Budi Pekerti

Keserakahan dapat Membuat Orang Berbuat Aneka Kejahatan

Keserakahan (Getty Images via Canva Pro)
Keserakahan (Getty Images via Canva Pro)

Keserakahan adalah emosi kuat yang dapat mendorong orang untuk melakukan segala macam kejahatan dalam mengejar kekayaan dan kekuasaan.

Itu adalah kekuatan destruktif yang dapat merusak bahkan individu yang paling bermaksud baik, menyebabkan mereka menempatkan kepentingan diri sendiri di atas kesejahteraan orang lain.

Apakah itu melalui berbohong kepada pembeli, menipu, korupsi, manipulasi, atau eksploitasi, keserakahan dapat membuat orang terlibat dalam perilaku yang tidak etis dan berbahaya untuk memuaskan keinginan mereka sendiri.

Seperti kata pepatah: “Uang adalah akar dari segala kejahatan.” Ketika orang membiarkan keserakahan menguasai dirinya, konsekuensinya dapat menghancurkan diri mereka sendiri dan orang-orang di sekitar mereka. Dibawah ini adalah kisah tentang keserakahan dua orang:

Dua pelancong serakah

Suatu kali, dua orang bermarga Zhang dan Wang bepergian bersama. Mereka menemukan batangan emas di jalan dan sangat gembira. Zhang berkata kepada Wang: “Saya percaya bahwa Dewa Kota setempatlah yang mengizinkan kami memiliki kekayaan ini. Jadi kami perlu mengungkapkan rasa terima kasih kami dengan memberikan beberapa persembahan.”

“Ide yang bagus! Mengapa Anda tidak pergi berbelanja makanan dan minuman persembahan dan saya akan menunggu Anda di depan kuil Dewa Kota, ”kata Wang.

Sementara mereka berdua tampak bahagia, mereka menyembunyikan motif tersembunyi di dalam hati mereka. Zhang berpikir: “Jika dua orang harus berbagi batangan emas, masing-masing hanya akan memiliki satu setengah. Berapa lama seseorang bisa hidup dengan itu?” Wang juga berpikir: “Saya lebih suka memiliki satu bongkah daripada membaginya menjadi dua bagian.”

Ketika keserakahan mereka muncul, mereka masing-masing mulai merencanakan cara untuk melenyapakn satu sama lain. Untuk menyimpan batang emas untuk dirinya sendiri, Zhang berencana untuk meracuni makanan dan minuman yang dibelinya dan menggunakannya untuk membunuh Wang, sementara Wang menyiapkan kapak untuk membunuh Zhang setelah mengamati bahwa tidak ada orang lain di kuil tersebut.

Kedua pria itu mengira mereka telah membuat rencana yang cerdas, dan pihak lain tidak akan pernah tahu.

Balasan setimpal untuk perbuatan jahat

Zhang datang ke kuil setelah membeli makanan dan minuman dari pasar. Ketika dia sedang menyiapkannya di piring, Wang tiba-tiba mengayunkan kapak ke kepalanya, membunuhnya.

Setelah Zhang meninggal, Wang sangat gembira. Saat dia hendak kabur dengan batangan emas, dia tiba-tiba merasa lapar, jadi dia memutuskan untuk menyantap makanan yang sudah dibeli Zhang. Setelah dia selesai makan dan minum, dia mulai merasa pusing. Segera, dia meninggal karena efek racun yang telah dibubuhi Zhang sebelumnya.

Karena keserakahan mereka, Zhang dan Wang ingin menyimpan emas itu untuk diri mereka sendiri. Hal ini membuat mereka berpikir untuk menyakiti orang lain, tetapi pada akhirnya, tanpa diduga mereka berdua merugikan diri mereka sendiri. Itu adalah pembalasan karma dan menunjukkan bahwa semua kejahatan muncul dari keserakahan.

Keserakahan adalah kekuatan korosif yang menyebabkan orang menempatkan kepentingan diri sendiri di atas orang lain. Meskipun wajar untuk ingin sukses dan memiliki keamanan finansial, penting untuk diingat bahwa ada batasan pada apa yang harus dilakukan seseorang dalam mengejar tujuan-tujuan ini.

Dengan menyadari kemampuan kita sendiri untuk keserakahan dan bekerja untuk mengembangkan kebajikan seperti kemurahan hati, empati, dan kebaikan, kita dapat membantu menangkal kekuatan destruktif dari emosi ini dan menciptakan dunia yang lebih adil dan penuh kasih. (nspirement)

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini

Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations

VIDEO REKOMENDASI