Budi Pekerti

10 Tips Membesarkan Anak dengan Baik

Ibu menasehati anaknya @Canva Pro
Ibu menasehati anaknya @Canva Pro

Pendidikan paling awal yang Anda terima dalam hidup berasal dari keluarga, terutama dari ibu, masukan seorang Ibu dalam membesarkan anak dengan baik sangat penting. 

Untuk mempelajari pengaruh seorang ibu pada anak-anaknya, seorang psikolog Amerika memilih 50 orang yang memperoleh kesuksesan signifikan dalam karir pilihan mereka dan 50 orang yang memiliki catatan kriminal. 

Psikolog menulis surat kepada mereka masing-masing dan meminta mereka menceritakan bagaimana ibu mereka telah memengaruhi hidup mereka. Dua orang membalas dan menyebutkan hal yang sama — ibu mereka memberi mereka apel ketika mereka masih kecil.

Satu orang memiliki masa lalu kriminal. Dia menulis: “Ibu bertanya kepada adik laki-laki saya dan saya: ‘Apel apa yang kamu inginkan?’ Kakak laki-laki saya berbicara lebih dulu dan mengatakan kepadanya: ‘Saya ingin yang terbesar dan paling merah.’ Ibu memelototinya dan menyuruhnya pergi dengan mengatakan: ‘Anak laki-laki yang baik harus belajar memberikan hal-hal yang baik kepada orang lain. Anda tidak bisa selalu memikirkan diri sendiri.”

Setelah saya mendengar apa yang dia katakan, saya mengubah jawaban saya dan mengatakan kepadanya: ‘Saya ingin yang terkecil. Berikan yang besar untuk kakakku.’ Ibu senang mendengarnya dan menciumku. Saya mendapatkan apa yang saya inginkan — apel terbesar dan paling merah — sebagai hadiah.

Saya belajar bahwa jika saya mengatakan sesuatu dengan cara yang benar, saya dapat memanipulasi orang lain dan selalu mendapatkan apa yang saya inginkan. Kemudian, saya mulai berkelahi dan mencuri. Saya akan melakukan apa saja untuk mendapatkan apa yang saya inginkan. Akhirnya, saya berakhir di penjara.”

Orang yang sukses juga menulis tentang mendapatkan apel. Dia menulis: “Saya dan saudara laki-laki saya memperebutkan apel terbesar, jadi Ibu berkata dia akan membagi halaman di depan rumah kami menjadi tiga bagian. Kami bertiga akan bersaing satu sama lain. 

Siapa pun yang menyiangi paling cepat dan melakukan pekerjaan terbaik akan mendapatkan apel terbesar. Saya memenangkan apel akhirnya. Saya berterima kasih kepada ibu saya. Dia mengajari saya kebenaran yang sederhana namun penting: Jika Anda menginginkan hadiah terbaik, Anda harus bekerja paling keras untuk menang.” 

Ibu orang sukses menyimpan apel terbaik sebagai hadiah untuk anak yang bekerja paling keras untuk menang. 

Contoh di atas menunjukkan bahwa masukan seorang ibu sangat penting dalam membesarkan anak-anak yang baik dan membentuk karakter mereka.

Berikut adalah 10 tips untuk membesarkan anak-anak yang baik  

1. Jangan terlalu fokus pada anak 

Terlalu banyak perhatian akan membuat anak menjadi egois dan menuntut. Akibatnya, mereka mungkin menjadi sombong dan narsis, atau memiliki sikap buruk terhadap orang lain. 

2. Jangan menyuap anak 

Jelaskan kepada anak-anak bahwa tanggung jawab dan hak datang bersamaan: Mereka harus memenuhi tanggung jawab mereka untuk menikmati hak-hak mereka. 

3. Jangan menjaga anak terlalu dekat

Alih-alih selalu menjaga anak-anak dekat dengan Anda, dorong mereka untuk hidup, belajar, dan bermain dengan anak-anak lain seusianya sehingga mereka dapat belajar bagaimana bergaul dengan orang lain. 

4. Jangan memaksa anak untuk melakukan hal-hal di luar kemampuannya 

Kepercayaan diri seorang anak berasal dari kesuksesan dalam hidup. Jika mereka dipaksa untuk melakukan sesuatu di luar kemampuan mereka, itu akan merusak kepercayaan diri mereka. 

5. Jangan terlalu ketat dengan anak-anak, atau bahkan memarahi atau memukul mereka 

Anak-anak yang menerima perlakuan tersebut akan menjadi tidak sehat secara psikologis dan mungkin tumbuh kurang percaya diri, mudah takut, dan menghindari menghadapi kesulitan. Atau dapat mengakibatkan perilaku seperti pemberontakan, kejam, berbohong, atau sering kabur dari rumah. 

6. Jangan menipu atau menakuti anak-anak 

Menipu atau menakut-nakuti anak akan menyebabkan mereka kehilangan kepercayaan kepada orang tua.

7. Jangan mengkritik atau menertawakan anak di depan umum

Orang tua yang melakukan hal ini akan menyebabkan anak-anak mereka menjadi kesal dan malu, merusak kepercayaan diri mereka. 

8. Jangan memuji kinerja anak secara berlebihan

Ketika anak-anak berkinerja baik, memberi mereka tingkat penghargaan yang sesuai sudah cukup. Pujian yang berlebihan akan membuat mereka terlalu menekankan ketenaran.

9. Jangan murung saat berhadapan dengan anak dan kendalikan emosimu 

Anak-anak dengan orang tua yang moody cenderung sensitif, curiga, emosi tidak stabil, pemalu, dan tertutup.

10. Biarkan anak berpikir sendiri  

Bantu anak-anak menganalisis lingkungan mereka dan ajari mereka bagaimana memecahkan masalah sendiri alih-alih bergantung pada Anda melakukannya untuk mereka. (nspirement)

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI