Budaya

Legenda Santo Nikolas, Dan Bagaimana Dia Berevolusi Menjadi Santa

Legenda Santo Nikolas, Dan Bagaimana Dia Berevolusi Menjadi Santa (Kredit:Holos Ukrainy via Wikimedia Commons Public Domain)
Legenda Santo Nikolas, Dan Bagaimana Dia Berevolusi Menjadi Santa (Kredit:Holos Ukrainy via Wikimedia Commons Public Domain)

Legenda St Nicholas berkisah tentang seorang biarawan Kristen yang hidup selama abad ketiga hingga keempat dan mengilhami tokoh dongeng Santa Claus. Santa digambarkan sebagai pria gemuk dan ceria yang mengenakan setelan merah dan topi dengan bulu putih, serta sabuk kulit hitam dan sepatu bot. Saat ia membawa tas penuh hadiah pada Malam Natal, jutaan anak diseluruh dunia menantikan acara ini setiap tahun.

Nicholas adalah uskup Yunani di Myra. Dia adalah anak tunggal dari orang tua Kristen yang lahir di kota pelabuhan kuno Lycian, Patara pada tanggal 15 Maret 270 M. Setelah orang tuanya tewas akibat wabah, ia diasuh oleh pamannya sedari kecil, Uskup Patara, yang mengajarinya membaca, dan akhirnya menahbiskannya sebagai imam.

Nicholas menjadi subyek beberapa cerita karena kesalehan dan amalnya. Dia diduga menyerahkan semua warisannya dan melakukan perjalanan keliling pedesaan, membantu yang membutuhkan dan sakit. Dia dipuji karena menyediakan uang untuk mas kawin kepada ayah dari tiga perempuan bersaudara, menyelamatkan mereka dari penjualan sebagai budak.

Menurut legenda, Santo Nikolas dikatakan telah melakukan perjalanan melalui laut ke Tanah Suci untuk melihat dimana Yesus hidup dan mati. Airnya sangat ganas karena badai yang hebat, dan para pelaut ketakutan. Setelah Nicholas berdoa untuk laut yang tenang, ombak menjadi tenang.

Karena cerita ini, ia diangkat menjadi orang suci pada abad ke-9.

Nicholas ditahbiskan menjadi uskup oleh pendeta dan orang-orang di provinsi Myra. Nicholas menolak dan mengatakan bahwa dia tidak layak untuk posisi uskup. Dia mengatakan bahwa dia terlalu muda dan tidak berpengalaman untuk wewenang yang begitu besar. Namun semua uskup yang ada setuju bahwa penunjukan Nicholas sebagai uskup baru adalah kehendak Tuhan. Mereka membawanya ke gereja dan menobatkannya di kursi uskup.

Pada tahun 1500-an, Belanda menambahkan pada legenda Santo, dan menjulukinya Sinterklas. (Gambar: R.F. (Roel) Jorna dari Wikimedia Commons CC BY-SA 4.0)

Santo Nikolas juga diberitakan menyelamatkan tiga pria yang dipenjara dan dijatuhi hukuman tidak sah. Saat legenda Nicholas menyebar ke seluruh dunia, ia dihormati sebagai santo pelindung banyak komunitas Kristen diseluruh Eropa. Santo Nikolas biasanya digambarkan sebagai orang dengan janggut putih panjang, penuh dengan kegembiraan dan kasih sayang.

St Nicholas dihormati sebagai santo pelindung anak-anak serta pelaut pedagang. Dia juga santo pelindung Rusia dan Yunani. Dia dikenal karena kebaikan dan kemurahan hatinya. Beberapa negara merayakan Hari St Nicholas pada tanggal 5 Desember. Di Gereja Katolik, hari besarnya diperingati pada ulang tahun keenam wafatnya pada tahun 343 M di kota Myra.

Pada Abad Pertengahan, ketenaran Nicholas telah meluas jauh, sebagian karena distribusi peninggalannya ke gereja-gereja di Italia. Kemasyhurannya bergerak ke utara, bercampur dengan cerita rakyat Teutonik tentang elf dan kereta langit. Pada masa Renaisans, Nicholas adalah santo paling populer di Eropa.

Karena pergolakan di negara itu, peninggalan Santo Nikolas dibawa ke sebuah situs ziarah di Bari, Italia, pada tahun 1067, di mana peninggalan tersebut masih dapat ditemukan hingga sekarang. Tulangnya dikatakan memancarkan minyak (disebut sebagai “manna of St Nicholas”) dan diyakini memiliki khasiat penyembuhan. Ada banyak peziarah yang pergi ke Bari untuk memberikan penghormatan di tempat pemakamannya.

