Sebagian besar masyarakat modern di seluruh dunia menilai manusia melalui pengaruh yang dimilikinya atas lingkungannya. Sukses ditentukan oleh indikator ini, yaitu seberapa mampu anda mengendalikan masyarakat. Ini adalah apa yang sebagian besar pemerintah lakukan kepada warga dan perusahaan kepada karyawan mereka. Adalah bahwa hampir mustahil untuk mengontrol dunia dengan mencoba mengontrol haluan alam.
Kita dapat menjalani hidup secara lebih sempurna dengan mempelajari seni pelepasan. Anda dapat mendominasi dunia melalui pemahaman yang mendalam tentang bagaimana dunia bekerja daripada menerapkan pemaksaan dan mencoba mengendalikan segala sesuatu di sekitar anda. Kitab Tao yang utama, yang ditulis oleh Lao Tzu, memberikan pengetahuan ini, dan ajaran ini relevan bahkan hingga hari ini. Sebagai contoh, kita dapat menjadikannya sebagai pedoman untuk mengatur suatu negara. Ini memperdalam konsep mengatur tanpa aturan.
Dalam skenario di mana sistem dipakai untuk mengendalikan dan mengontrol setiap aspek kehidupan manusia agar sesuai dengan peraturan, dengan berjalannya waktu ditemukan banyak hal telah menjadi buruk. Ketika sistem sudah mulai menyentuh privasi dan mengekang kebebasan manusia, pada saat itu rakyat akan mulai berubah menjadi pembangkang. Sebaliknya, sistem yang menggunakan pendekatan yang lebih persuasif dan santai dengan tetap memperhatikan integritas individu akan berhasil mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.
Melalui “wu wei,” atau “non-action,” Lao Tzu berbicara tentang pentingnya tidak bertindak dalam segala situasi untuk mendapatkan kendali, melainkan mengalir mengikuti situasi tersebut. Jelas sekali, umat manusia telah berkembang sejauh ini dengan menerapkan kekuatan sistem pada lingkungannya. Seharusnya tidak ada salahnya mencoba menerapkan kekuatan kharisma diri sendiri untuk mengubah lingkungan kita menjadi lebih baik. Namun, penting untuk dipahami bahwa segalanya ada batasnya dan jika terjadi di luar batas, sistem akan menghancurkan semua yang coba dilindungi dan lestarikannya.
Pohon adalah contohnya. Anda dapat memilih tempat yang bagus untuk menabur benih, menyiraminya, memberi makan dengan pupuk kandang, dan menyediakan akses ke sinar matahari, tetapi di luar itu, anda tidak memiliki kendali atas cara pohon itu bertumbuh.
Merangkul Perubahan
Tao memberitahu kita tentang cara menjalani hidup, yaitu berjalan melalui pergerakan antara dua konsep yang berlawanan, seperti terang dan gelap, tinggi dan rendah, yin dan yang. Perubahan tidak bisa dihindari. Anda hanya bisa sukses dengan belajar beradaptasi dengannya. Hidup adalah tentang menjadi lembut dan menyesuaikan sementara kematian adalah tentang menjadi kaku dan kering.
Anda harus belajar mengikuti arus dari aliran kehidupan yang alami dengan sesekali berpegangan pada batu atau cabang untuk mengontrol posisi anda, untuk melakukan introspeksi diri mencari ke dalam. Banyak sekali orang yang menyia-nyiakan waktunya untuk terus berjuang melawan arus kehidupan. Dari pada terus menerus mencoba mengatasi kelemahan anda untuk mempertahankan posisi anda dengan kaku, lebih baik memakai kelebihan anda mengikuti arus kehidupan yang terus berubah untuk melakukan penyesuaian posisi.
Aspek lain dari perubahan yang perlu dipahami adalah bahwa konsep yang baik adalah relatif. Satu konsep yang baik dalam satu situasi belum tentu baik dalam situasi yang berbeda. Penting untuk belajar meninggalkan apa yang tidak berguna dan beralih ke yang berguna.
Kunci Kebahagiaan
Kita akan menjadi paling bahagia saat kita melakukan yang terbaik tanpa memikirkan imbalan atau hasil yang mungkin diperoleh. Penting untuk memahami keseimbangan antara berada di atas dan di bawah. Kehidupan yang tidak berlebihan adalah kunci kebahagiaan dan pelepasan adalah jalan menuju tujuan itu. (visiontimes/ron/ch)
Lebih banyak kisah Budaya, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.
VIDEO REKOMENDASI
