Budi Pekerti

PODCAST Rumit atau Sederhana

Dahulu kala, hiduplah seorang pria merasa sangat berpengetahuan. Dia merasa dirinya sangat terdidik, serta menjunjung tinggi ilmu pengetahuan.

Suatu hari saat berjalan-jalan, dia menyadari bahwa sepatunya mulai usang. Untuk mengatasi masalah sepatunya, ia pergi ke perpustakaan untuk mencari buku yang membahas tentang masalah sepatu.

Setelah membaca buku selama berjam-jam, ia akhirnya menyimpulkan bahwa tidak ada cara lain selain harus membeli sepatu baru.

PODCAST

Dia kemudian menghabiskan banyak waktu membaca tentang bagaimana memilih sepatu yang cocok. Gembira dan bangga hati karena merasa telah melakukan banyak penelitian, dia pun mengikuti instruksi dari buku untuk mengambil tongkat dan mengukur kakinya dengan tongkat tersebut.

Setelah itu, ia berangkat ke toko sepatu di pasar dan berhasil menemukan sepasang sepatu yang sangat bagus dan cocok. Namun sialnya, ia menyadari bahwa tongkat pengukurnya ketinggalan di rumah.

Ia pun pulang untuk mengambil tongkatnya, namun saat ia kembali ke pasar, ternyata toko sepatu telah tutup.

Keesokan harinya, ia kembali ke toko yang sama dengan membawa tongkatnya, namun malang sekali, menurut penjaga toko, sepatu yang ia inginkan ternyata baru saja terjual.

Hampir menangis, ia pun menjelaskan apa yang terjadi pada penjaga toko sepatu.

Penjaga toko terkejut mendengar ceritanya. Ia bertanya,

“Mengapa Anda tidak membeli sepatu yang Anda suka kemarin?”

“Karena saya lupa membawa tongkat yang saya gunakan untuk mengukur kaki saya di rumah. Saya tidak ingin membeli ukuran yang salah, jadi saya harus mengikuti instruksi resmi dari buku.”

Semakin bingung, penjaga toko bertanya lagi:

“Tapi kan, Anda bisa langsung mencoba ukuran sepatu yang pas disini?”

Pria itu, sama-sama bingung, lalu menjawab:

“Tapi di semua buku yang saya baca, mengatakan sepatu harus diukur terlebih dahulu dan disesuaikan dengan ukuran kaki agar bisa nyaman dipakai.”

Sambil tertawa, pemilik toko menjawab:

“Oh, tidak! Anda tidak perlu mengikuti saran dari buku hanya untuk membeli sepatu. Anda hanya perlu memiliki kaki Anda, uang, dan akal sehat untuk tidak memperumit masalah yang sebetulnya sangat sederhana.”

Terkadang, Anda tidak perlu memikirkan segala sesuatunya dari sudut pandang pembelajaran formal. Segala yang tampaknya rumit dan sulit, jika dipikirkan dengan akal sehat adalah sangat mudah dan sederhana.

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

Saksikan video kami:

Youtube ☛ www.youtube.com/ntdkehidupan
Dailymotion ☛ www.dailymotion.com/ntdkehidupan
Facebook ☛ https://web.facebook.com/ntdkehidupan​
Terhubung dengan kami di Twitter ☛ twitter.com/indonesia_ntd
Youmaker ☛ https://www.youmaker.com/c/ntdkehidupan

Dengarkan Podcast kami:

Anchor ☛ https://anchor.fm/ntd-kehidupan
Spotify ☛ https://open.spotify.com/show/4phapkNi7D1INq8emRB1Tu

VIDEO REKOMENDASI