Natal telah menjadi topik favorit penulis cerita dari seluruh dunia. Sementara beberapa cerita ditulis murni untuk hiburan, yang lain menyampaikan pesan moral yang mendalam. Berikut adalah empat dongeng populer tentang Natal yang populer:
‘Rudolph the Red-Nosed Reindeer’
Diciptakan oleh penulis Amerika Robert Lewis May, ceritanya tentang rusa termuda dari Santa Claus bernama Rudolph. Meskipun ia awalnya diejek karena hidung merahnya, Rudolph akhirnya membuktikan manfaatnya selama Malam Natal. Karena jarak pandang yang buruk, Santa kesulitan menemukan jalannya dan meminta Rudolph menggunakan hidung merahnya untuk membimbing kereta luncur agar tidak tersesat. Dia melakukan tugasnya dengan sangat baik dan berakhir dengan tepuk tangan atas pencapaiannya. Kisah ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1939 dan telah menjadi hit besar di AS, yang diterjemahkan ke dalam pertunjukan animasi. Pada 2017, layanan pos AS. mengeluarkan perangko yang menampilkan Rudolph.
‘A Christmas Carol’
Ditulis oleh penulis Inggris Charles Dickens, ini mungkin yang paling terkenal dari semua kisah seputar Natal. Kisah ini menceritakan tentang Ebezener Scrooge, seorang kakek yang kikir, yang dikunjungi oleh hantu mantan rekan bisnisnya, Jacob Marley. Scoorge hidup sendirian, sangat mencintai uang, menolak undangan perayaan natal dari keponakannya, Fred, enggan beramal kepada yang komunitas charity setempat yang akan membantu para orang miskin untuk makan, bahkan tidak mau memberikan libur akhir tahun pada pegawai tokonya yang bernama Bob Crachit, yang digajinya sangat rendah.
Malam Natal itu kakek ini dikunjungi hantu Marley, yang gentayangan di Bumi, di tubuhnya diikat rantai besi yang terhubung pada peti uang berat, tampak sangat merana. Marley mengatakan kepada Scrooge bahwa inilah akhir dari keserakahan dan keegoisannya selama ini di dunia, mengejar uang sampai harus membuat orang lain menderita, sehingga harus dihukum menanggung penderitaan seperti ini, tidak diperkenankan masuk ke Surga, dan memperingatkan Scrooge bahwa memiliki satu kesempatan untuk menghindari nasib yang sama: Dia akan dikunjungi oleh tiga roh Natal dan harus mendengarkan apa yang dikatakan roh itu atau setelah mati akan dikutuk untuk membawa rantai yang lebih berat daripada miliknya.
Kemudian datang roh pertama, roh Natal masa lalu, yang membawa Scrooge ke masa mudanya, ketika masih memiliki kekasih bernama Belle, namun hubungan mereka telah berakhir di malam natal karena Belle menyadari bahwa Scrooge lebih mencintai uang daripada dirinya. Kemudian ia dibawa ke masa berikutnya dan melihat Belle sudah membentuk keluarga yang bahagia di malam Natal. Scrooge menyesal mengapa dulu tidak mempertahankan Belle.
Lalu datang roh kedua, roh Natal saat ini, yang membawa Scrooge ke pasar dimana orang-orang berbelanja untuk membuat hidangan natal. Kemudian mereka beralih ke rumah Fred, keponakannya yang sedang mengadakan pesta natal yang hangat, yang dilewatkannya, yang kini disesali Scrooge, yang kini merasa sangat kesepian. Lalu beralih ke rumah pegawainya, Bob Cratchit, dimana ternyata ia memiliki seorang anak lelaki yang sakit keras bernama Tiny Tim. Scrooge terperangah dan sedih karena selama ini ia menggaji Cratchit sangat sedikit, bahkan tidak memberikan hari libur saat anak pegawainya terbaring sakit di rumah di malam Natal.
Roh ketiga, roh Natal masa depan, menunjukkan Scrooge hari natal di masa depan. Diperlihatkan momen dimana Scrooge sudah meninggal pada natal tahun depan. Tak ada yang menghadiri pemakamannya, bahkan keponakannya juga tidak tahu bahwa ia telah meninggal. Yang lebih menyakitkan adalah bahwa seluruh hartanya dicuri oleh tukang cuci yang sesekali dipanggilnya ke rumah untuk bekerja paruh waktu. Ketika Scrooge bertanya, siapakah yang bersedih atas kematiannya, roh itu menunjukkan kesedihan Bob (pegawainya), yang tidak bisa hadir saat majikannya dikuburkan, karena juga harus mengurus pemakaman anaknya, Tim. Berikutnya roh itu menunjukkan nisan Scrooge yang tak terurus bertahun-tahun berikutnya, diabaikan, akhirnya hancur lapuk dimakan usia. Scrooge menangis sedih sesegukan, dan berjanji untuk mengubah perilakunya.
Scrooge terbangun pada hari Natal keesokan harinya. Dia memberikan donasi kepada komunitas charity yang ditolaknya sehari sebelumnya, memesan ayam panggang besar untuk keluarga Bob Cratchit untuk makan malam natal, dan hadir di perayaan natal keluarga Fred. Hari berikutnya ia memanggil Cratchit dan menaikkan gajinya dan mengangkat Tiny Tim sebagai anak adopsinya, untuk selanjutnya biaya pengobatan dan pendidikannya akan ditanggungnya, yang membuat keluarga Cratchit sangat berterima kasih. Selain itu, kini Scrooge memperlakukan semua orang dengan baik hati.
Lewat kisah ini, Dickens berharap dengan mengilustrasikan bagaimana orang yang mementingkan diri sendiri dan tidak peka dapat diubah menjadi orang baik hati yang peduli pada sesama.
‘The Nutcracker and the Mouse King’
Sebuah novel terkenal yang ditulis oleh penulis Jerman ETA Hoffman: The Nutcracker and the Mouse King, ceritanya telah diadaptasi secara luas ke dalam berbagai bentuk seni seperti balet, teater dan film. Tokoh sentral dari kisah ini adalah seorang gadis bernama Marie. Pada malam Natal, ayah baptisnya memberikan hadiah natal berupa alat pemecah kacang yang berbentuk seperti manusia.
Saat jam berdentang tengah malam, pemecah kacang ini menjadi hidup, dan setelah mengalahkan Raja Tikus jahat dalam pertempuran, mengajak Marie ke kerajaan para mainan.
‘The Snow Child’
Ini adalah cerita rakyat Rusia yang disajikan dengan beberapa cara yang berbeda. Salah satu kisah paling populer adalah tentang pasangan yang sudah lama bermimpi ingin punya anak sendiri, namun tidak berhasil. Mereka menemukan seorang gadis kecil pucat di salju dan memutuskan untuk merawatnya. Tapi saat datang musim semi, dia meleleh. Dalam versi lain, pasangan itu membuat manusia salju yang berubah menjadi seorang anak. Gadis itu tumbuh dan menemukan kekasih, tetapi tidak dapat menjalin hubungan dengannya karena dia harus berada jauh dari panas. Snow Child sering digambarkan sebagai cucu dari Ded Moroz, yang pada dasarnya adalah Santa Claus dari Rusia. (visiontimes/bud/ch)
Lebih banyak kisah Budi Pekerti, silahkan klik di sini.
VIDEO REKOMENDASI

