Ketika rasa takut menjadi pusat pemikiran Anda, mungkin terasa seperti hidup Anda berputar di sekitar satu pusat.
Sayangnya, kebanyakan dari kita lupa bahwa dalam keadaan emosi, ketakutan dapat mengubah hidup kita menjadi miskin kebahagiaan. Terkadang kecemasan bisa masuk dan tidak dikenali sampai anda benar-benar diatur olehnya.
Menurut Ruth Soukup, seorang blogger dan penulis Do it Scared, tujuh jenis ketakutan menghalangi Anda mencapai tujuan akhir, yang meliputi; ‘The Procrastinator’, ‘The Excuse Maker’, ‘The People Pleaser’, The Pessimist, ‘The Outcast’, ‘The Doubter, dan ‘The Rule Follower’.
Untuk mengatasi rasa takut Anda, akui itu dan susun rencana yang realistis dan handal untuk menaklukkannya.
Memilih Cinta daripada Rasa Takut
Ini berarti memilih apa yang membuat Anda bahagia daripada mempertimbangkan apa yang akan dipikirkan atau dikatakan orang tentang Anda. Memilih cinta atau ketakutan muncul dengan sendirinya di hampir setiap aspek kehidupan sehari-hari Anda.
Pada titik tertentu, Anda harus memilih satu hal dari yang lain; pekerjaan, hubungan, teman, sekolah, rumah sakit, makanan, atau bahkan rumah.
Terkadang Anda harus melakukan pengorbanan. Maya Angelou pernah berkata, “Jika Anda tidak menyukai sesuatu, ubahlah. Jika Anda tidak dapat mengubahnya, ubahlah sikap Anda.”
Kebiasaan kedua dalam buku Franklin Covey, The 7 Habits of Highly Effective People, mengadopsi pernyataan misi pribadi yang akan membimbing Anda menuju kesuksesan.
Ketika Anda bersemangat tentang sesuatu dan bertekad untuk mencapainya, pola pikir Anda adalah senjata terhebat dalam perjalanan Anda. Jadi, Anda perlu melatih pikiran Anda untuk membayangkan hasilnya.
Secara alami, otak manusia merespons situasi yang baik secara positif dibandingkan dengan saat-saat yang tidak terlalu baik. Jadi, menempatkan konsentrasi Anda pada sesuatu yang sangat Anda sukai akan secara alami mengarahkan otak Anda untuk mencapai hasil positif untuk proyek tertentu itu.
Berfokus pada Cinta
Ketakutan membuat Anda menjadi tahanan, selalu khawatir tentang hal-hal yang salah atau tidak berhasil. Ketakutan akan merayap di beberapa titik, membuat Anda meragukan keputusan Anda dan ingin menyerah. Namun, cinta adalah inspirasi yang Anda perlukan untuk membebaskan diri dari keraguan dan ketakutan.
Di sisi lain, itu juga pelindung. Itu adalah baju besi terbaik yang melindungi Anda dari kemarahan, kecemburuan, atau bahaya apa pun yang ditimbulkan oleh rasa takut.
Sementara rasa takut membatasi kemampuan imajinatif Anda pada apa yang dapat Anda capai, cinta membuat Anda maju. Ketika rasa takut berbisik “tidak, kamu tidak bisa”, cinta berteriak “Ya, kamu bisa!”
Kebijaksanaan Kuno
Sebagian besar kitab suci agama menjelaskan bahwa ketakutan adalah inti dari penderitaan. Misalnya, Alkitab, 1 Korintus 13:4-8 mengatakan: “Kasih itu sabar dan murah hati. Cinta menanggung semua hal, percaya, dan penuh pengharapan. Cinta tidak pernah berakhir.”
Sebuah bagian dari Al-Qur’an mengatakan, “Dan Kami pasti akan mengujimu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”
Umat Buddha juga memiliki mantra untuk mengubah rasa takut, kesepian, dan penderitaan. Mereka percaya praktik yang paling menantang namun bermanfaat adalah memilih cinta daripada rasa takut.
Tidak seperti doa yang ditujukan kepada dewa, mantra tidak diperlukan untuk siapa pun atau apa pun. Jika dilakukan dengan konsentrasi dan dengan tubuh dan pikiran sebagai satu, mantra bisa menjadi formula ajaib.
Memilih Cinta adalah Memilih Kebebasan
Leo Tolstoy pernah berkata: “Cinta hanyalah aktivitas saat ini.”
Berfokus pada saat ini adalah cara terbaik untuk mengatasi rasa takut. Anda menyukai apa yang Anda miliki dan kerjakan sekarang; bukan tentang masa depan atau masa lalu.
Saat “mencintai saat ini”, Anda melepaskan kecemasan masa depan dan kegagalan masa lalu. Selanjutnya, berikan kehadiran dan rasa aman kepada orang yang Anda cintai, dan terakhir, minta bantuan saat dibutuhkan.
Seperti yang ditulis oleh salah satu filsuf politik paling berpengaruh di abad ke-20, Hannah Arendt, “bebas dari rasa takut adalah apa yang dicari oleh cinta.”(nspirement)
Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini
Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations
VIDEO REKOMENDASI

