Site icon NTD Indonesia

Kehidupan yang Tak Bisa Dikelola

©freepik

Adalah sangat penting untuk mengetahui bahwa “Kehidupan itu perlu dikelola” namun bersamaan itu kita juga perlu memahami bahwa “Ada Bagian dari Kehidupan itu yang tidak bisa dikelola”.

Setiap orang ingin mempunyai kehidupan yang bahagia, yang sukses. Dengan adanya harapan yang menjadi tujuan hidupnya ini, manusia lalu berusaha mengelola kehidupannya dengan sebaik mungkin. Pada sebagian besar orang yang mengerti bagaimana cara pengelolaannya yang benar dan baik, dan kemudian mengimplementasikannya dalam kehidupannya, maka umumnya mereka akan dapat sukses. Sebaliknya, orang yang tidak punya tujuan hidup dan tidak mengelola kehidupannya dengan baik, kemungkinan besar ia akan menemui kegagalan.

Dengan pengelolaan yang sepenuhnya, orang yang ingin kaya lalu bisa menjadi kaya; dengan pengelolaan yang sepenuhnya, orang yang berangan-angan jadi politikus lalu bisa menjadi politikus yang sukses; dengan pengelolaan yang sepenuhnya, orang yang berkeinginan jadi tokoh besar, akhirnya juga bisa menjadi tokoh ternama.

Namun sangat disayangkan bahwa dengan semakin lama kita berkecimpungan di dalam dunia ini, maka semakin kita menemukan kenyataan bahwa tidak semua kehidupan itu bisa dikelola.

Di dunia ini, berkah kebaikan lebih mempunyai peran yang lebih menentukan dari pada usaha keras. Seorang yang benar-benar kaya, itu karena ia memiliki berkah. Dan sebaliknya orang yang tidak memiliki berkah, bila ia hanya mengandalkan usaha keras dan pengelolaan untuk mengumpulkan kekayaan, maka acapkali setelah terkumpul, sejumlah kekayaan yang diperolehnya itu tidak akan dapat bertahan lama. Bagaikan air, ia akan mengalir ke luar lagi dengan cepat seiring dengan kebutuhan dan berbagai masalah mendesak yang ditemuinya (untuk pengobatan keluarga, tertimpa bencana, dan lain sebagainya). Juga ada kemungkinan dirinya sendiri mengalami gangguan kesehatan, sehingga tidak memiliki keberuntungan untuk dapat menikmati uang yang diperolehnya.

Di sekitar kita, kita juga sering melihat ada banyak orang kaya, ada yang bahkan tidak bermurah hati, juga ada yang tanpa memerlukan usaha keras seperti orang lain pada umumnya, tetapi uang (keberuntungan) yang didapatkan bagaikan arus air yang tak bisa dibendung.

Di dunia ini juga banyak orang yang mengejar ketenaran dan kekuasaan. Mereka telah berusaha sekuat tenaga hingga habis-habisan, mencurahkan segenap jiwa raganya sampai nafas terakhir, tetapi tidak bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan. Pada akhirnya mereka hanya bisa menyadari bahwa ternyata “Politik itu kotor”.

Dari banyaknya kenyataan yang kita temui, kita tidak bisa tidak mengakui bahwa terdapat bagian dari kehidupan yang tidak bisa dikelola atau masalah yang muncul tidak dapat dihindari. Masalah selalu ada, tidak ada hidup yang selalu lancar, kuncinya adalah bila ketemu masalah kita cari solusinya dengan kepala dingin. Dengan memiliki pengertian ini, boleh kita katakan bahwa seseorang telah melihat jelas hakekat kehidupan tentang kekayaan dan kemiskinan serta kegagalan dan kebehasilan seseorang.

Jika seseorang tidak jelas akan kenyataan bahwa ada bagian kehidupan yang tidak bisa dikelola, maka seumur hidupnya senantiasa berorientasi pada pengejaran nama, keuntungan, dan kekuasaan, maka hingga akhir hayatnya orang tersebut tidak akan mendapatkan saat-saat yang bahagia dan selamat.

Kita semua enggan untuk menjadi tua, masih ingin akan ketampanan, kecantikan dan kelincahan kita di masa muda. Akan tetapi tidak perduli Anda telah menghabiskan berapa banyak tenaga untuk menjaga keremajaan itu, namun kita akan mendapatkan bahwa kita mengalami penuaan.

Kita mendapatkan banyak orang yang kemarin masih segar bugar, duduk untuk minum bersama, namun kini telah jatuh sakit. Kita mengenal banyak teman yang pada tahun sebelumnya masih bersenda gurau dengan kita, tetapi mendengar kabar kepergiannya ke Sang Khalik.

Bagi orang yang sangat kita cintai dan kita sayangi, tidak perduli dulu atau sekarang, yang pasti pada akhirnya akan berpisah juga dengan kita di kemudian hari.

Bagi mereka yang saling berhutang, selamanya akan berbelit dan pasti bertemu lagi di tempat yang sama, tidak akan terlepas dan tidak akan bisa menghindar.

Kita pernah membuat banyak sekali perencanaan dalam hidup, membuat pedoman dalam kehidupan, tetapi acapkali pada saat-saat yang paling penting akan muncul momen-momen tidak terduga yang tidak bisa kita hindari.

Walaupun kita lagi berlibur di hari yang sangat cerah, di dalam lubuk hati juga bisa muncul kejengkelan lama dan kekuatiran baru yang teraduk menjadi satu. Bila kesengsaraan dan kegembiraan diletakkan di kedua sisi, dan kejengkelan diletakkan ditengah-tengah, maka selamanya tidak akan ada waktu santai.

Di dalam kehidupan ini terdapat banyak sekali situasi keadaan yang tidak bisa dikelola. Untunglah, tidak bisa dikelola bukan berarti tidak bisa diperhatikan, dan tidak bisa disadari. Jika seseorang bisa mengerti akan hal ini, boleh dikata bahwa kecerdasan orang tersebut telah terbuka secara mendasar. (The Epoch Times/lin)