Budi Pekerti

Ketidaknyamanan Kami Hanya Berlangsung 3 Jam

perjalanan
perjalanan

Suatu hari, saya dan suami beruntung mendapatkan tiket bus di menit terakhir sehingga kami bisa pergi mengunjungi mertua di Taipei. Ketika naik bus, kami melihat seorang wanita menempati salah satu kursi kami.

Suami saya memberi isyarat agar saya duduk di sebelahnya, tetapi dia tidak meminta wanita itu untuk mengosongkan kursi. Saat melihat lebih dekat, saya perhatikan bahwa kaki kanannya dipasang penahan. Saya menyadari alasan mengapa suami saya tidak menyuruhnya untuk mengembalikan kursi kepadanya.

Dari Chiayi ke Taipei dia terus berdiri dan selama perjalanan itu, suami saya tidak memberi tahu si wanita bahwa dia menempati kursinya. Ketika akhirnya kami turun dari bus, saya merasa tidak enak dan mengatakan padanya: “Memberikan tempat duduk adalah perbuatan baik, tetapi jarak dari Chiayi ke Taipei jauh. Kamu bisa memintanya untuk mengembalikan kursi padamu supaya kamu bisa beristirahat sebentar. “Suami saya menjawab:” Wanita itu merasa tidak nyaman seumur hidupnya – ketidaknyamanan kita hanya berlangsung selama tiga jam.”

Ketika saya mendengar kalimat itu, saya tersentuh. Memiliki suami baik hati yang diam-diam membantu orang lain, membuat saya merasa dunia ini adalah tempat yang lebih ramah. (visiontimes/eva)

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI