Budaya

Buku Zi Zhi Tong Jian, Perlu 20 Tahun untuk Diselesaikan

Zi Zhi Tong Jian, disingkat sebagai Tong Jian, adalah buku sejarah penting yang disusun oleh Sima Guang seorang sejarawan Dinasti Song Utara. Sima Guang butuh hampir 20 tahun untuk menyelesaikannya. Tong Jian mencakup 16 dinasti dan 1.362 tahun sejarah Tiongkok. Buku ini memiliki posisi historis yang tinggi dan harus dibaca oleh semua pelajar.

Lebih dari tiga juta kata dalam Tong Jian, 10 paragraf berikut ini meringkas intisari dari buku ini.

1. Kredibilitas adalah nilai paling penting bagi seorang pemimpin negara. Sebuah negara/kerajaan bergantung pada rakyatnya untuk membela negara, dan rakyat bergantung pada negara/kerajaan untuk perlindungan. Tanpa kredibilitas, orang tidak akan patuh, dan keamanan negara tidak dapat dipertahankan. Karena itu, penguasa tidak boleh membohongi rakyatnya–hanya orang bodoh yang akan melakukannya.

2. Setiap orang di negara harus mematuhi hukum. Para penegak hukum harus menerapkan hukum secara adil, menanggapinya dengan serius, dan tidak membuat pengecualian. Dengan demikian, tidak ada yang dapat mengambil keuntungan dari status mereka untuk lolos dari pelanggaran hukum.

3. Negara-negara yang melakukan pendekatan militan pada akhirnya akan binasa tidak peduli seberapa kuat mereka. Namun melupakan perang selama masa damai juga akan mengundang bahaya, negara tetap harus siap dengan pasukan militer untuk menjaga negara. Kemarahan adalah kebalikan dari kebajikan; jangan selalu menggunakan senjata, mereka yang terlibat dalam peperangan akan menyesalinya.

4. Seorang manusia sejati akan mengikuti jalan yang lurus dan memimpin orang lain ke arah yang benar. Jika tidak ada yang mengikuti, dia akan melanjutkan di jalan yang benar sendirian. Warna sejatinya akan terlihat ketika dia tidak korupsi meskipun butuh uang, dan tidak menyerah di bawah tekanan.

5. Seorang manusia dengan belas kasih tidak akan melakukan hal buruk atau merugikan orang lain untuk memperoleh kekuasaan.

6. Bagi orang-orang berbakat, terlalu banyak kekayaan akan menggerus ambisi mereka; bagi orang bodoh, terlalu banyak kekayaan akan menambah kesalahan mereka. Selain itu, orang kaya kerap menjadi sasaran dendam.

7. Mengetahui kesalahan seseorang itu mudah, tetapi memperbaikinya sulit; mengucapkan kata-kata baik itu mudah, tetapi melakukan perbuatan baik itu sulit.

8. Prinsip dasar dalam mengatur pemerintahan dengan sukses adalah mempekerjakan orang-orang berbakat. Namun, tidak selalu mudah untuk menerapkan aturan ini karena orang terlalu memikirkan faktor-faktor lain ketika mencoba memilih orang yang tepat.

9. Jika anda tidak menyelesaikan masalah secara langsung, anda mungkin mengalami kejadian yang tidak terduga. Manusia adalah elemen paling mendasar dari suatu bangsa dan aset intinya. Ketika inti rusak, seluruh sistem akan runtuh.

10. Seorang wanita yang baik tidak akan menikah dengan dua pria atau sebaliknya, dan seorang punggawa yang setia tidak akan melayani dua raja. Tidak peduli seberapa cakap atau terampilnya dia, dia tidak bisa disebut berbudi luhur. Tidak peduli seberapa luar biasanya seorang punggawa yang tidak loyal, ia tidak bernilai. (visiontimes/bud/ch)