Budi Pekerti

Mengapa Anda Harus Memprioritaskan Rasa Hormat Daripada Popularitas

Memberi hormat (Photo Images via Canva Pro)
Memberi hormat (Photo Images via Canva Pro)

Semua orang menyukai perhatian ekstra. Namun, haruskah anda mengorbankan kehormatan diri demi perhatian itu?

Tidak, tentu saja tidak. Untuk memahami preferensi anda, mari bandingkan rasa hormat vs popularitas secara umum.

Perbandingan antara Rasa Hormat dan Popularitas

Perbedaan antara popularitas dan rasa hormat adalah bahwa yang satu mementingkan penampilan luar, sedangkan yang lain mementingkan sifat-sifat unggul di dalam diri. Sayangnya, dalam masyarakat yang didominasi oleh media sosial, sangat mudah tertipu untuk berpikir bahwa orang dengan paling banyak ikon “like” yang menang.

Akan tetapi, apakah anda akan berbisnis dengan seseorang hanya karena mereka keren? Kemungkinan besar tidak. Anda lebih cenderung untuk berbisnis dengan seseorang yang anda kagumi, dan biasanya bermuara pada apa yang nenek moyang kita sebut sebagai “nilai yang layak”.

Menurut blog Carmen Honecker ‘The 10 Most Desirable Traits in Human Beings’, sifat atau kualitas yang paling kita hargai pada orang lain, dengan sedikit modifikasi, adalah:

  • Integritas adalah berpegang pada sistem etika berdasarkan kesopanan bersama.
  • Keberanian adalah kemampuan untuk melakukan apa yang benar bahkan ketika itu tidak nyaman atau menempatkan kita dalam situasi yang sulit.
  • Tetap tenang dan berpikir jenih dalam melewati situasi sulit.
  • Kecerdasan sosial adalah kemampuan untuk secara akurat mendeteksi emosi orang atau apa yang terjadi di bawah permukaan pada keadaan tertentu.
  • Kematangan emosi adalah penerimaan emosi seseorang dan kemampuan untuk mengungkapkannya secara dewasa dan bertanggung jawab.
  • Kebaikan dan kasih sayang berjalan beriringan, orang-orang ini mendukung anda.
  • Keyakinan diri adalah kurangnya harga diri, dan perasaan harga diri yang berlebihan itu bermasalah. Kita membutuhkan penilaian yang seimbang atas keterbatasan dan bakat kita serta kemampuan untuk mengenali kesalahan sebagai peluang untuk maju.
  • Disiplin adalah kemampuan untuk mematuhi tujuan anda dan bekerja keras untuk mencapai apa yang anda yakini.
  • Kedermawanan adalah memberikan waktu dan uang kita untuk memperbaiki dunia. Lagi pula, hidup adalah tentang manusia – bagaimana kita bisa duduk diam dan tidak melakukan apa-apa ketika kita memiliki kemampuan yang dibutuhkan orang lain ?
  • Kesadaran diri mengakui bahwa tidak ada orang yang sempurna dan memiliki kerendahan hati untuk mengutamakan orang lain, terlepas dari kesuksesan anda.

Mengapa Kita Memiliki Keinginan untuk Disukai?

Mengapa begitu sulit mengatasi keinginan untuk disukai?

Keinginan itu tertanam dalam diri kita semua. Itu dikodekan dalam DNA kita dan dikelola oleh otak reptil kita. Itu adalah reaksi alami. Itu semua tentang bertahan hidup pada masa itu. Anda tidak akan bertahan lama jika anda dikeluarkan dari kelompok anda. Keinginan utama anda untuk perlindungan dipenuhi dengan menjadi anggota kelompok. Untuk menjadi pemimpin yang efektif, anda harus mengatasi dorongan evolusioner anda.

Ini adalah dasar dari “hierarki keinginan” Abraham Maslow. Anda hanya akan dapat memenuhi kebutuhan tingkat tinggi anda jika kebutuhan fisiologis dan perasaan nyaman dan aman anda terpenuhi. Itu adalah alasan utama dibalik banyak hal yang anda lakukan. Bahkan untuk menyalahkan beberapa susunan sosial yang telah kita bangun dari waktu ke waktu.

Misalnya, beberapa perbedaan perilaku antara pria dan wanita dapat ditelusuri kembali ke realitas evolusioner ini; ini tidak berarti bahwa itu benar; itu hanya berasal dari masa lalu.

Singkatnya, keinginan untuk disukai adalah bagian yang melekat pada diri kita sebagai manusia yang membutuhkan kerja keras untuk mengendalikannya. Anda mungkin tidak akan pernah bisa menghilangkan keinginan akan penghargaan dan penerimaan yang positif, tetapi anda dapat mengelolanya dengan cara yang mengutamakan rasa hormat diatas popularitas.

Kesimpulan

Daftar di atas bermuara pada menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab dan baik, yang ideal, tetapi tidak selalu mudah. 

Jika anda menelusuri “cara menjadi sukses atau bahagia” secara online, anda akan melihatnya lagi. Tidak ada satu pun penyebutan menjadi tenang, kaya, atau melanggar aturan emas.

Jadi pertahankan standar tinggi anda dan prioritaskan kebahagiaan anda sebelum yang lain. (nspirement)

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini

Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations

VIDEO REKOMENDASI

slot gacor

situs slot gacor