Kebanyakan orang tidak menyukai argumen; sehingga seringkali melakukan pengalihan untuk menghindari argumen; tetapi ada kalanya argumen diperlukan, dan, jika didekati dengan benar, bisa sangat produktif.
Argumen yang buruk dapat menyebabkan suasana di sekitar menjadi buruk, sementara argumen yang baik adalah kesempatan untuk pertumbuhan pribadi yang bahkan dapat membantu anda memperkuat hubungan.
Argumen bisa menjadi rumit dan menyakitkan. Karena mereka menantang keyakinan kita, mungkin sulit untuk mempertahankan pikiran terbuka; namun itu adalah bagian penting dari perdebatan yang baik. Ada banyak jebakan yang dapat menggagalkan argumen, tetapi menerapkan kebajikan universal dari kejujuran, kasih sayang, dan toleransi akan menguntungkan semua orang yang terlibat.
Mari kita lihat faktor-faktor kunci dalam sebuah argumen dan bagaimana anda dapat mengarahkannya ke arah yang benar.
Mengapa Kita Berdebat?
Manusia dengan latar belakang yang berbeda dan hidup dalam keadaan yang berbeda secara alami akan memiliki pandangan yang berbeda. Sifat sosial kita menentukan bahwa kita akan berinteraksi dan bertukar pandangan ini, yang kadang-kadang pasti akan menentang pandangan lawan bicara kita. Dalam kasus ini, jika salah satu pihak merasa paham tentang topik tersebut, dia mungkin memilih untuk menantang keyakinan pihak lain dengan serangkaian alasan (argumen) mengapa orang lain harus melihat sesuatu seperti yang dia lakukan.
Jika orang lain memilih untuk terlibat dalam pertukaran pendapat dan berusaha untuk meyakinkan pandangannya sendiri, maka terjadilah sebuah argumen / perdebatan. Hal ini akan memicu perdebatan sengit di mana tidak ada yang dicapai selain kekesalan. Ketika emosi yang kuat terlibat, orang menjadi tersinggung, merasa seperti sedang diserang, atau bahkan menjadi bermusuhan dan tidak rasional.
Sementara banyak orang berdebat dengan tujuan untuk “menang”, argumen tidak harus bersifat kompetitif. Anda mungkin ingin mengubah pikiran orang lain tentang sesuatu, tetapi membuat mereka merasa buruk adalah cara yang paling kecil kemungkinannya untuk berhasil. Argumen berhasil ketika anda mencapai kesepakatan, bukan ketika anda mendominasi dengan pandangan anda.
Idealnya, masing-masing pihak akan berargumentasi dengan pikiran terbuka, bersedia memberi dan menerima informasi baru. Tujuannya harus untuk sampai pada pemahaman yang lebih dekat tentang kebenaran, atau pendekatan terbaik untuk memecahkan masalah yang dihadapi.
Dalam mempromosikan pandangan anda sendiri, anda mengambil peran sebagai guru. Agar efektif, anda perlu memotivasi minat pada subjek anda, menyajikan posisi Anda dengan cara yang jelas dan rasional, dan menunjukkan betapa bermanfaatnya memahami hal-hal dengan cara ini.
Berdebat dengan baik adalah keterampilan berharga yang membutuhkan pertimbangan dan empati yang cermat. Hanya sedikit orang yang secara alami mahir dalam berdebat konstruktif, tetapi orang yang dapat memimpin akan mementingkan saling pengertian dan mencegah bentrokan emosional.
Kapan Argumen Diperlukan dan Berguna?
Sebelum anda terlibat dalam sebuah argumen, pertimbangkan apakah itu penting untuk diperdebatkan. Karena beberapa orang hanya suka mengangkat topik perdebatan dengan tujuan hiburan, sementara yang lain mungkin menganggap serius atau agresif, dan tidak mau menerima sudut pandang orang lain. Jenis perdebatan ini biasanya tidak produktif. Sebaliknya anda dapat mengangkat kepala anda tinggi-tinggi tanpa membungkuk untuk terlibat dalam perdebatan.
Di lain waktu, pertengkaran dapat menyebabkan lebih banyak kerugian daripada kebaikan. Jika masalah yang dipermasalahkan tidak terlalu penting; jika orang lain sangat sensitif tentang topik tersebut; atau jika anda sudah tahu bahwa orang tersebut tidak bergeming dengan pandangannya, mungkin lebih baik tidak terlibat.
Namun, berargumentasi tentang isu-isu penting, seperti yang memengaruhi anda dan keluarga anda, atau bagaimana mencapai hasil yang optimal, sangat penting untuk menjaga hubungan yang sehat dan bergerak maju. Ini juga bisa menjadi tantangan; walau dengan sedikit persiapan dan latihan, anda dapat memastikan semua argumen anda konstruktif dan produktif.
Bagaimana Menjaga Argumen Tetap Konstruktif
Untuk menjaga agar argumen tidak memburuk, anda perlu menyesuaikan diri dengan rekan diskusi anda. Meskipun anda mungkin tidak setuju dengan mereka, anda harus dapat menghargai posisi mereka. Melatih diri anda dalam beberapa elemen kunci empati dapat membuat perbedaan besar dalam semua argumen anda.
