Ada seorang nelayan yang setiap hari menangkap kepiting, untuk dijual ke pasar.
Setiap hari, dia selalu berhasil mendapatkan banyak kepiting.
PODCAST:
Untuk menangkap kepiting, dia hanya memerlukan sebatang kayu, dan cukup dengan satu alat itu saja, dia pun berhasil menangkap banyak kepiting.
Suatu hari, nelayan yang lain merasa heran dengan caranya menangkap banyak kepiting, jadi dia bertanya: “Hai kawan, saya melihat, kamu selalu berhasil menangkap kepiting hanya dengan menggunakan sebatang kayu, dan tanpa memerlukan peralatan lain apapun. Memangnya, bagaimana caranya kamu bisa menangkap kepiting hanya dengan menggunakan sebatang kayu?”
Si nelayan pertama menjawab: ”Oh, itu mudah saja, mari saya tunjukkan caranya kepadamu.”
Jadi hari itu, mereka berdua pergi ke sarang kepiting.
Setelah menemukan satu sarang kepiting, nelayan pertama menggunakan sebatang kayu, untuk mengetuk-ngetuk bagian atas cangkang kepiting.
Kepiting itupun langsung marah, dan segera mencapit batang kayu tersebut.
Kemudian, dengan mudah si nelayan mengangkat kepiting marah yang mencapit batang kayu yang dia pegang.
Nelayan pertama ini kemudian menjelaskan kepada nelayan kedua: “Lihat, mudah sekali bukan? Usik saja kepiting-kepiting itu hingga marah, dan kita akan langsung bisa menangkap mereka dengan mudah.”
Sama seperti dalam kehidupan kita, jika kita mudah terusik dan menjadi marah karena suatu hal, maka kita akan mudah dimanfaatkan oleh pihak lain, dan akan mudah jatuh ke situasi yang merugikan kita.
Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.
Dengarkan Podcast kami:
Anchor ☛ https://anchor.fm/ntd-kehidupan
Spotify ☛ https://open.spotify.com/show/4phapkNi7D1INq8emRB1Tu
