Budi Pekerti

PODCAST Membeli Waktu

Suatu hari, seorang Ayah pulang dari bekerja jam 9 malam. Seperti hari-hari sebelumnya, hari itu sangat melelahkan baginya. Sesampainya dirumah, ia mendapati putrinya menunggunya dengan wajah sedih.

“Loh, kok belum tidur Nak?”

“Aku menunggu Papa pulang, karena aku ingin bertanya berapa sih gaji Papa?”

PODCAST

“Lho, kok tumben kamu bertanya tentang gaji Papa segala? Apa kamu mau minta uang jajan lagi ya?”

“Ah, nggak Pa, aku pengen tahu aja…”

“Baiklah Nak..kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Papa bekerja sekitar sepuluh jam dan dibayar 400 ribu rupiah. Setiap bulan rata-rata dihitung dua puluh lima hari kerja. Jadi berapa Nak total gaji Papa satu bulan?

“Kalau satu hari Papa dibayar 400 ribu rupiah untuk sepuluh jam, berarti satu jamnya Papa digaji 40 ribu rupiah dong!”

“Kamu pinter, sekarang tidur ya…. sudah malam!”

Tapi sang anak menolak. Ia malah berkata:

“Emm…Pa, aku mau pinjam uang 10 ribu rupiah boleh nggak?”

Si Ayah mengerutkan kening mendengar permintaan aneh putrinya itu. Namun karena sudah kecapaian, ia pun tidak ingin berdebat, dan mengeluarkan lembaran sepuluh ribuan dari dompetnya.

“Ini, Nak, sepuluh ribu. Sekarang, sana pergi tidur!”

Putrinya menyambut uang itu dengan senang, lalu berlari ke kamar tidurnya. Namun, hanya semenit kemudian, ia berlari keluar lagi dan menyerahkan uang 40 ribu rupiah ke tangan Ayahnya.

“Ini Pa, 40 ribu ya. Aku beli waktu Papa besok satu jam, soalnya aku mau main sama Papa! Aku tunggu loh Pa, jam 8!

Ayahnya kaget bukan main mendengar hal ini. Ia menatap uang 40 ribu rupiah di tangannya dengan kebingungan.

“Kenapa Pa, kok diam aja? Nanti kalo aku sudah bisa nabung lagi, aku pasti bayar uang yang aku pinjam tadi kok! Uangku hanya ada 30 ribu, jadi kurang. Mama sering bilang, jangan ganggu Papa, karena waktu Papa sangat berharga bukan? Tapi aku juga kerja keras loh Pa menabung uang ini.”

Sang Ayah merasa sangat tersentuh dan ia pun memeluk putrinya erat-erat. Ia tak sanggup berkata-kata, dan hanya bisa mengembalikan uang di tangannya ke tangan putrinya.

“Simpan saja uangmu ini, Nak, Papalah yang berhutang waktu padamu! Besok Papa pasti pulang cepat ya untuk bermain denganmu!”

Sesibuk apapun Anda beraktifitas, ingatlah untuk meluangkan waktu yang cukup bagi keluarga Anda. Karena waktu yang telah hilang, tidak akan pernah bisa tergantikan kembali.

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

Saksikan video kami:

Youtube ☛ www.youtube.com/ntdkehidupan
Dailymotion ☛ www.dailymotion.com/ntdkehidupan
Facebook ☛ https://web.facebook.com/ntdkehidupan​
Terhubung dengan kami di Twitter ☛ twitter.com/indonesia_ntd
Youmaker ☛ https://www.youmaker.com/c/ntdkehidupan

Dengarkan Podcast kami:

Anchor ☛ https://anchor.fm/ntd-kehidupan
Spotify ☛ https://open.spotify.com/show/4phapkNi7D1INq8emRB1Tu

VIDEO REKOMENDASI

slot gacor

situs slot gacor