Budi Pekerti

Melepaskan

Melepaskan (Valentin Antonucci @Pexels)
Melepaskan (Valentin Antonucci @Pexels)

Karya pendek abad ke 19 dari penulis Rusia Anton Chekhov: “Kematian seorang prajurit kecil”, ceritanya sebagai berikut: seorang prajurit kecil sedang menonton di sebuah bioskop, tanpa sengaja dia bersin, air liurnya muncrat dan jatuh pada badan seorang jenderal yang duduk di barisan dihadapannya.

Prajurit kecil ini bergegas meminta maaf kepada sang jenderal. Sang jenderal berkata, :”tidak masalah” tetapi prajuirt kecil ini sangat panik, hatinya sangat takut.

Ketika bioskop bubar, prajurit kecil ini pergi meminta maaf lagi kepada sang jenderal; Keesokkan harinya prajurit kecil ini datang ke rumah sang jenderal meminta maaf lagi. Pada hari ketiga dia datang lagi serta berulang kali menjelaskan  dia bukan sengaja melakukan kesalahan tersebut.

Saat ini sang jenderal karena merasa sangat terganggu karena gangguan permintaan maaf yang tiada hentinya akhirnya menjadi emosi dan berteriak dengan keras “Keluar” mendengar teriakan sang jenderal, prajurit kecil ini seluruh badannya menggigil ketakutan, akhirnya mati ketakutan.

Pada zaman dahulu di India adalah seorang umat Budha kedua tangannya membawa bunga untuk dipersembahkan kepada sang Budha. Sang Budha berkata kepadanya :”Lepaskan!” umat ini melepaskan bunga yang dipegang tangan kirinya. Sang Budha berkata lagi, “Lepaskan!”umat ini meletakkan bunga ditangan kanannya.

Tetapi tanpa diduga Sang Budha berkata lagi, “Lepaskan!”umat ini dengan terkejut berkata, “Kedua tangan saya sudah kosong, apalagi yang harus saya lepaskan?”

Sang Budha berkata kepadanya, “Saya bukan menyuruh engkau melepaskan bunga ditanganmu, saya menyuruh engkau melepaskan semua keterikatanmu. Maka engkau akan mencapai keadaan abadi.”

Sang Budha mendorong umatnya melepaskan semua keterikatan, karena tanpa keterikatan tersebut maka hidup seseorang tidak akan demikian melelahkan!

Sebenarnya, hal-hal yang kecil bukanlah hal yang demikian serius, orang lain bahkan tidak keberatan. Tetapi jika kita sendiri tidak bisa melepaskan keterikatan tersebut akan menjadi beban bagi kita sendiri.

Setelah kita melepaskannya kita akan menyadari awan gelap segera akan berlalu, langit akan menjadi terang kembali dan kita dapat hidup menikmati hidup ini.(epochtimes)

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI