Suatu hari, seorang cucu sedang bermain di rumah Neneknya. Neneknya itu sedang menulis surat dengan sebatang pensil. Cucunya itu jadi penasaran.
PODCAST
“Nek,,, Nenek tulis apa sih?”
Sang nenek berhenti menulis lalu memandang cucunya. Ia tersenyum.
“Tidak penting lah Nenek sedang menulis apa. Yang penting adalah pensil yang Nenek gunakan ini. Mudah-mudahan kamu nanti jadi seperti pensil ini kalau sudah besar nanti!”
Si cucu merasa heran mendengarnya. Ia mengamati pensil di tangan Neneknya itu.
“Emm,,, tapi pensil itu kelihatannya biasa saja Nek!”
“Hahaha Cu,,, itu tergantung bagaimana kamu memandangnya. Nenek beritahu ya, ada lima poin penting tentang pensil ini.
Pertama, kamu sanggup melakukan hal-hal yang besar, tetapi jangan pernah lupa ada tangan yang membimbing setiap langkahmu. Kita menyebutnya tangan Tuhan. Dia selalu membimbing kita sesuai dengan kehendak-Nya.
Kedua, sesekali Nenek mesti berhenti menulis dan meraut pensil ini. Pensil ini akan merasa sakit sedikit, tapi sesudahnya dia menjadi jauh lebih tajam. Begitu pula denganmu, kamu harus belajar menanggung beberapa penderitaan dan kesedihan, sebab penderitaan dan kesedihan akan menjadikanmu orang yang lebih baik.
Ketiga, pensil ini tidak keberatan kalau kita menggunakan penghapus untuk menghapus kesalahan – kesalahan yang kita buat. Ini berarti, tidak apa-apa kalau kita memperbaiki sesuatu yang pernah kita lakukan. Yang penting, kita tetap berada di jalan yang benar.
Keempat, yang paling penting pada sebatang pensil bukanlah bagian luarnya yang dari kayu, melainkan bahan grafit di dalamnya. Jadi, perhatikan selalu apa yang sedang berlangsung di dalam dirimu.
Dan yang Kelima, pensil ini selalu meninggalkan bekas. Begitu pula apapun yang kamu lakukan. Kamu harus tahu bahwa segala sesuatu yang kamu lakukan dalam hidupmu pasti meninggalkan bekas, maka berusahalah untuk menyadari hal tersebut dalam setiap tindakanmu.
Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.
Dengarkan Podcast kami:
Anchor ☛ https://anchor.fm/ntd-kehidupan
Spotify ☛ https://open.spotify.com/show/4phapkNi7D1INq8emRB1Tu


