Budi Pekerti

Mengejar Kehidupan

Berlari @Pixabay
Berlari @Pixabay

Orang selalu berpikir, kematian di depan kita atau dibelakang kita?

Ada orang pintar berpikir: “Ketika manusia sedang berjalan ke depan maka saatnya terjadi kematian, seperti kecelakaan pesawat terbang, kecelakaan mobil, menderita penyakit yang merenggut nyawa, Oleh sebab itu kematian pasti sedang mengejar dari belakang.”

Dia lalu mengambil kesimpulan, Jjika ingin menghindar dari pengejaran kematian, maka harus berlari lebih cepat. “ Oleh sebab itu dia mengerjakan segala kegiatan dengan lebih cepat tiga kali daripada dahulu.

Pada suatu hari ada seorang kakek berjenggot putih memanggilnya: ”Kenapa engkau tergesa-gesa, engkau sedang mengejar apa?”.

“Saya bukan mengejar, tetapi saya melarikan diri!”

“Melarikan diri dari siapa?”

“Melarikan diri dari kematian!”

“Bagaimana engkau tahu kematian mengejar dari belakang?”

Dia lalu menceritakan pandangannya sendiri.

Kakek berkata:”Engkau salah! Kematian bukan dari garis start mengejar, tetapi sedang menunggu di garis finish. Betapa cepatnya engkau berlari, akhirnya pasti akan sampai pada garis finish.”

“Bagaimana engkau bisa mengetahui hal tersebut?”

“Saya adalah dewa kematian!”

Orang pintar ini menjadi sangat kaget : “Kemunculan Anda hari ini, apakah saat ini merupakan hari kematian saya?”

Dewa kematian berkata, “Oh! Tidak usah takut, saat kematian Anda belum tiba, tetapi engkau berlari terlalu cepat, saudara saya “Kehidupan” tidak bisa mengejarmu. Jika Anda tidak dapat bekerja sama dengannya, apa bedanya dengan menghampiri kematian? Dia sengaja mengundang saya datang ke sini  memberitahukan hal ini kepadamu, engkau harus lebih perlahan!”

“Bagaimana saya dapat bekerja sama dengan “Kehidupan”?

Dewa kematian berkata, ”Pertama, engkau harus menenangkan hatimu, lalu memandang ke sekelilingmu, dengan hati, cinta dan kekuatan merasakan semua ini.”

Ketika dia memenangkan hatinya, kakek kematian berkata: ” Coba engkau berbalik melihat, saudara saya “kehidupan” sudah datang.” Ketika dia membalikkan badan, kakek telah menghilang, dia melihat ke sekelilingnya terlihat pemandangan yang sangat indah dan damai.(minghui school)

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI