Site icon NTD Indonesia

PODCAST Uang atau Kepercayaan?

Uang atau Kepercayaan

Uang atau Kepercayaan. (Screenshot Storyblocks)

Kisah Inspiratif: Uang atau Kepercayaan?

Ada seorang penulis buku bijaksana yang sangat terkenal dan dihargai masyarakat, bernama Bapak Rian. Buku-bukunya menjadi laris karena filosofi bijak dalam tulisannya. Sebagai pribadi, ia juga dikenal sebagai orang yang kaya, namun rendah hati, cerdas dan jujur.

PODCAST

http://ntdindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/Uang%20atau%20Kepercayaan.mp3

Suatu hari, Bapak Rian mengunjungi negara lain dengan menaiki kapal laut. Ia membawa dana cadangan sebanyak seribu keping koin emas sebagai bekalnya menempuh perjalanan panjang.

Di atas kapal, dia berkenalan dengan seorang penumpang lain, akhirnya mereka berteman.

Suatu kali, ketika teman barunya itu datang ke kamarnya di dalam kapal, dia melihat ada satu kantung besar. Temannya itu pun bertanya: “Hai kawan, kamu membawa sebuah kantung besar, kalau boleh tahu, apa isinya?”

Karena Bapak Rian adalah orang yang jujur, dia pun menjawab: “Oh itu, itu kantung berisi seribu keping koin emas.”

“Hah, benarkah, boleh saya lihat?”

“Tentu saja.”

Lalu Bapak Rian menunjukkan isi kantung tersebut, dan benar saja isinya memang adalah koin-koin emas yang berkilauan.

Setelah melihat koin emas yang begitu banyak, temannya ini langsung timbul niat jahatnya. Ia pun mulai berpikir bagaimana caranya agar bisa memiliki emas itu.

Suatu hari, si penumpang ini berpura-pura menangis dan berbicara kepada kapten kapal:

“Kapten, tolonglah, emas saya hilang dicuri orang. Itu koin-koin emas untuk bekal perjalanan saya, dan sekarang emas saya hilang!”

Penumpang itu pun mendeskripsikan bentuk kantung emas yang serupa dengan kantung emas Bapak Rian, dan meminta kapten kapal untuk menggeledah semua kamar di kapal itu. Kapten pun setuju.

Segera kabar ini beredar ke seluruh kapal, dan penggeledahan pun dimulai.

Setelah beberapa lama, kantong koin emas itu masih belum ditemukan. Tiba akhirnya kamar Bapak Rian untuk diperiksa. Namun karena reputasi baiknya yang terkenal, Kapten tidak berani menggeledah kamar Bapak Rian. Namun Bapak Rian berkata:

“Kapten, tolong kamar saya juga diperiksa! Jika tidak, maka akan timbul kecurigaan di hati orang-orang.”

Akhirnya kamar Bapak Rian juga digeledah, namun tidak ada koin emas yang ditemukan.

Setelah dua hari dilakukan penggeledahan di seluruh kapal, koin emas yang dimaksud tidak juga ditemukan, dan akhirnya, kapten menyatakan bahwa koin emas tersebut sudah tidak ada di kapal.

Beberapa hari kemudian, dengan penasaran si penumpang bertanya kepada Bapak Rian:

“Hey, bukankah kamu memiliki sekantong koin emas, saya sendiri sudah melihatnya, tapi mengapa saat digeledah, koin emas itu tidak ada?”

“Hahaha, mudah saja kawan, saya sudah membuangnya ke laut.”

“Hah, apa? benarkah yang kamu katakan itu? tapi… kenapa kamu membuang koin-koin emas itu?”

“Itu karena saya menyadari, bahwa ada dua kekayaan besar dalam hidup yang hanya bisa dimiliki oleh orang yang berbudi luhur, yaitu kejujuran dan kepercayaan. Jika mereka menemukan koin emas di kamar saya, apapun yang saya katakan, di dalam hati mereka, pasti mereka akan meragukan kejujuran saya. Apalagi, itu hanya harta di permukaan saja, toh hidup saya tidak akan berubah, hanya karena kehilangan satu kantung koin emas.”

Sekali hilang, uang dan materi dapat diperoleh kembali, namun jika kepercayaan yang hilang, mungkin tidak akan pernah bisa mendapatkannya lagi.

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

Saksikan video kami:

Youtube ☛ https://www.youtube.com/ntdkehidupan
Dailymotion ☛ https://www.dailymotion.com/ntdkehidupan

Dengarkan Podcast kami:

Anchor ☛ https://anchor.fm/ntd-kehidupan
Spotify ☛ https://open.spotify.com/show/4phapkNi7D1INq8emRB1Tu

REKOMENDASI VIDEO INSPIRASI