Budi Pekerti

Belajar Dari Kegagalan untuk Keberuntungan

Kegagalan
Kegagalan. (Canva Pro)

Kegagalan adalah hal yang tidak dapat diterima oleh banyak orang di dunia yang sebagian besar merayakan pencapaian dan kesuksesan. Kebanyakan orang sangat takut gagal sehingga mereka kehilangan kesempatan besar karena mereka memutuskan untuk tidak mencoba.

Ketakutan akan kegagalan dapat melumpuhkan, dan hal ini termanifestasi dalam perilaku menyabotase diri sendiri seperti menunda-nunda dan kecemasan yang berlebihan, kepercayaan diri yang rendah, ketidakmampuan untuk mencoba hal-hal baru, dan perfeksionisme, di mana Anda hanya mencoba sesuatu yang Anda kuasai. Namun sebenarnya, Anda tidak bisa sukses dalam hidup tanpa gagal; jika Anda hidup tanpa kegagalan, Anda tidak hidup sama sekali. Singkatnya, kenyamanan dan pertumbuhan tidak bisa hidup berdampingan.

Mengapa penting untuk belajar dari kegagalan

Dengarkan orang sukses yang Anda kenal, dan Anda akan mengetahui bahwa mereka harus menemukan kembali diri mereka beberapa kali setelah mengalami kegagalan. Dunia menawarkan banyak kesempatan untuk berkembang; belajar dari kegagalan adalah hal yang penting untuk membuat diri kita lebih baik.

Kegagalan membawa Anda selangkah lebih dekat ke tujuan Anda. Sim Sitkin, seorang profesor di Duke University, telah menciptakan frasa “kegagalan yang cerdas”. Studi menunjukkan bahwa seperempat dari semua pengusaha gagal pada percobaan pertama mereka dalam bisnis sebelum akhirnya berhasil. Kesuksesan mereka di kemudian hari berasal dari kegagalan cerdas ini, yang memberikan mereka nilai, wawasan, dan pengetahuan.

Jadi sebelum Anda kembali melakukannya, selalu berhenti sejenak dan merenung. Tanyakan pada diri sendiri mengapa Anda gagal dan apa yang dapat Anda pelajari dari kegagalan Anda. Tanpa refleksi, kekalahan Anda tidak akan ada artinya.

Apa yang Kita Pelajari dari Kegagalan

Bagaimana menjadi Rendah Hati

Manusia adalah makhluk yang egois dan sombong. Kesombongan kita dapat tumbuh dengan setiap keberhasilan dan memunculkan rasa superioritas, di antara sifat-sifat negatif lainnya. Kegagalan kecil di sana-sini mengingatkan kita bahwa kita bukannya tak terkalahkan dan mengajarkan kita untuk bersikap rendah hati saat menghadapi rintangan dan orang lain.

Kreativitas dan Fleksibilitas

Anda dapat menggeser tiang gawang Anda atau menemukan cara lain untuk mencetak gol ketika Anda gagal. Fleksibilitas sangat penting bagi orang-orang sukses karena tidak semua hal akan berjalan sesuai rencana. Kehidupan selalu terjadi, dan sponsor bisa saja menjatuhkan Anda, hukum setempat bisa berubah, atau saingan yang lebih besar bisa saja bergabung dengan industri Anda, dan masih banyak lagi kejutan lainnya.

Selain fleksibilitas, Anda membutuhkan kreativitas dan inovasi. Ini berarti menemukan cara untuk meningkatkan diri atau produk Anda seiring berjalannya waktu. Misalnya, jika Anda tidak mendapatkan promosi, Anda bisa mengurangi jam lembur anda dan mempelajari keterampilan baru yang membuat Anda lebih bernilai dan lebih mudah dipromosikan.

Ketahanan

Anda membangun ketahanan mental, fisik, dan psikologis begitu Anda belajar untuk tidak goyah ketika dihadapkan pada kegagalan. Ketakutan akan kegagalan dapat melumpuhkan dan merusak pertumbuhan Anda, tetapi ketabahan dapat membantu Anda mengatasi rintangan yang tidak pernah Anda duga sebelumnya. Kegagalan tidak akan mengejutkan Anda, tetapi lebih merupakan langkah yang terencana menuju kesuksesan.

