Budaya

Cerita dari Kitab Peraturan Siswa: Hidup Rapi

Ji Wenzi (image: epochtimes)
Ji Wenzi (image: epochtimes)

“Standar untuk Menjadi Siswa dan Anak yang Baik” (Di Zi Gui) adalah buku teks tradisional Tiongkok untuk anak-anak yang mengajarkan moral dan etiket yang baik kepada anak- anak. Buku ini ditulis oleh Li Yuxiu pada Dinasti Qing, pada masa pemerintahan Kaisar Kang Xi (1661-1722). Kami menyajikan beberapa kisah Tiongkok kuno yang mencontohkan pelajaran berharga yang diajarkan di bab ketiga Di Zi Gui, “Perhatian dalam Kehidupan Sehari-hari”.

Bersih dan Rapi Lebih Utama

Ketika merujuk pada bagaimana seseorang harus berperilaku dalam kehidupan sehari-hari, Di Zi Gui menekankan bahwa kerapian dan kesederhanaan dalam pakaian seseorang jauh lebih penting daripada bagaimana penampilan pakaian “bermerek”.

Orang zaman dahulu selalu menganggap berhemat sebagai salah satu kebajikan paling mulia dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu kerapian dianggap sebagai cerminan dari karakter seseorang, dan tanda penghargaan bagi orang lain.

Perdana Menteri Ji Wenzi akan menjelaskan mengapa kebersihan dan penghematan sangat penting dalam kehidupan mereka.

Perdana Menteri yang Sederhana dan Hemat

Perdana Menteri Ji Wenzi lahir dari keluarga tiga generasi menteri. Dia adalah seorang bangsawan dan diplomat terkenal dari Negara Lu selama Periode Musim Semi dan Musim Gugur, melayani negaranya selama lebih dari 30 tahun.

Ji Wenzi menjalani kehidupan yang sangat sederhana dan hemat. Dia menganggap penghematan sebagai aturan penuntun yang mendasar untuk perilakunya, dan menuntut keluarganya untuk berhemat seperti dia. Dia berpakaian sangat sederhana namun tetap rapi, dan selain jubah formal yang dikenakannya di pengadilan, dia tidak memiliki pakaian mewah lainnya. Setiap kali dia bepergian untuk bekerja, dia akan menggunakan kendaraan berupa kereta kuda yang sangat sederhana.

Salah satu menterinya, Zhongsun Ta, mencoba membujuk Ji: “Anda adalah pejabat tertinggi, dan sangat dihormati. Tetapi saya mendengar bahwa Anda tidak mengizinkan keluarga Anda mengenakan pakaian sutera di rumah, dan Anda tidak memberi makan kuda Anda dengan gandum yang baik. Anda juga tidak memperhatikan kualitas pakaian Anda. Bukankah ini akan membuat Anda terlihat lusuh, dan menjadi sumber cemoohan oleh negara-negara tetangga kita?

“Ini juga akan merusak citra negara kita, dan orang-orang akan bergosip tentang bagaimana Perdana Menteri Negara Lu hidup sedemikian rupa. Mengapa Yang Mulia tidak mengubah cara hidup seperti ini? Bukankah itu lebih baik untuk Anda dan negara?”

Ji menjawab dengan nada serius: “Saya juga ingin rumah saya didekorasi dengan mewah dan elegan. Tetapi lihatlah orang-orang di negara kita. Banyak dari mereka masih makan makanan yang terlalu kasar untuk ditelan, dan mengenakan pakaian yang sobek dan lusuh. Ada juga yang dingin dan kelaparan.”

“Ketika saya memikirkan orang- orang ini, bagaimana saya masih tahan untuk menikmati kekayaan materi? Jika saya mendandani keluarga saya dan memberi makan kuda saya dengan gandum yang mahal — sementara rakyat saya hanya mampu minum teh curah dan mengenakan pakaian lusuh — bagaimana saya masih memiliki hati nurani untuk melayani negara saya? Terlebih lagi, saya telah mendengar bahwa kekuatan dan kejayaan suatu negara ditentukan oleh karakter moral warga sipil dan pejabatnya, dan bukan oleh betapa glamornya penampilan istri mereka atau betapa mewahnya kendaraan mereka. Bagaimana saya bisa menerima saran Anda?”

Setelah mendengar kata-kata Ji, Zhongsun malu dengan perkataannya sebelumnya, tetapi juga lebih menghormati Ji. Sejak saat itu, Zhongsun juga mengikuti contoh Ji dalam menjalani kehidupan yang sederhana. Dia meminta keluarganya untuk mengenakan pakaian dari kain biasa, dan memberi makan kudanya dengan sekam kasar dan gulma.

Ketika Ji Wenzi mengetahui tentang perubahan Zhongsun, ia memuji Zhongsun karena menjadi orang bermoral yang dapat segera memperbaiki kesalahannya. (epochtimes/danielteng/mel)

Lebih banyak artikel Budaya, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI

slot gacor