Budaya

Pencerahan tentang Karakter dan Kehidupan dari Yunani dan Lao Tzu

Filsuf masa lalu
Filsuf masa lalu. (solut_rai/ Pixabay

Orang-orang sering memiliki pendapat keliru bahwa kecerdasan adalah sesuatu yang modern dan bahwa orang-orang zaman dahulu tidak searif kita sekarang. Jika anda memiliki pendapat seperti itu, kata-kata bijak berikut dari para pemikir Yunani kuno dan filsuf Tiongkok Lao Tzu dapat mengubah pendapat Anda.

Kutipan Yunani

Heraclitus (535 SM hingga 475 SM): Dianggap sebagai filsuf Yunani terpenting pada masa sebelum Socrates. Kutipan-kutipannya yang terkenal ialah:

  • Karakter yang baik tidak terbentuk dalam seminggu atau sebulan. Itu terbentuk sedikit demi sedikit, hari demi hari. Diperlukan upaya berlanjut dan kesabaran.
  • Hari demi hari, apa yang anda pilih, apa yang anda pikirkan, dan apa yang anda lakukan adalah membentuk siapa anda.
  • Segala sesuatu mengalir dan terjadi tidak ada yang diam; semuanya memberi jalan dan tidak ada yang tetap atau berlangsung selamanya.
  • Hasil besar membutuhkan ambisi besar.

Pericles (495 SM hingga 429 SM): Selama Zaman Keemasan Athena, ia adalah negarawan paling berpengaruh. Di bawah kepemimpinannya inilah kuil Parthenon yang terkenal dibangun. Kutipan-kutipannya yang terkenal ialah:

Apa yang anda tinggalkan bukanlah apa yang diukir di monumen batu, tetapi apa yang mempengaruhi kehidupan orang lain.

Socrates (469 SM hingga 399 SM): Dianggap sebagai salah satu pendiri logika dan filsafat Barat. Kutipan-kutipannya yang terkenal ialah:

  • Kehidupan yang tidak teruji tidak layak hidup.
  • Rahasia kebahagiaan, tidak ditemukan dalam mencari lebih banyak, tetapi dalam mengembangkan kemampuan untuk menikmati lebih sedikit.
  • Gunakan waktu anda untuk memperbaiki diri dengan tulisan orang lain, sehingga anda akan dengan mudah mendapatkan apa yang telah diusahakan dengan susah payah oleh orang lain.
  • Kita tidak bisa hidup lebih baik bila tidak mengusahakannya.
  • Satu-satunya kebijaksanaan sejati adalah mengetahui bahwa anda tidak tahu apa-apa.
  • Kebohongan, dusta dan Hoax tidak hanya jahat, tetapi mereka menginfeksi jiwa dengan kejahatan.
  • Bukan bagaimana hidup yang penting, tetapi hidup dengan benar lebih penting.
  • Manusia biasa hidup hanya untuk makan dan minum; Manusia yang bermanfaat makan dan minum hanya untuk hidup.

Plato (428 SM hingga 348 SM): Dia adalah seorang murid Socrates dan menjadi mentor para filsuf besar Yunani lainnya. Plato mendirikan Akademi Athena, lembaga pendidikan tinggi pertama di dunia Barat. Tidak seperti orang-orang sezaman lainnya, hampir semua karya Plato tetap utuh.

  • Saya tidak pernah melakukan sesuatu yang layak dilakukan secara tidak sengaja, juga penemuan saya tidak terjadi secara kebetulan; semua diperoleh dengan bekerja.
  • Kita dapat dengan mudah memaafkan seorang anak yang takut akan kegelapan; Tragedi kehidupan yang sebenarnya adalah ketika manusia takut akan pencerahan.