Selama Reformasi Protestan pada tahun 1500-an, pemujaan terhadap orang suci ditolak. Namun, Santo Nikolas adalah pengecualian; khususnya di Belanda, dimana ia mengambil wujud sebagai Sinterklas, seorang pria jangkung berjanggut putih berjubah merah yang membawa mainan atau batu bara untuk anak-anak baik dan nakal setiap tanggal 6 Desember.

Seiring waktu dan perjalanan, legenda Saint Nicholas yang sebenarnya berkembang menjadi peri tua periang yang orang Amerika kenal sebagai Santa Claus. (Gambar: Alexander Pöllinger @Pexels)

Sinterklaas menjadi Santa di AS

St Nicholas melakukan lompatan pertamanya ke dalam budaya populer di Amerika pada abad kedelapan belas. Legenda Sinterklaas dilaporkan ditularkan oleh imigran Belanda yang menetap di dekat Sungai Hudson yang melintasi sebelah timur dari New York. Pada tahun 1804 saat pertemuan tahunan Masyarakat Sejarah New-York, John Pintard mempersembahkan ukiran kayu St Nicholas. Latar belakang ukiran memiliki citra Santa yang sekarang dikenal, seperti stoking yang diisi dengan hadiah dan buah yang ditempatkan diatas perapian.

Washington Irving berkontribusi pada mempopulerkan legenda Sinterklaas dalam bukunya di tahun 1809, The History of New York, yang menyebut Santo Nicholas yang digambarkan membubung ke langit dengan kereta, menjatuhkan hadiah melalui cerobong asap.

Warga New York lainnya, Clement Clarke Moore mengganti kereta dengan kereta luncur yang ditarik oleh “delapan rusa kecil” dalam puisinya yang terkenal ‘Twas the Night Before Christmas, yang aslinya ditulis untuk putri-putrinya dalam buku An Account of a Visit from St. Nicholas. Saat Perang Saudara Amerika, kartunis Thomas Nast menciptakan yang pertama dalam serangkaian penggambaran terkenal tentang Santo Nikolas yang gemuk dan periang pada tahun 1879. Nast adalah orang yang menambahkan cerita bahwa Santa memiliki bengkel di Kutub Utara.

Tokoh Santa di Seluruh Dunia

Santa Claus bukan satu-satunya pemberi hadiah yang muncul saat Natal selama tahun 1800-an. Kris Kringle, atau “Kristkindl” dalam bahasa Jerman, berarti “Anak Kristus”. Istilah ini masuk ke dalam bahasa Inggris sekitar tahun 1830 sebagai akibat dari imigrasi para pemukim Belanda di Pennsylvania. “Kris Kringle” adalah sosok malaikat yang dianggap membawa hadiah untuk anak-anak Swiss dan Jerman yang berperilaku baik.

Peri Jolly Jultomten dipercaya memberikan hadiah dari kereta luncur di Skandinavia, tempat Natal dirayakan secara luas.

Legenda Inggris mengatakan Bapa Natal mengunjungi setiap rumah pada Malam Natal untuk mengisi stoking anak-anak dengan hadiah liburan; sementara bagi anak-anak di Prancis sepatu mereka diisi dengan hadiah kecil dari Père Noël. (Bapa Natal). Orang Italia percaya pada penyihir baik hati bernama La Befana yang melakukan perjalanan pada malam pencerahan, menuruni cerobong asap dengan sapu, dan memberikan batu bara untuk anak-anak nakal dan hadiah untuk anak-anak yang baik.

Mainan dikirim kepada anak-anak di AS oleh Santa Claus yang terbang dari atap ke atap pada Malam Natal. Kereta luncur ajaibnya ditarik oleh rusa kutubnya: Dasher, Dancer, Prancer, Vixen, Comet, Cupid, Donner, Blitzen dan Rudolph. Secara tradisional, stoking kosong “digantung di dekat cerobong asap dengan hati-hati, dengan harapan St Nicholas akan datang disana”.

Santa dan Nyonya Claus tinggal di Kutub Utara, dan anak-anak mengirim surat kepada Santa dan melacak perjalanannya ke seluruh dunia pada Malam Natal. Anak-anak sering meninggalkan kue dan susu untuk Santa dan wortel untuk rusa. Santa Claus menyimpan daftar siapa yang “nakal dan baik”, dan orang tua mengingatkan anak-anak mereka tentang daftar ini untuk memastikan mereka berperilaku yang baik.(visiontimes)

Lebih banyak kisah Budaya, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI