapi dan membuat orang merasa senang, maka rumah tersebut memiliki feng shui yang sangat baik. Kerapihan itu sendiri adalah energi positif.

Singkatnya, Anda dapat menilai feng shui melalui lima aspek yang disebutkan: mata, telinga, hidung, tubuh, dan pikiran.

Namun, apa yang Anda lihat dengan mata Anda juga adalah feng shui (misalnya, apakah Anda melihat kekurangan atau kelebihan orang lain; atau apakah Anda suka menonton film kekerasan atau positif).

Apa yang Anda dengar dengan telinga Anda adalah feng shui (misalnya, apakah Anda mendengarkan gosip atau hal-hal positif). Apa yang Anda katakan juga feng shui, tergantung pada apakah ucapan Anda memiliki niat jahat atau belas kasih.

Dan apa yang Anda lakukan mempengaruhi feng shui juga. Adapun aktivitas pikiran Anda, mereka adalah kontributor terbesar feng shui Anda!

Oleh karena itu, seseorang yang hanya berbicara tentang arah dan di mana menempatkan furnitur tanpa memahami faktor manusia yang terlibat sebenarnya tidak sepenuhnya memahami feng shui.

Dari Semua Teori Tentang Feng Shui, Apa Yang Paling Penting? Yaitu Faktor Manusia!

Ini termasuk hati manusia, ucapan seseorang, niat pikiran, dan perilaku, serta ekspresi dan wajah, atau bahkan gaya rambut dan pakaiannya, dan sebagainya.

Oleh karena itu, faktor terpenting bagi feng shui adalah tentang menjadi orang baik atau orang yang lebih baik. (Emma Lu/eva/nspirement)

Lebih banyak kisah Budaya, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI