Budaya

Belajar Mengatur Waktu dari Kaisar Kangxi

Kaisar Kangxi hanya berurusan dengan urusan pemerintahan di pagi hari. Dia bekerja dalam waktu singkat karena fokus. Sebagai penguasa, ia efisien menggunakan keterampilan diplomatik dan militernya untuk menciptakan sekutu dan menstabilkan negara.

Dia berhasil memperluas dan mempertahankan wilayah Tiongkok, mempromosikan perdagangan dengan Barat, menyusun 900 volume “Puisi Tang”, menciptakan “Kamus Kangxi” yang mencakup lebih dari 49.000 kata, dan mengerjakan banyak proyek lainnya.

Gunakan Waktu Secara Efisien

Selama dua jam pertama setelah bangun tidur dan empat jam sebelum tidur, Kaisar Kangxi menjaga berpikir jernih sehingga ia bisa melakukan olahraga di pagi hari dan beristirahat di malam hari.

Dia memulai hari dengan membaca memo dan laporan tentang negara dan kemudian bertemu para menteri. Fokusnya selama waktu utama hari itu adalah untuk berpikir kreatif dan membuat keputusan. Karena berkonsentrasi, semua urusan biasanya selesai pada tengah hari. Pada sore hari, Kaisar Kangxi tidak berurusan dengan masalah khusus. Dia biasanya membaca buku dan menonton opera untuk relaksasi.

Kurangi Bekerja Lembur, Cobalah Lebih Rileks

Ini terdengar kontra-produktif, tetapi terbukti benar. Ketika orang lebih memperhatikan keluarga, komunitas, dan pengembangan pribadi daripada bekerja tak kenal waktu, kinerja dan kualitas pekerjaan mereka cenderung meningkat karena kepuasan mereka pada kehidupan.

Prestasi spiritual dan budaya Kaisar Kangxi mengejutkan banyak orang. Dia tidak pernah tanpa buku di tangannya. Dan meskipun dia berasal dari keluarga kerajaan Manchu, dia bisa hidup berdampingan dengan penduduk asli Han dan memerintah negara dengan mudah.

Pilih Hal-Hal yang Harus Dilakukan

Banyak orang membuat daftar tugas harian yang cukup panjang untuk membuat mereka sibuk dari pagi hingga malam. Jika Kaisar Kangxi tidak memilih dengan hati-hati apa yang ingin dia lakukan, Dinasti Qing akan berada dalam kekacauan jauh sebelumnya. Dia tidak akan membiarkan pekerjaannya menumpuk, saatnya kerja ia kerja fokus, sehingga pekerjaannya sudah selesai sebelum waktu makan, dan tidak akan membiarkan waktu makannya terganggu oleh memo dan laporan. Dengan cara ini, ia hanya bisa memilih tugas yang paling berarti.

Selalu Membaca

Salah satu pendiri Fast Company, William C. Taylor pernah berkata: “Pemimpin terbaik adalah pembelajar tanpa henti”.

Tugas dasar seorang pemimpin adalah mengikuti perkembangan, kegiatan, dan lingkungan agar tidak menjadi kaku.

Kaisar Kangxi pembelajar otodidak yang haus ilmu. Dia membaca buku pengetahuan, sejarah dan mempelajari sastra, seni, pertanian, strategi, tata kelola, dan disiplin ilmu lainnya. Ia juga memperhatikan komunitas yang terbentuk di tengah masyarakat termasuk kelompok religius, tak jarang mengundang mereka ke istana untuk mengetahui lebih banyak tentang rakyatnya.

Tidur Nyenyak

Kaisar Kangxi tidur selama delapan jam. Tidur dan relaksasi penting untuk menjaga daya ingat, penilaian, konsentrasi, serta suasana hati yang baik.

Bagi orang-orang zaman sekarang, tidur itu penting, terlepas dari apakah ada kerajaan yang diperintah atau tidak. (visiontimes/bud/chr)