Li Ka Shing, seorang miliarder Hong Kong, memulai bisnisnya sebagai pengusaha kecil di usia 30 tahun. Di sebuah resepsi, ia bertemu dengan Chen Lang, salah satu dari 10 master feng shui paling terkenal di Hong Kong pada saat itu.
Chen membaca kekayaan Li dan sambil bercanda bertanya pada Li: “Berapa banyak kekayaan yang kamu inginkan untuk memuaskan dirimu?” Li menjawab: “Jika aku dapat memiliki $30 juta, aku akan sangat puas.”
Chen kemudian memberi tahu Li: “Dalam hidupmu, kekayaanmu akan terus bertambah dan tak akan pernah surut. Anda akan menjadi orang terkaya di Hong Kong!
Master feng shui meninggal pada 29 Januari 2007 di usia 78 di Rumah Sakit Yanghe, Hong Kong. Sebelum kematian Chen Lang, banyak taipan secara pribadi mengunjunginya ke rumah sakit. Orang-orang kaya dan berkuasa ini adalah semua orang yang telah dibantu Chen Lang. Kata-kata terakhir Chen Lang sebelum kematiannya:
Alasan mengapa aku membantu kalian semua adalah karena kalian semua dapat membantu banyak orang. Kenyataannya, semua orang kaya menuai berkah (kekayaan dan status) mereka bukan dari satu masa kehidupan, tetapi dari mengumpulkannya dalam banyak kali kehidupan dengan melakukan perbuatan baik, mengutamakan kebajikan, menunjukkan sikap tulus berbakti, dan menyelamatkan makhluk hidup.
Saat ini, banyak orang memilih jalan yang salah. Mereka menggunakan taktik curang dan menyalahgunakan kekuasaan dan pengetahuan teknis modern dalam upaya untuk mendapatkan uang. Mereka tidak tahu bahwa semuanya datang dari takdir. Mereka harus membangun kebajikan dan perbuatan baik mereka sendiri sebelum dapat menuai hasilnya; baru setelah itu saya bisa membantu.
Mengapa saya menderita sekarang (merujuk pada tiga operasi yang dia lakukan di Hong Kong) adalah karena saya membantu Anda semua untuk mengubah nasib Anda dan memungkinkan Anda semua untuk berhasil lebih awal sehingga Anda dapat membantu lebih banyak orang. Hal-hal yang telah saya lakukan semuanya bertentangan dengan kehendak langit, jadi saya harus menjalani hukuman. Semua hal terjadi karena suatu alasan.
Menjadi sukses itu sudah ditakdirkan, terlepas apakah Anda sudah menanam buah keberuntungan sendiri, yang merupakan kebaikan atau kebajikan Anda. Ada pepatah lama: “Harmoni menghasilkan kekayaan.” Anda harus memperlakukan orang dengan tulus dan santun untuk mendapat pahala. Mereka adalah orang-orang yang akan membantu Anda sebagai imbalan untuk menjadi sukses di masa depan. Jangan menjadi sombong ketika Anda kaya, karena ini akan menghilangkan berkah Anda. Dalam kitab kuno I-Ching, juga dinyatakan bahwa dalam urusan manusia diperlukan kerendahan hati.
Terlepas dari posisi Anda di masyarakat, kerendahan hati adalah atribut yang sangat kuat. Jika Anda berada dalam posisi atas tetapi tetap rendah hati, orang akan tertarik kepada Anda dan mendukung Anda. Kerendahan hati yang sejati adalah kebajikan yang bermanfaat bagi semua orang dan yang didambakan semua orang.
Dalam berbisnis, ambil jalan yang benar sesuai aturan dan etika. Bersabarlah karena hal-hal ini akan menanam berkat yang mendatangkan keberuntungan dan pahala. Nasib baik akan datang secara alami dan kesuksesan hanyalah masalah waktu. Ini juga bisa memberikan contoh yang baik bagi orang lain untuk dipelajari dan diikuti. Berkah tidak dapat dibeli dengan uang. Jangan mengambil jalan bengkok atau jika tidak, berkah akan hilang dengan cepat. Kehidupan kita sebenarnya memiliki triliunan berkah. Namun, jika Anda mengambil jalan bengkok, Anda dapat kehilangan puluhan miliar berkah … Anda masih mengira bahwa Anda akan berhasil, tidak tahu bahwa akan ada pembalasan karma. Sungguh tak layak dilakukan.
Dunia kini makin buruk. Untuk mencari posisi, status, dan manfaat, semua orang menggunakan taktik yang tak bermoral. Masalahnya terletak pada hilangnya agama yang murni, orang bijak, dan pendidikan. Di antara orang-orang tidak ada rasa malu, moralitas, atau etika. Jika Anda semua ingin memiliki kekayaan dan berkah selama beberapa generasi, penting untuk mendukung agama tetap murni. Setiap orang harus memiliki perilaku etis. Maka akan ada lebih sedikit bencana buatan manusia, dan bencana alam juga akan berkurang.
Pengaruh kalian sangat besar. Membangun sekolah yang baik, melatih guru yang baik, dan mengembangkan pendidikan yang baik. Ketika Tiongkok stabil, semua orang di seluruh dunia akan secara alami datang untuk belajar. Melakukan semua hal ini untuk menanam berkah di bumi adalah belas kasih terbesar. Siapa pun yang mendukung ini akan mendapat manfaat.” (visiontimes/eva)
Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini.
VIDEO REKOMENDASI