Motivasi

Kebanyakan orang sukses diminta untuk melepaskan impian mereka setelah kegagalan pertama atau kedua. Sebagian besar hal yang mengubah dunia seperti komputer atau internet tidak akan ada di sini jika para penciptanya berhenti mencoba.

Cara Mengatasi Rasa Takut Gagal

Belajar dari Orang Lain

Ego kita rapuh; kebanyakan orang mungkin gagal belajar dari kegagalan mereka. Orang terus mencoba melakukan hal yang sama, bahkan dalam kegagalan yang terus-menerus. Jadi, para psikolog percaya bahwa kita dapat mengatasi kegagalan dengan lebih baik jika kita belajar dari kegagalan orang lain. Hal ini memberikan kita pandangan objektif pada masalah tanpa ego kita yang menghalangi.

Siapkan diri Anda untuk Kesempatan Kedua

Tentu saja, kita semua ingin mencakup semua hal dan membuat jalan kita menuju kesuksesan sesederhana mungkin. Namun, mengantisipasi kegagalan itu penting; bahkan jika hal itu membawa Anda kembali ke awal, Anda tahu bagaimana cara mendekati masalah di lain waktu. Kegagalan seharusnya menjadi langkah yang memungkinkan Anda untuk bangkit, membersihkan diri, merenung, dan mengatasi masalah dengan pendekatan baru dan semangat baru.

Memperdalam pengetahuan Anda tentang keahlian Anda

Kegagalan mungkin akan membawa Anda kembali ke titik awal, namun kegagalan juga merupakan kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang karier, industri, atau keahlian Anda. Apa yang membuat orang sukses dalam bidang pekerjaan Anda? Bagaimana Anda bisa menjadi lebih baik dari mereka?

Cobalah untuk Menginspirasi Orang Lain

Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang mencoba menasihati dan membantu orang lain akan lebih berhasil daripada mereka yang meminta nasihat. Jika dipikir-pikir, hal ini berhasil karena untuk menginspirasi atau memimpin orang lain, Anda harus menguasai keahlian Anda, tangguh, dan memiliki bakat untuk mengatasi masalah.

Selain itu, jangan takut untuk membagikan kisah kegagalan Anda. Penelitian menunjukkan bahwa Anda memiliki peluang lebih besar untuk sukses jika Anda membagikan kegagalan Anda karena Anda akan melihat segala sesuatunya secara objektif dan mendapatkan wawasan yang lebih baik.

Memeriksa apa yang salah dan berinovasi

Untuk bangkit kembali, kita harus merenung dan melihat apa yang salah, serta hal-hal positif dari kegagalan kita. Para ahli menyarankan agar Anda tidak mencoba lagi tanpa memberi jarak pada diri Anda. Refleksi membantu Anda mengetahui pendekatan terbaik untuk digunakan di lain waktu.

Tak Apa Merasa Kecewa

Jika Anda gagal, tidak apa-apa untuk merasa sedih dan kecewa. Kita biasanya lebih mengingat pengalaman buruk daripada pengalaman baik, dan kesedihan atau kekecewaan Anda saat ini dapat menjadi pengingat di masa depan, yang dapat membantu Anda meraih kesuksesan.

Meminta Bantuan

Terkadang, orang gagal karena mereka takut meminta bantuan. Kita tidak meminta bantuan karena gengsi, malu, atau takut terlihat bodoh. Namun, mintalah bantuan kapan pun dibutuhkan karena hal terburuk yang bisa Anda dapatkan adalah jawaban “tidak”. Di sisi lain, wawasan dari orang lain yang berada di jalur yang sama dapat menyelamatkan Anda dari banyak sakit kepala.

Intinya

Menerima kegagalan bukanlah tanda kelemahan, tetapi bukti kekuatan. Siapa pun bisa berhenti takut gagal dengan mengubah sikap mereka terhadap kegagalan dan melihatnya sebagai peluang untuk tumbuh, berinovasi, dan sukses.

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini

Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations

VIDEO REKOMENDASI