Site icon NTD Indonesia

PODCAST: Kisah Semut dan Belalang

Semut dan belalang

Semut dan belalang. (Screenshot Storyblocks)

Kisah Inspiratif: Semut dan Belalang

Di sebuah hutan, ada seekor belalang yang sedang bersantai di bawah pohon yang rindang.

PODCAST

http://ntdindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/Kisah%20Semut%20dan%20Belalang.mp3

Sambil bersantai, ia memperhatikan kawanan semut dari kejauhan, yang tengah bekerja keras mengumpulkan bahan makanan.

Sesekali, Belalang itu menertawakan apa yang sedang dikerjakan kawanan semut tersebut. Ia mendekati mereka dan berkata:
“Hai semut, mengapa kalian mau bersusah payah mengumpulkan begitu banyak makanan? Bodoh sekali, hanya buang tenaga saja! Makanan disini kan sangat melimpah ruah. Ayo sini, mari kita bersama menikmati hidup ini dengan bersantai dan bersenang-senang saja.”

Sang semut pun berkata:
“Maaf belalang, kami tidak bisa memenuhi ajakanmu, sekarang ini waktunya untuk bergegas mengumpulkan cadangan makanan. Apakah kamu tidak tahu, musim dingin akan segera tiba, dan saat itu, kita tidak bisa keluar untuk mencari cadangan makanan. Jadi lebih baik mulai dari sekarang kita bergegas mempersiapkan diri, agar bisa bertahan hidup saat musim dingin tiba nanti.”

Namun, sang Belalang yang malas bekerja itu tidak peduli dengan apa yang dikatakan si semut, dia terus saja bersantai dan bermalas-malasan sepanjang hari.

Seminggu kemudian, musim dingin pun tiba di hutan tersebut.

Akibatnya seluruh tanaman di hutan tersebut yang sebelumnya menyediakan banyak bahan makanan, kini tertutup salju tebal.

Kini waktunya bagi kawanan semut untuk beristirahat dan bersenang- senang dalam tanah. Mereka menghabiskan waktu musim dingin sepanjang hari dengan cadangan makanan yang melimpah dari hasil kerja kerasnya.

Sementara si belalang hanya bisa bersedih dan menyesal akan sifat sombong dan malasnya, yang tidak mau mendengarkan nasehat dari kawanan semut tersebut.

Tak lama, si belalang pun menderita kelaparan dan mati kedinginan.

Selagi muda, tanamkan di hati semangat juang untuk bekerja keras. Janganlah suka memupuk sifat malas, karena itu hanya bisa mendatangkan kerugian dan penderitaan dalam hidup di kemudian hari.

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

Dengarkan Podcast kami:

Anchor ☛ https://anchor.fm/ntd-kehidupan
Spotify ☛ https://open.spotify.com/show/4phapkNi7D1INq8emRB1Tu