Aristoteles (384 SM hingga 322 SM): Dia adalah seorang murid akademi Plato dan tinggal di sana sampai gurunya meninggal. Aristoteles menjadi tutor Alexander Agung. Dia memengaruhi pemikiran Kristen dan Islam di abad pertengahan. Sarjana Muslim Abad Pertengahan sering menyebutnya sebagai “Guru Pertama”. Teolog Kristen terkenal Thomas Aquinas memanggilnya “The Philosopher”.

  • Manusia menanggung masalah hidup dengan kebijaksanaan, membuat yang terbaik dari keadaan yang ada.
  • Anda tidak akan pernah melakukan apa pun di dunia ini tanpa keberanian. Ini adalah kualitas pikiran terbaik setelah kehormatan.
  • Selama saat-saat tergelap kita, kita harus fokus untuk melihat harapan.
  • Akar pendidikan itu pahit, tetapi buahnya manis.
  • Sikap dan Perilaku muncul sebagai akibat dari kebiasaan. Kita menjadi orang yang adil dengan selalu melakukan tindakan adil, berkepala dingin dengan melakukan tindakan yang terukur, dan menjadi berani dengan melakukan tindakan yang berani.

Kutipan Lao Tzu

Lao Tzu hidup antara abad ke 6 dan 4 SM. Ia mendirikan sekolah filosofis Taoisme dan sering dianggap sebagai dewa oleh orang-orang Tionghoa. Menurut tradisi Tao, Lao Tzu dikandung oleh ibunya ketika sang ibu melihat bintang jatuh. Ia terkenal karena menulis buku Tao Te Ching.

  • Puaslah dengan apa yang anda miliki, bersukacitalah dengan apa adanya. Ketika anda menyadari tidak ada yang kurang, seluruh dunia adalah milik anda.
  • Perhatikan pikiran anda, itu akan menjadi kata-kata anda. Perhatikan kata-kata anda, itu akan menjadi tindakan anda. Perhatikan tindakan anda, itu akan menjadi kebiasaan anda. Perhatikan kebiasaan anda, itu akan menjadi karakter anda. Awasi karakter anda, itu akan menjadi takdir anda.
  • Di pusat keberadaan anda, anda punya jawabannya; anda tahu siapa anda dan anda tahu apa yang anda inginkan
  • Jika anda menyadari bahwa semua hal berubah, tidak ada yang akan anda coba pertahankan. Jika anda tidak takut mati, tidak ada yang tidak dapat anda raih.
  • Mewujudkan kejernihan pikiran, merangkul kesederhanaan hidup, mengurangi keegoisan diri, memiliki sedikit keinginan hati.
  • Hidup adalah serangkaian perubahan alami dan spontan. Jangan melawannya; itu hanya menciptakan kesedihan. Biarkan kenyataan menjadi kenyataan.
  • Diamlah seperti gunung, dan mengalirlah seperti sungai yang besar. Gunakan pencerahan yang ada di dalam diri anda untuk kembali ke kejernihan penglihatan alami anda.
  • Pengetahuan adalah harta, tetapi praktik adalah kunci untuk itu.
  • Dalam menangani urusan, banyak orang gagal ketika mereka hampir saja berhasil. Jika seseorang tetap berhati-hati di akhir seperti di awal, tidak akan ada kegagalan.
  • Selalu memikirkan apa yang orang lain pikirkan tentang Anda, maka Anda akan selalu menjadi tawanan mereka.
  • Seorang pria dengan keberanian fisik berani mati; seorang pria dengan keberanian batin berani hidup.
  • Jika Anda tidak mengubah arah, anda mungkin berakhir di tempat yang anda tuju.
  • Jika anda mengalami depresi, anda hidup di masa lalu. Jika anda cemas, anda hidup di masa depan. Jika anda merasa damai, anda hidup di masa sekarang.
  • Jika anda mau memperoleh, anda harus memberi terlebih dahulu. Inilah awal dari kecerdasan. (https://www.visiontimes.com//bud/ch)

Lebih banyak artikel Budaya, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI

slot gacor