Berargumentasi dengan Belas Kasih
Ingatlah bahwa sama seperti anda mencapai keyakinan anda melalui interpretasi pendidikan dan pengalaman anda sendiri, rekan berdebat anda juga telah melalui proses yang sama untuk memperoleh keyakinan mereka sendiri sebagai yang valid.
Ketika kepercayaan secara bertahap berkembang sepanjang perjalanan hidup, dan biasanya diperkuat dengan konsep yang serupa yang mudah diterima, sampai menjadi cukup padat dan kuat, seperti balok es besar. Adalah tidak mungkin secara tiba-tiba menghancurkan es tersebut dengan paksa, satu-satunya cara untuk mengubahnya adalah dengan kehangatan.
Jika anda ingin mempengaruhi keyakinan orang lain, anda harus menunjukkan bahwa anda memahami dan menghormati mereka dengan mendengarkan argumen mereka. Lagi pula, anda hampir tidak dapat mengharapkan orang lain terbuka terhadap pandangan anda jika anda tertutup terhadap pandangan mereka. Biarkan beberapa alasan mereka lengkap sebelum menunjukkan apa yang tidak sesuai.
Mengantisipasi Respons Emosional
Adalah tidak nyaman jika diberitahu bahwa alasan anda salah. Pekalah terhadap sesama pendebat anda. Perhatikan tanda-tanda agitasi dan mundurlah sedikit jika mereka terlihat kesal. Beberapa argumen sebaiknya diambil langkah demi langkah, memungkinkan masing-masing pihak untuk memproses informasi dan emosi di antaranya.
Anda mungkin mengalami agitasi, frustrasi, atau kemarahan sendiri. Pastikan untuk tetap rasional dan jaga agar emosi ini tidak memengaruhi argumen anda. Ingatlah bahwa pertumbuhan pribadi membutuhkan langkah untuk keluar dari zona nyaman anda, dan mendorong melalui rasa sakit akan membantu anda mewujudkan tujuan anda.
Selalu siap
Jangan terlibat secara gegabah ke dalam sebuah argumen yang serius. Pahamilah dengan jelas tentang pandangan anda sendiri dan alasan yang kuat untuk berargumentasi, anda harus terbiasa dengan sudut pandang pihak lain sebelum membantahnya. Jika anda memiliki pemahaman yang baik tentang bagaimana mereka berpikir, anda akan dapat menilai bukti seperti apa yang mungkin bersedia mereka terima.
Anda juga perlu berhati-hati terhadap alasan yang tidak tepat, yang dapat muncul dengan sendirinya dalam banyak hal. Salah satu contoh adalah kekeliruan “manusia jerami”, di mana lawan dengan sengaja melakukan salah tafsir argumen untuk menghindari membahas argumen itu sendiri. Ini adalah bentuk manipulasi yang sering digunakan dalam politik.
Pendebat juga dapat memahami anekdot sebagai bukti, daripada mengutip data konkret. Sementara kasus tunggal seperti itu dapat membantu menggambarkan suatu hal, mereka jarang mewakili kebenaran universal. Kerjakan pekerjaan rumah anda dan kumpulkan statistik terdokumentasi atau bukti andal lainnya untuk mendukung argumen anda.
Alasan salah lainnya termasuk “ad hominem abusive”, yang menyerang karakter seseorang sebagai alasan untuk menolak pendapatnya sebagai tidak valid; dan “membuat pertanyaan”, yang menawarkan bukti yang mengasumsikan bahwa seseorang sudah setuju.
Setelah anda belajar mengenali alasan yang salah, anda dapat menjaga argumen tetap pada jalurnya dengan menghindari taktik seperti itu sendiri, dan menunjukkannya saat anda melihatnya. Pastikan untuk menjelaskan penilaian anda, jangan sampai menjadi argumen tentang berdebat.
Bermain Adil
Seorang pendebat yang mulia akan mempromosikan kepercayaan dan saling menghormati, menyiapkan panggung untuk penalaran rasional. Sementara pendebat yang cerdik mungkin berhasil, memenangkan argumen dengan manipulasi bukanlah kemenangan. Tidak hanya menguras kebajikan diri sendiri, itu juga dapat menyebabkan kerugian serius bagi orang lain.
Kita tidak perlu melihat terlalu jauh ke belakang dalam sejarah untuk demonstrasi para pemimpin politik yang memanipulasi massa dengan alasan yang salah. Partai Komunis China telah membuat seni itu, dengan banyak penganiayaan tak berdasar selama bertahun-tahun.
Ambil landasan moral yang tinggi saat berdebat, dan bertanggung jawab atas apa yang anda katakan. Jika anda menemukan dalam proses bahwa penalaran anda sendiri salah, bersukacitalah dalam penemuan yang telah membantu anda bergerak lebih dekat kepada kebenaran.
“Orang yang kalah dalam perselisihan filosofis, semakin banyak dia belajar”
-Epicurus (visiontimes)
Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini
Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations
VIDEO REKOMENDASI
