Budi Pekerti

PODCAST Kekayaan Tanpa Nilai

Ada seorang kaya raya yang memiliki sebongkah besar emas, dia sangat menghargai bongkahan emas tersebut. Dan karena dia begitu menghargai bongkahan emasnya, maka dia tidak rela menggunakannya untuk apapun.

PODCAST

Dia mengubur bongkahan emas miliknya di bawah pohon di belakang rumahnya dan setiap hari, dia akan menggali tanah disana, mengambil bongkahan emas miliknya, memandangnya begitu lama, kemudian menguburnya lagi.

Hal ini telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Suatu hari, ada seorang pencuri yang kebetulan melihat apa yang dia lakukan, dan mencuri bongkahan emas milik si orang kaya tersebut.

Keesokan harinya, seperti biasa si orang kaya ini pergi ke halaman belakang rumahnya, dan mulai menggali untuk memandangi bongkahan emas miliknya.

Namun setelah beberapa waktu menggali, dia mulai menyadari bahwa bongkahan emas miliknya tidak ada di sana, ada orang yang telah mencurinya.

Sejak itu dia selalu menangis dan meratapi bongkahan emasnya yang hilang.

Suatu hari, sahabat dari si orang kaya ini datang, dan terkejut melihat sahabatnya sedang duduk menangis di bawah sebuah pohon, di halaman belakang rumahnya.

Jadi dia bertanya kepadanya:

 “Sahabatku, mengapa kamu menangis?”

“Saya sedang sedih,  harta saya yang paling berharga telah hilang dicuri orang.”

Sahabatnya kemudian bertanya lagi:

“Memangnya apa hartamu yang telah hilang?”

“Sebongkah emas yang sangat saya sayangi sejak lama, telah hilang.”

“Jadi sekarang, setelah bongkahan emas itu hilang, kehidupanmu menjadi sulit?”

“Tidak, saya masih memiliki harta yang lain, tetapi tidak ada yang seberharga bongkahan emas itu.”

“Memangnya kamu gunakan untuk apa bongkahan emas itu, sampai kamu masih terus sedih begini, sekalipun kamu masih memiliki harta yang lain?”

“Saya mengubur harta yang paling berharga itu, pada lubang di bawah pohon ini.” Kata si orang kaya sambil menunjuk ke sebuah lubang di bawah pohon. 

“Setiap hari, saya akan memandangi bongkahan emas itu berjam-jam, saya merasa sangat senang melihatnya, lalu kemudian saya menguburnya lagi. Saya sudah melakukannya bertahun-tahun.”

Si sahabat terkejut:

“Hah, jadi kamu hanya memandanginya saja selama bertahun-tahun? Dan tidak menggunakannya untuk apapun?”

“Iya, betul sekali sahabatku.”

“Apakah kamu berencana untuk menggunakannya suatu saat nanti?”

“Tidak, sampai kapanpun saya tidak akan menggunakannya, saya ingin terus memiliki bongkahan emas itu, dan saya akan terus menyimpannya.”

“Baiklah kalau begitu.”

Kata sang sahabat, lalu kemudian dia mengambil sebongkah batu di sana, dan menaruhnya ke dalam lubang di bawah pohon.

“Jika kamu tidak pernah menggunakannya, dan bahkan tidak pernah berencana untuk menggunakannya sama sekali, lalu apa bedanya bongkahan emas itu dengan batu ini?

Sudah, mulai sekarang, berhentilah bersedih dan anggap saja batu ini sama nilainya dengan bongkahan emas milikmu, toh kamu memang tidak akan pernah menggunakannya juga!”

Menabunglah, berhematlah dan jangan lupa untuk menggunakan apa yang kita miliki, untuk sesuatu yang tepat. Jika tidak, semua yang kita miliki itu, akan sama saja dengan sesuatu yang tidak berguna.

Segala yang ada di dunia ini tidak bisa dibawa mati, jadi manfaatkanlah hal yang kita miliki, untuk segala hal positif yang bisa kita lakukan, selagi kita masih memiliki kesempatan.

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

Dengarkan Podcast kami:

Anchor ☛ https://anchor.fm/ntd-kehidupan
Spotify ☛ https://open.spotify.com/show/4phapkNi7D1INq8emRB1Tu

slot gacor

situs slot gacor