Site icon NTD Indonesia

PODCAST Dua Orang Pebisnis yang Memancing Ikan

Pemancing ikan

Pemancing ikan. @Unsplash

Dua Orang Pebisnis yang Memancing Ikan

Ada dua orang pebisnis yang tinggal berdekatan, mereka berdua telah menjadi teman dekat. Mereka biasa menghabiskan waktu bersama di akhir pekan.

PODCAST 

http://ntdindonesia.com/wp-content/uploads/2020/03/DUA%20ORANG%20PEBISNIS%20YANG%20MEMANCING%20IKAN.mp3

Karena mereka telah sibuk bekerja selama seminggu, mereka memutuskan untuk pergi ke sungai terdekat, dan menikmati hari mereka, dengan memancing ikan. 

Keduanya membawa peralatan memancing dan kotak es, lalu menuju ke sungai.

Mereka duduk berjauhan, dan mulai memancing. 

Pebisnis pertama mendapat ikan besar, hanya dalam beberapa menit saja, kemudian dia menyimpan ikan tersebut di kotak es-nya, dan memutuskan untuk memasaknya nanti di rumah.

Setelah beberapa jam, kotak es-nya sudah hampir penuh, dia lalu mendekati temannya, pebisnis kedua.

Dia terkejut melihat kotak es temannya, yang masih kosong.

Jadi dia bertanya: “Kawan, apa yang terjadi? Kamu tidak mendapatkan ikan satupun? Ini sungai besar, dan ada banyak ikan besar di sini, mengapa kamu tidak berhasil memancing satu ekorpun?”

Pebisnis kedua itu menjawab: “Emm, sebenarnya saya telah mendapat beberapa ekor ikan besar, namun kemudian saya ingat, bahwa saya hanya memiliki wajan penggorengan yang kecil.

Jadi setiap kali saya mendapatkan ikan yang besar, saya melepaskannya kembali ke sungai. Lihatlah, bahkan umpan yang saya bawa sudah hampir habis, hahh,,,saya memang kurang beruntung hari ini.”

Pebisnis pertama terkejut, lalu berkata: “Wajan penggorengan yang kamu miliki memang kecil, tapi bukankah kamu bisa memotong-motong ikanmu  menjadi bagian yang kecil dan kemudian memasaknya?”

Banyak orang adalah seperti pebisnis kedua, mendapat peluang dan kesempatan besar, namun karena meragukan kemampuan diri sendiri, seringkali peluang dan kesempatan besar tersebut, dibiarkan berlalu begitu saja.

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.