Di sebuah pantai, ada seorang nelayan sedang menangkap ikan. Setelah menangkap beberapa ekor saja, dia langsung berkemas.
PODCAST
Saat itu, hari masih siang namun dia sudah berkemas dan bersiap pulang. Seorang konsultan bisnis melihatnya, dan dia berkata:
“Hei nelayan, masih siang, mengapa kamu sudah berhenti menangkap ikan?”
Si nelayan menjawab:
“Oh, jumlah ikan yang saya tangkap ini, sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup saya.”
Sambil tertawa si konsultan berkata: “Tapi kenapa kamu tidak menghabiskan waktu lebih lama untuk menangkap ikan? Sejak pukul berapa kamu menangkap ikan, dan memangnya apa yang akan kamu lakukan setelah ini?”
“Saya mulai menangkap ikan sejak hari mulai siang, dan saya hanya menangkap ikan sebentar saja, sampai saya merasa cukup saja. Setelah itu saya akan pulang, melakukan segala hobi dan hal-hal yang saya suka, lalu kemudian saya tidur larut malam.”
Sambil tertawa si konsultan berkata:
“Wah, wah kamu beruntung bertemu saya hari ini, saya adalah konsultan bisnis handal, saya bisa membantumu menjadi pengusaha sukses.”
“Oh ya? Bagaimana caranya?”
“Dengarkan saya, mulai besok kamu harus menggunakan waktu lebih banyak untuk menangkap ikan, agar memperoleh lebih banyak ikan.”
“Lalu?”
“Lalu, kamu jual semua ikan itu, dan kamu akan mendapat lebih banyak uang.”
“Setelah saya mendapat lebih banyak uang, lalu apa?”
“Setelah itu, kamu bisa membeli perahu yang besar, dan bahkan bisa menangkap lebih banyak ikan lagi.”
“Setelah memiliki kapal yang besar, dan menangkap lebih banyak ikan, lalu apa?”
“Lalu kamu bisa mendapatkan lebih banyak uang, dan membeli lebih banyak lagi kapal lain, dan kamu akan menjadi kaya raya.”
“Setelah itu, lalu apa?”
“Nah, ini bagian terbaiknya, setelah itu, kamu bisa pensiun, melakukan segala hobi dan hal-hal yang kamu suka, lalu kemudian tidur larut malam, dengan bebas.”
“Lho? Bukankah itu yang saya lakukan setiap hari saat ini?”
Tidak ada yang salah dengan bekerja keras dan berupaya mengejar mimpi, namun jangan sampai karena kita terlalu sibuk mengejar hal tersebut, akhirnya malah lupa untuk menjalani kehidupan sendiri dengan bahagia.
Ada sebuah ungkapan dalam bahasa Inggris: “Yesterday is history, tomorrow is mystery, but today is a gift, that’s why it’s called present.”
Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.
Dengarkan Podcast kami:
Anchor ☛ https://anchor.fm/ntd-kehidupan
Spotify ☛ https://open.spotify.com/show/4phapkNi7D1INq8emRB1Tu


