Budi Pekerti

PODCAST Hutang yang Akan Dibawa Mati

Ada seorang kakek tua yang akan berpergian keluar kota. Dia berencana pergi dengan menggunakan kereta. Jadi dia pergi ke sebuah stasiun kereta di kota.

PODCAST

Saat akan membeli tiket kereta di loket, ternyata petugas penjual tiket adalah kawan lamanya.

Mereka bercakap-cakap sebentar, kemudian kawannya menawarkan,
bahwa dia bisa naik kereta tanpa perlu membeli tiket.

Kakek ini bertanya: “Bagaimana kamu bisa membuat saya naik kereta tanpa membeli tiket? Ini perusahaan kereta milik negara, bukan?”

Teman lamanya menjawab: “Haaa,,,,tenang saja, saya karyawan lama di perusahaan ini, kebetulan, sebentar lagi jam kerja saya selesai, dan saya akan pergi naik kereta, kita bisa menaiki kereta yang sama, saya yang akan menjaminmu.”

Kakek itu bertanya lagi: “Tapi, kamu akan turun di stasiun mana? Bagaimana jika kita turun di stasiun yang berbeda?”

Temannya berkata: “Hah,,,tidak masalah, saya bisa mengatakan pada petugas nanti, bahwa kamu adalah teman saya, jadi teman saya yang akan menjaminmu.”

Kakek itu bertanya lagi:  “Tapi, temanmu nanti akan naik kereta sampai mana?”

“Hey,,kamu tidak perlu khawatir, bahkan jika kamu turun di stasiun paling akhir, masih ada yang akan menjaminmu. Memangnya kamu mau turun di stasiun mana?”

Kakek itu menjawab: “Perjalananku sangat panjang kawan, Perjalananku adalah sampai ke hadapan Tuhan. Saat ini ada yang menjamin hingga saya tidak perlu membayar, namun di akhir perjalanan hidup nanti, saya akan bertemu Tuhan.

Siapa yang akan menjamin saya? Ini adalah perusahaan milik pemerintah. Saya tidak membayar untuk menggunakan fasilitas milik negara,  artinya saya berhutang pada negara. Bukankah itu akan menjadi hutang yang tak terbayar sampai mati?”

Kawan lamanya mengerti, jadi kemudian dia meminta maaf, lalu menyiapkan tiket untuknya.

Sekecil apapun perbuatan buruk yang kita lakukan, tidak akan luput dari penglihatan Tuhan. Pada waktunya nanti, tidak akan ada orang lain yang bisa menjamin kita, selain diri kita sendiri.

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

slot gacor

situs slot gacor