Site icon NTD Indonesia

Aturan 80/20 untuk Kecerdasan Emosional

Kecerdasan Emosional

Kecerdasan Emosional. (Canva Pro)

Ada pepatah yang mengatakan bahwa kecerdasan emosional yang sesungguhnya adalah membuat orang lain merasa nyaman dengan kehadiran Anda. Jadi, bagaimana kita dapat membuat interaksi yang menyenangkan bagi semua orang yang terlibat? Jawabannya terletak pada “aturan 80/20”. Dengan mengikuti tiga prinsip ini, Anda dapat membina hubungan interpersonal yang harmonis.

Mendengarkan dan Berbicara

Dale Carnegie, seorang pelopor dalam pendidikan hubungan interpersonal modern, pernah menghadiri sebuah acara makan malam yang penting di New York. Di sana, ia bertemu dengan seorang ahli botani terkenal di dunia. Sepanjang malam itu, Carnegie hampir tidak berbicara, tetapi mendengarkan ahli botani tersebut dengan saksama. Setelah acara tersebut, ahli botani tersebut memuji Carnegie sebagai pembicara yang inspiratif dan orang yang menarik meskipun Carnegie tidak banyak bicara.

Kunci dari komunikasi yang bermakna bukan pada obrolan yang tidak ada habisnya, tetapi pada mendengarkan dengan penuh perhatian. Untuk terhubung dengan orang lain, dengarkan lebih banyak dan kurangi bicara. Mendengarkan sering kali memiliki kekuatan yang lebih besar daripada berbicara. Hal ini menunjukkan kerendahan hati dan kebijaksanaan, membuat Anda lebih disukai dan membantu Anda menjalin persahabatan. Kita memiliki dua telinga dan satu mulut karena suatu alasan: untuk lebih banyak mendengar dan lebih sedikit bicara. Aturan 80/20 untuk mendengarkan dan berbicara adalah ciri khas kecerdasan emosional.

Persahabatan dan Kebaikan

Saat syuting film Infernal Affairs, Chapman To dan Andy Lau menjadi teman dekat. Setelah film yang disutradarai Chapman gagal, ia meminta bantuan Andy untuk membuat sekuelnya. Andy, yang khawatir akan mengalami kegagalan lagi, menolak.

Seperti kata pepatah: “Kelebihan akan menyebabkan kerugian; seseorang harus menjaga keseimbangan.” Hal ini berlaku untuk tindakan dan hubungan. Tanpa batasan, semakin dekat Anda, semakin besar kemungkinan perasaan Anda akan terluka. Pertahankan 80 persen kehangatan dalam pertemanan, sisakan 20 persen untuk batasan. Jarak yang sehat menunjukkan rasa hormat kepada orang lain dan menghargai diri sendiri.

Satu contoh lagi: penyanyi asal Shenzhen, Cong Fei, mendapatkan penghasilan yang tinggi, namun hidup dengan sederhana. Dia berpartisipasi dalam lebih dari 400 pertunjukan amal dan mendukung 183 siswa, menyumbangkan lebih dari 3 juta yuan. Dedikasinya untuk amal menunda perawatan medisnya, yang menyebabkan kematiannya pada usia 37 tahun.

Di ranjang kematiannya, seorang penerima manfaat menanyainya tentang pendanaan pendidikan anak mereka. Cong Fei meminta maaf, menjelaskan bahwa dia sedang menjalani perawatan dan tidak bisa mengirim uang. Penelepon itu bertanya kapan dia akan sembuh dan menghasilkan uang lagi. Kebaikan berubah menjadi kewajiban, dan tuntutan menggantikan rasa terima kasih.

Setiap hubungan memiliki batasnya sendiri; seseorang tidak bisa hanya memberi atau menerima. Bersikaplah baik, tetapi pertahankan prinsip dan batasan. Tanpa keduanya, Anda dapat memungkinkan terjadinya hal-hal negatif. Kecerdasan emosional mengharuskan Anda untuk menyeimbangkan 80 persen kebaikan dengan 20 persen perlindungan diri, peduli terhadap orang lain dan juga melindungi diri sendiri.

Kesimpulan

Dalam kehidupan, kita bertemu dengan banyak orang dan membentuk banyak hubungan. Ingatlah: Ketika berbicara, prioritaskan mendengarkan dengan tulus daripada banyak bicara. Dalam hubungan, jaga keseimbangan – beri dengan murah hati tetapi sisakan sedikit cinta untuk diri Anda sendiri. Bersikaplah ramah, tetapi junjung tinggi prinsip dan batasan Anda. Dengan mengikuti “aturan 80/20” dalam interaksi interpersonal, Anda dapat meningkatkan kecerdasan emosional dan menikmati hubungan yang memuaskan. (nspirement)

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini

Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations

VIDEO REKOMENDASI