Budaya

Hubungan Menarik Antara Kehidupan Masa Lalu dan Hubungan Saat Ini

Masa lalu dan masa kini
Masa lalu dan masa kini. (Pixabay)

Semakin banyak ahli medis yang telah menyajikan bukti yang mendukung keberadaan reinkarnasi dan konsep hubungan karma yang mencakup beberapa kehidupan. Sebagai contoh, hutang yang belum terselesaikan atau bantuan yang belum dibalas dari kehidupan lampau sering kali menyebabkan pertemuan di kehidupan berikutnya untuk menyelesaikan masalah yang belum terselesaikan ini. Demikian pula, sepasang kekasih yang tidak dapat bersatu dalam satu kehidupan dapat bertemu satu sama lain di kehidupan berikutnya, memenuhi keinginan kehidupan lampau mereka untuk menikah.

Sang Cendekiawan dan Wanita yang Baik Hati

Pada zaman dahulu kala, ada seorang sarjana yang sedang dalam perjalanan menuju ibu kota untuk mengikuti ujian Kekaisaran. Dia pingsan di tengah badai salju. Untungnya, dia diselamatkan oleh seorang wanita muda yang membawanya pulang dan merawatnya hingga sehat kembali, sehingga dia dapat melanjutkan perjalanannya. Sang sarjana jatuh cinta pada wanita muda tersebut, tapi wanita muda itu menolak cintanya, walau tetap bersikap baik kepadanya. Pelajar itu sangat tertekan sehingga dia tidak bisa belajar.

Suatu hari, ketika sedang mengembara tanpa tujuan, sang cendekiawan menemukan dirinya di sebuah kuil. Di sana, seorang biksu tua melihat sikapnya yang murung dan bertanya tentang masalahnya. Dia menceritakan kepada biksu tua itu apa yang telah terjadi. Dia mengatakan bahwa dia bingung dengan fakta bahwa wanita itu menolak untuk pergi bersamanya, namun tetap bersikap baik kepadanya. Biksu tua itu bertanya: “Apakah Anda ingin tahu alasannya?” Pelajar itu berkata: “Tolong beritahukan saya.”

Saat biksu tua itu berbicara, sang cendekiawan mengetahui bahwa dia juga seorang cendekiawan di kehidupan terakhirnya. Pada kehidupan itu juga, dia sedang dalam perjalanan ke ibu kota untuk mengikuti ujian kekaisaran. Di tengah perjalanan, dia melihat tubuh seorang gadis muda yang tenggelam tergeletak tanpa busana di pantai. Dia buru-buru melepas jubahnya untuk menutupinya, dan kemudian buru-buru melanjutkan perjalanan. Kemudian, seorang pria lain datang dan melihat jasad itu. Dia merasa kasihan, jadi dia membeli peti mati dan menguburkannya.

Suaminya kelak di kehidupan ini adalah orang yang membeli peti mati tersebut. Saat ini dia berbaik hati kepada sang cendekiawan untuk membalas budi yang diterimanya di kehidupan lampaunya. Pelajar itu akhirnya mengerti dan berterima kasih sebesar-besarnya kepada biksu itu sebelum melanjutkan perjalanannya ke ibu kota.

Cinta, Penyesalan, dan Utang Karma

Seorang netizen membagikan sebuah anekdot pribadi tentang seorang teman dekat yang sudah bertunangan. Namun rencana pernikahan mereka tiba-tiba diganggu oleh pria lain yang terlihat lebih sempurna dan tampan. Dia akhirnya menikah dengan pria ini, hanya untuk menyesali keputusannya pada hari pernikahan mereka. Dia segera menyadari bahwa pria yang dia pikir sempurna ternyata tidak jujur. Meskipun pada awalnya ia berniat untuk mempertahankan pernikahan tersebut, ia akhirnya memilih bercerai, dan dengan murah hati membagi penghasilan bisnisnya dengan pria tersebut.

Kemudian, seorang cenayang mengungkapkan kepadanya bahwa dia telah berhutang pada suaminya di kehidupan lampau. Cinta dan keinginannya untuk menikahi pria itu didorong oleh hutang di kehidupan lampau tersebut. Setelah mereka menikah, sifat asli suaminya yang tidak jujur muncul ke permukaan. Dengan cemas, dia bertanya apakah dia telah melunasi hutangnya di kehidupan ini. Setelah mendapat konfirmasi dari cenayang, dia merasa lega.

Kisah-kisah ini menggarisbawahi sebuah keyakinan yang mendalam: Tidak ada hal dalam hidup ini yang bersifat kebetulan. Setiap peristiwa, setiap pertemuan, dipengaruhi oleh alasan yang sering kali berawal dari kehidupan masa lalu. (nspirement)

Lebih banyak kisah Budaya, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations

VIDEO REKOMENDASI