Site icon NTD Indonesia

Pencerahan tentang Karakter dan Kehidupan dari Yunani dan Lao Tzu

Filsuf masa lalu

Filsuf masa lalu. (solut_rai/ Pixabay

Orang-orang sering memiliki pendapat keliru bahwa kecerdasan adalah sesuatu yang modern dan bahwa orang-orang zaman dahulu tidak searif kita sekarang. Jika anda memiliki pendapat seperti itu, kata-kata bijak berikut dari para pemikir Yunani kuno dan filsuf Tiongkok Lao Tzu dapat mengubah pendapat Anda.

Kutipan Yunani

Heraclitus (535 SM hingga 475 SM): Dianggap sebagai filsuf Yunani terpenting pada masa sebelum Socrates. Kutipan-kutipannya yang terkenal ialah:

Pericles (495 SM hingga 429 SM): Selama Zaman Keemasan Athena, ia adalah negarawan paling berpengaruh. Di bawah kepemimpinannya inilah kuil Parthenon yang terkenal dibangun. Kutipan-kutipannya yang terkenal ialah:

Apa yang anda tinggalkan bukanlah apa yang diukir di monumen batu, tetapi apa yang mempengaruhi kehidupan orang lain.

Socrates (469 SM hingga 399 SM): Dianggap sebagai salah satu pendiri logika dan filsafat Barat. Kutipan-kutipannya yang terkenal ialah:

Plato (428 SM hingga 348 SM): Dia adalah seorang murid Socrates dan menjadi mentor para filsuf besar Yunani lainnya. Plato mendirikan Akademi Athena, lembaga pendidikan tinggi pertama di dunia Barat. Tidak seperti orang-orang sezaman lainnya, hampir semua karya Plato tetap utuh.

Aristoteles (384 SM hingga 322 SM): Dia adalah seorang murid akademi Plato dan tinggal di sana sampai gurunya meninggal. Aristoteles menjadi tutor Alexander Agung. Dia memengaruhi pemikiran Kristen dan Islam di abad pertengahan. Sarjana Muslim Abad Pertengahan sering menyebutnya sebagai “Guru Pertama”. Teolog Kristen terkenal Thomas Aquinas memanggilnya “The Philosopher”.

Kutipan Lao Tzu

Lao Tzu hidup antara abad ke 6 dan 4 SM. Ia mendirikan sekolah filosofis Taoisme dan sering dianggap sebagai dewa oleh orang-orang Tionghoa. Menurut tradisi Tao, Lao Tzu dikandung oleh ibunya ketika sang ibu melihat bintang jatuh. Ia terkenal karena menulis buku Tao Te Ching.

Lebih banyak artikel Budaya, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI