Budaya

Bagaimana Menjadi Lebih Tegas

Berani mengambil keputusan (Kredit: Kampus Production @Pexels)
Berani mengambil keputusan (Kredit: Kampus Production @Pexels)

Pengambilan keputusan adalah bagian dari kehidupan. Ini adalah bagaimana kita bergerak maju dan membentuk takdir kita. Dari memilih hidangan makan malam hingga memilih pasangan, kita mungkin mempertimbangkan perasaan, naluri, kepraktisan, kesopanan, dan faktor lainnya; atau kita mungkin hanya memutuskan dengan sembarangan.

Sebagian besar dari kita percaya diri dalam beberapa bidang dan tidak berdaya di bidang lain, namun kita mungkin perlu untuk membuat pilihan dalam berbagai situasi. Terkadang keputusan yang kita buat mungkin memiliki konsekuensi yang serius dan kita takut untuk mengambil tindakan. Dengan beberapa pertimbangan dasar, kita semua dapat belajar menangani pengambilan keputusan secara rasional dan bertanggung jawab.

Mengapa harus tegas?

Salah satu ciri paling penting dari menjadi seorang pemimpin hebat adalah mampu membuat keputusan penting dengan cepat dan efisien; bahkan ketika dihadapkan dengan pilihan yang sulit dan kemungkinan hasil yang tidak menyenangkan. Mereka yang bertanggung jawab atas orang lain harus memiliki tekad untuk tetap pada keputusan yang dipilih, dan keyakinan pada kekuatan mereka untuk melaksanakan apa yang ingin mereka capai.

Orang yang tegas memiliki kepercayaan diri. Mereka menyampaikan kata-kata dan tindakan mereka dengan jelas dan berani. Menjadi pembuat keputusan yang lebih baik memberi seseorang keberanian untuk keluar dan membuat perbedaan, tanpa membiarkan rasa takut atau hambatan untuk berubah menahan mereka dari belajar dan berkembang.

Dengan mengambil keputusan dibidang tugas, anda tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri anda sendiri, tetapi juga mendapatkan kepercayaan dan keyakinan dari orang-orang disekitar anda.

Semakin kita tegas, semakin sedikit penyesalan yang akan kita dapatkan. Bukannya orang yang tegas tidak pernah membuat kesalahan, tetapi mereka memahami nilai dalam kesalahan dan menggunakannya untuk tumbuh dan bimbingan dimasa depan, daripada berkubang dalam rasa bersalah dan penyesalan.

Faktor kunci dalam pengambilan keputusan

Ketidakpastian akan selalu menjadi hambatan dalam membuat keputusan ? kita semua memiliki rasa takut akan hal yang tidak diketahui. Bahkan orang-orang yang tegas merasakan hal ini, tetapi mereka bersedia untuk bergerak maju dengan keputusan mereka tanpa terlalu memikirkan apa yang mungkin terjadi.

Jika mereka melakukan kesalahan, mereka akan belajar darinya dan mampu membuat jalan baru dari kegagalan tersebut. Sadarilah bahwa ada kemungkinan hasil negatif serta kemungkinan hasil positif dengan setiap pilihan yang anda buat, dan bersiaplah untuk menerima dan menghadapi situasi tersebut.

Begitu keputusan dibuat, seseorang harus tetap berada dijalurnya, dan menghindari membuat perubahan di menit-menit terakhir atau berpikir pilihan yang lain. Belajarlah untuk memercayai naluri anda dan gunakan pengalaman masa lalu untuk memandu pengambilan keputusan anda.

Cobalah untuk melihat kesalahan sebagai peluang daripada kegagalan. Tanpa kesalahan, bagaimana kita bisa belajar dan tumbuh? Setelah anda menerima bahwa kesalahan adalah bagian alami dari mempelajari sesuatu yang baru, anda dapat mulai mengatasi rasa takut gagal. Ketika kita jatuh, kita perlu memiliki keberanian untuk berdiri kembali.

“Anda jarang punya waktu untuk semua yang anda inginkan dalam hidup ini, jadi anda harus membuat pilihan. Dan semoga pilihan anda bisa datang dari perasaan mendalam tentang siapa anda sebenarnya”. Fred (Mr.) Rogers

Tak satu pun dari kita yang sempurna. Jika anda mengharapkan kesempurnaan, anda akan kecewa. Dijamin demikian. Yang paling bisa kita lakukan adalah usaha yang terbaik. Buat keputusan anda berdasarkan alasan yang masuk akal, dan anda akan memiliki lebih sedikit penyesalan. Maju melewati hambatan, dan anda masih akan bergerak maju.

Jika anda tidak memiliki pengetahuan yang diperlukan untuk membuat keputusan yang tepat, mintalah nasihat dari seorang ahli. Jangan berharap intuisi anda memandu anda melalui dilema teknis atau yang sangat sulit.

Melatih keterampilan anda

Jadi, bagaimana seseorang menjadi lebih tegas? Seperti kebanyakan hal, latihan membuat sempurna. Latih keterampilan pengambilan keputusan anda dengan memberikan pertimbangan yang tepat untuk setiap pilihan yang anda temui sepanjang hari.

Orang yang sangat tegas tahu cara mengalokasikan waktu untuk membuat keputusan. Tetapkan tenggat waktu untuk membuat keputusan, dan beri tahu orang lain. Dengan begitu anda akan merasa berkewajiban untuk menepatinya.

Ketegasan sering terhalang oleh keraguan, dan ketakutan akan hasil yang tidak diinginkan. Tidak ada yang bisa memastikan apa yang akan diperoleh dari pilihan mereka. Kita harus mengambil kesempatan terbaik dan bergerak maju. Mengetahui bahwa keputusan apa pun yang anda buat akan membentuk masa depan dalam kapasitas tertentu, buka pikiran anda terhadap kemungkinan, dan persiapkan mental untuk hasil yang berbeda.

Dalam mengambil keputusan besar, mintalah teman atau anggota keluarga yang dipercaya untuk membantu membimbing anda. Mengumpulkan informasi dari kenalan yang mungkin pernah mengalami situasi serupa akan membantu anda memperkirakan kemungkinan dan terus maju.

Beberapa orang merasa bermanfaat untuk memvisualisasikan hasil dari pilihan mereka. Bayangkan pro dan kontra dari setiap skenario untuk membantu anda memahami situasi secara lebih menyeluruh.

Mulai dari yang kecil. Saat dihadapkan dengan keputusan besar, bagilah menjadi komponen yang lebih kecil dan buat satu pilihan pada satu waktu untuk menangani keputusan akhir.

Perhatikan hasilnya. Tetapkan tujuan spesifik untuk proses pengambilan keputusan anda untuk membantu memandu tindakan anda. Dengan tetap berada dijalur dan menerima keputusan yang telah anda buat, anda akan merasa lebih puas dan dihargai dengan hasilnya.

Belajar menjadi lebih tegas adalah sebuah proses. Memutuskan untuk memulai perjalanan ini adalah langkah pertama menuju kesuksesan.

Jika anda mempertimbangkan kemungkinan dan faktor yang terkait dengan keputusan anda dan melakukan upaya terbaik anda; tetap dengan keputusan anda setelah anda membuatnya; dan biarkan kesalahan dan kegagalan dalam hidup membantu anda membuat pilihan yang lebih baik dimasa depan; maka anda dapat menganggap diri anda sebagai juara pembuat keputusan!

Ila Bonczek berkontribusi pada laporan ini.(visiontimes)

Lebih banyak kisah Budaya, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI